> "thenewreal" <thenewr...@...> wrote:
> Lalu idenya kamu apa Mus? kamu khan orang penting
> yang juga sering ngaku pintar dalam banyak hal,
> ekonomi, politik dll. Kamu tahu nggak penyebab
> minyak terjun ke jurang? penyebabnya ap? nah
> kalo tau sebabnya harusnya tau cara ngatasinya,
> khan? Kamu dah jadi warga amerika ya?


Penyebab harga minyak jatuh diseluruh dunia sudah diketahui semua
orang, yaitu permintaan turun drastis sedangkan produksi jauh melebihi
permintaan.

Yang jadi pertanyaan justru kenapa produksinya berlebih dan kenapa
permintaannya jadi turun???

Inilah yang jawabannya bervariasi, tetapi mayoritas ahli2 kelas
jengkol di Indonesia menganggap akibat dari krisis ekonomi di Amerika
sehingga masyarakat menurunkan penggunaan mobil.

Meskipun jawabannya ada sedikit kebenarannya, tetapi sangat besar
kesalahannya.  Karena turunnya penggunaan bensin di Amerika tidak akan
membuat turunnya harga minyak sedemikian rupa karena kebutuhan dunia
sendiri harusnya naik dengan masuknya Cina dan India menjadi negara
Industri itu.

Saya baru saja mengikuti diskusi di Universitas2.  Disana hadir ahli2
ekonomi Amerika yang tidak akan saya sebutkan disini.  Ternyata
jatuhnya harga minyak ini adalah karena permainan spekulasi para
kapitalist Amerika dengan orang2 Arab itu sendiri.

Mulanya mereka memborong habis semua produksi minyak dari OPEC karena
mengira akibat masuknya Cina dan India sebagai pemborong minyak maka
kebutuhan minyak akan meningkat gila2an.  Demikianlah akibat minyak
dunia selalu kekurangan karena diborong para spekulan Arab ini, harga
minyak jadi naik drastis.  Namun modal para kapitalist inipun khan ada
batasnya.  Sekali waktu dananya sudah habis untuk diborongkan ke
minyak yang disimpannya untuk diwaktu nantinya pada waktu harga minyak
dipuncak tertinggi.

Saat inilah sekarang jadi kontroversinya, karena banyak yang menduga
para kapitalist yang kerja sama dengan orang2 Arab penguasa OPEC ini
adalah kelompok kapitalist pendukung presiden Bush yang bekerja sama
dengan keluarga Khaliph Arab Saudia.  Mumpung raja Saudia ini adalah
ketua OPEC sehigga bisa memaksa negara2 anggautanya untuk melakukan
quota secara ketat.  Akibatnya terjadi ketidak puasan para anggauta
OPEC itu sendiri.  Arab dan Arab saling tonjok2an disini.  Banyak yang
sembunyi2 melanggar quotanya.  Namun meskipun terjadi pelanggaran
quota tidak menjadi masalah karena uang cash masih dimiliki para
spekulan ini.  Barulah setelah uang cash-nya habis, maka mereka tidak
lagi bisa membeli minyak yang sekarang diproduksi secara berlebih
melebihi permintaan pasar, akibatnya harga mulai jatuh, namun jatuhnya
pun tidak terlalu parah.

Ada yang berpendapat, para spekulan yang hidupnya selama ini cuma
ditopang oleh kekuasaan Bush, mendadak secara rahasia melepaskan
simpanan minyaknya secara besar2an sebelum harga minyak menyentuh
dasar jurang.  Akibat inilah yang benar2 terlepas kendalinya karena
OPEC sama sekali buta berapa besar cadangan minyak yang telah disimpan
oleh para spekulan ini yang membanjiri minyak kepasaran dunia ini.

Akibat kenaikan minyak yang gila2an dizaman Bush ini, muncul kelompok2
yang bersaing atau menyainginya, mereka menekan pemerintah Amerika
untuk melepaskan cadangan minyaknya di Alaska, entah benar atau tidak,
katanya demi menurunkan harga minyaknya, pemerintah Amerika terpaksa
menerima tekanan ini sehingga cadangan minyak di Alaska secara diam2
dilepaskan kepasaran dunia sehingga Amerika sama sekali tidak perlu
membeli minyak dari OPEC lagi sehingga sekarang OPEC kocar kacir,
anggauta2nya melepaskan diri dari keanggautaan OPEC.

Kalo benar Amerika secara rahasia melepaskan cadangan minyaknya, maka
yang dirugikan itu para spekulan, dan tentunya yang paling dirugikan
adalah si caliph Saudi Arabia ini dan para spekulan yang ngendon
dibawah kekuasaan Bush selama ini.  Hal ini diperparah lagi dengan
akan segera turunnya Bush dari singgasana sehingga kelompok Spekulan
ini makin panik dalam melepaskan minyaknya untuk mengurangi kerugian2
yang diakibatkan permainan bodoh ini.

Kabarnya, George Bush ini sejak mahasiswanya memang bodoh, dia banyak
sekali didongkrak keluarganya yang kaya raya.  Jadi membandingkan
kualitas Bush sebenarnya merupakan presiden yang paling rendah IQ-nya
dibandingkan semua presiden yang pernah memerintah di Amerika.

Berita ini juga sebenarnya sangat spekulatif, namun rasa2nya
kemungkinan benarnya jauh lebih besar karena kalo melihat situasi
sekarang, secara aneh hampir semua kapitalist membenci Bush.  Bahkan
Mc.Cain yang sebelumnya mendukung Bush, mendadak berbalik haluan. 
Kenapa Bush sekarang jadi kambing hitam kemarahan semua orang kayaknya
bukanlah urusan politik di Irak, melainkan kemungkinan besarnya ini
adalah dia ikutan jadi spekulan itu sendiri yang merugikan kapitalist2
Amerika yang sebelumnya memboyong dia ke Gedung Putih.

Ny. Muslim binti Muskitawati.












> Ulama bukan ekonom, ga usah terlalu dipikirin statemen mereka,
gimana Mus?
> kalo aku krn cuman karyawan swasta biasa, otak gw ga nyampe ke situ...
> 
> Peace,
> Nur
> 
> 
> --- In zamanku@yahoogroups.com, "Hafsah Salim" <muskitawati@> wrote:
> >
> > Yang Sedang Tenggelam Itu Kapitalist Atau Islam ???
> >                                               
> > Ini adalah pertanyaan yang penting karena di Indonesia maupun negara2
> > yang mayoritas Islam sekarang ini sedang gencar didengungkan tentang
> > perekonomian Syariah yang naik daun karena menganggap ekonomi
> > Kapitalist sedang dalam proses tenggelam.
> > 
> > Benarkah pendapat2 ulama itu dalam kenyataannya ???
> > 
> > Dalam dunia Islam, menyebarkan kebohongan bertujuan kepada penyebaran
> > agama Islam jadi yang penting penyebaran Islamnya dan juga
> > mempertahankan keimanan bagi mereka yang sudah Islam.  Masalah berita
> > yang disebarkannya tidak benar bukanlah hal yang penting dan
> > masyarakat komunitas Islam tidak tertarik untuk menelitinya karena
> > cukup meyakini agamanya benar.
> > 
> > Namun hal inilah yang menjadi bencana dan tragedi krisis ekonomi dunia
> > Islam menjadi paling parah, kelaparan, kriminal, dan pelacuran yang
> > selama ini rendah angka2 statistiknya sekarang rata2 meningkat 2-5x
> > dari biasanya.
> > 
> > Komunitas Islam tidak punya teknologi produksi 90% negara2 Islam
> > mengandalkan penghasilannya dari minyak.  Harga minyak dunia sekarang
> > jatuh kejurang, negara2 Arab yang mendominasi monopoli penjualan dan
> > harga minyak dunia sekarang sudah hancur lebur, OPEC tidak berfungsi
> > lagi, semua anggauta2 OPEC dipaksa untuk menurunkan produksinya agar
> > harga minyak bisa dikatrol keatas namun ternyata sia2.  Harga minyak
> > terus meluncur kebawah tak pelak lagi dalam tahun2 depan semua negara2
> > Syariah akan mengalami bahaya kelaparan yang menggila.
> > 
> > Namun suasana sangat kritis di negara2 Islam ini tidak ditanggapi atau
> > diresponi secukupnya, para ulama dan pemimpin2 negaranya bukan
> > memikirkan cara2 mengatasi kemelut mereka ditahun mendatang malah
> > mereka menutupi kenyataan2 ini dengan menebarkan berita bahwa
> > terpuruknya negara2 maju dalam krisis ekonomi tidak berpengaruh kepada
> > negara2 Islam.
> > 
> > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> >
>


Kirim email ke