Ini FPI bodoh banget.

Mereka pikir dengan mengirim 1000 serdadu "tempe" bisa menang menghadapi 
serdadu perwira pilihan elite Israel. Mereka memakai Pesawat Tempur F-16, nah 
1000 FPI apa senjatanya? Bambu runcing? Sudah berapa lama latihan jadi tentara?

Mau sampai ke Palestina naik apa? Delman? Bemo? Becak? Onta?

Di DKI ada BIN dan CIA (Kedubes A.S.) - mereka ketawa sama kelakuan2 ente.

Brathar, STOP being estupido, OK?

Lebih baik untuk 1000 FPI, BANTU TUH TKI/TKW yang diperkosa di tanah Arab dan 
pas sampai di Bandara Soekarno-Hatta di peras lagi, bantu mereka.

Apalagi yang bisa dilakukan oleh 1000 FPI Mujahidin? Gebukin tuh drum/gendang 
yang keras tiap malam didepan rumah2 koruptor - kejar semua koruptor2 bangsat 
yang membuat rakyat Indonesia menderita.

Apalagi yang dikerjakan? Jalan ke Gedung DPR di Senayan dan stop itu proyek 
renovasi yang menelan biaya Rp 34 miliar.

You hear me braaathaaarrrr?

Wake up and be smart.

Allahu Akbar

salam,
sensei deddy mansyur
tamatan madrasah di dki
university of houston
www.uh.edu/shotokan 

  ----- Original Message ----- 
  From: Bardi Gofar 
  To: forum-pembaca-kom...@yahoogroups.com 
  Sent: Saturday, December 27, 2008 7:54 PM
  Subject: [wartawanindonesia] FPI: 1000 Mujahid Untuk Palestina


  27/12/2008 - 23:26
  FPI: 1000 Mujahid Untuk Palestina
  Djibril Muhammad


  (inilah.com/Wirasatria)
  INILAH.COM, Jakarta – Aksi brutal tentara Israel yang menewaskan 140 rakyat 
Palestina pada Sabtu (27/12) dikutuk keras FPI. Untuk itu, FPI akan menyiapkan 
sekitar 1000 mujahid untuk rakyat Palestina.


  "FPI melaknat dan mengutuk keras gempuran Israel ke Gaza. Untuk itu, 1000 
Mujahid segera disiapkan FPI untuk Palestina," kata Sekjen FPI Sobri Lubis, 
kepada INILAH.COM, Jakarta, Sabtu (27/12).


  Pengiriman 1000 mujahid itu, lanjut Sobri, untuk membantu rakyat Palestina 
dalam melawan serangan-serangan Israel. 1000 mujahid itu merupakan pengiriman 
tahap pertama, yang akan dilanjutkan tahap selanjutnya.


  "1000 mujahid ini memang sudah siap sejak kita membuka pendaftaran jihad ke 
Palestina pada beberapa bulan lalu," ujar Sobri.


  FPI, lanjut Sobri, akan kembali membuka pendaftaran di seluruh Indonesia 
terkait serangan Israel ke Palestina itu. 


  Kapan para mujahid itu akan diberangkatkan? menurut Sobri, sangat tergantung 
pada serangan lanjutan Israel. Karena pihak Israel mengatakan serangan pada 
Sabtu ini merupakan tahap pertama.


  "Jika Israel tetap melakukan serangan terhadap rakyat Palestina, maka 1000 
mujahid akan segera diberangkatkan," ucap Sobri dengan nada berapi-api.


  Mengenai biaya keberangkatan para mujahid itu, bagi Sobri, tidak menjadi 
soal. Sebab, banyak yang akan mendanai keberangkatan 1000 mujahid itu ke 
Palestina.


  "Dana dari mana saja tidak usah dibicarakan. Karena banyak yang mendanai," 
cetusnya dengan nada yakin.[jib]

   

Kirim email ke