http://www.pikiran-rakyat.com/index.php?mib=news.detail&id=51039

Jemaah Indonesia Sering Dipalak Sopir dan Kuli

Sabtu, 03 Januari 2009 , 00:03:00
MADINAH, (PRLM).- Jemaah haji Indonesia sering dimintai uang oleh sopir dan 
kuli angkut barang, terutama dalam perjalanan dari Mekah ke Madinah. "Jemaah 
saya sempat dimintai uang 5 riyal per-orang oleh sopir yang mengantar kami ke 
Madinah," kata pimpinan rombongan Kloter 74 SUB (Surabaya) KH Hasbullah Fadholi 
di Madinah, Kamis (!/!).

Menurut dia, dirinya selalu menyediakan uang 50 riyal untuk sopir yang 
mengantar ke Madinah, karena bila tidak diberi uang akan selalu lambat dalam 
mengemudi bus dan akhirnya terlambat tiba di Madinah.

"Kalau dibiarkan saja, sopir itu pasti minta uang kepada jemaah. Bayangkan 
kalau dikalikan 267 orang, maka dia akan mendapatkan 1.335 riyal, karena itu 
saya larang, tapi ada juga jemaah yang kena palak," katanya.

Setiba di Madinah, katanya, jemaah juga masih dipalak kuli angkut koper ke 
lantai atas hotel dengan cara aliran listrik lift hotel dimatikan, kemudian 
kuli itu minta 10 riyal untuk angkut satu koper.

Ia menilai perilaku sopir bus dan kuli angkut barang itu sebenarnya meniru 
budaya masyarakat Indonesia yang sering memberi uang kepada masyarakat kecil 
seperti mereka, sehingga hal itu seperti wajib bagi sopir dan kuli angkut 
barang. (MCH/das)***

Kirim email ke