JAKARTA - Obama boleh memiliki nama tengah Husein di tenganya. Dan terpilihnya 
dia sebagai Presiden AS bukan jaminan Israel akan tunduk pada dunia 
internasional.
Menurut anggota Komisi I Abdillah Toha menyatakan, Israel tidak akan pernah mau 
tunduk pada hukum internasional, selama pemerintahan di AS tidak mengalami 
perubahan. Sebab lobi Israel di negara Paman Sam sudah begitu kuat, sehingga 
tidak bisa ditandingi.
"Meski presiden terpilih AS nama tengahnya Husein (Barack Obama), tetap tidak 
akan memberikan harapan untuk mengubah AS," kata Abdillah ketika menerima 
rombongan HTI di DPR Senayan, Jakarta, tadi malam.
Aksi brutal yang dilakukan Israel terhadap rakyat Palestina yang menewaskan 
hingga 350 lebih itu, menurut anggota Abdillahharus dilawan dengan kekerasan.
"Israel hanya dilawan dengan kekerasan," ucapnya 
Alasan melawan Isrel dengan kekerasan, menurut Abdillah, salah satunya adalah 
seperti yang dilakukan di Libanon pada Juli 2006. Rakyat Israel yang bermukim 
di Libanon, terusir untuk yang kedua kali. 
"Belum lagi korban jiwa banyak dari mereka (rakyat Israel yang ada di Libanon), 
meski mereka mencoba menutup-nutupi," ujarnya.
Kemudian lanjut Abdillah, Palestina akan merdeka jika AS pun merdeka. Artinya 
AS harus merdeka dari belenggu Israel. 
Sedangkan yang terakhir, tambah Abdillah, Palestina akan merdeka jika didukung 
oleh Negara-negara Arab. Namun, beberapa negara Arab tersebut masih menerapkan 
sistem otoriter
"Beberapa negara Arab justru memusuhi Hamas. Padahal rakyatnya malah mendukung 
Hamas. Itu artinya negara-negara Arab tidak melihat aspirasi rakyatnya," 
ulasnya. 
(nov/inilah)
 
http://waspada.co.id/index.php?option=com_content&task=view&id=59438&Itemid=9


 
http://media-klaten.blogspot.com/
 
 
 
salam
Abdul Rohim


      

Kirim email ke