Bening:
  ...kata KHALIFAH ini artinya PENGGANTI,bukan PEMIMPIN. 
  --
   
  Penjelasan khalifah di AQ:
  [1104]. Yang dimaksud dengan menjadikan manusia sebagai khalifah ialah 
menjadikan manusia berkuasa di bumi.
   
  contoh penerapan MANUSIA yang BERUKUASA di AQ:
  38: 26. Hai Daud, sesungguhnya Kami menjadikan kamu Khalifah (penguasa) di 
muka bumi, maka berilah keputusan (perkara) di antara manusia dengan adil dan 
janganlah kamu mengikuti hawa nafsu, karena ia akan menyesatkan kamu dari jalan 
Allah. Sesungguhnya orang-orang yang sesat darin jalan Allah akan mendapat azab 
yang berat, karena mereka melupakan hari perhitungan. 

  Sekarang kita check menurut maumu yaitu kta 'khalifah' adalah pengganti bukan 
pemimpin...lantas ADAM itu menggantikan siapa? monyet?....
  Anak2nya kawin ama siapa? monyet?
   
  3: 33. Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan 
keluarga 'Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing), 

  Trus yang dimaksud segala umat nya Adam saat itu sapa? Monyet?
   
  Apa sekarang kamu mau nyalahin terjemahannya salah?
   
  Ini orang makin tahun bukannya makin maju..malah makin mundur.
  ***
   
  Bening:
  Jannah arti harfiahnya adalah KEBUN, dan dalam Al Qur'an selalu menyebut 
Jannah untuk Sorga, tetapi tidak ada kata khusus yang  membedakan anatar Kebun 
dan Sorga. Semua di sebut dengan JANNAH. 
----
   
  Lantas masalahnya dimana? toh sama2 kebun...surga..firdaus..sama2 di bumi.
   
  Seharusnya yang kamu perhatikan itu di perjalanan NABI ke langit 7
   
  Dilangit ke 7 disebutkan ada 4 sungai, dua diantaran Eufrat dan nile
   
  Yang lucu malah dilangit pertama:
  Dia bertemu ADAM...dan coba perhatikan di kanan kiri adam ada jiwa2 yang 
sudah di surga dan neraka
   
  bukankah kata  AQ manusia mati tinggal di alama Barza..baru saat kiamat di 
angkut ke surga ato neraka...
   
  lantas kenapa ada jiwa2 yang dikanan kiri Adam?
   
  Allah ngomong a....nabi ngomong b...Jadi yang bener gimana?
  

hati_nurani2009 <hati_nurani2...@yahoo.com> wrote:
          Dalam Islam, tidak mengenal kata SORGA dan NERAKA. Dua kata yang 
sering diartikan sebagai kata Sorga dan Neraka adalah JANNAH dan An 
Nar.

Jannah arti harfiahnya adalah KEBUN, dan dalam Al Qur'an selalu 
menyebut Jannah untuk Sorga, tetapi tidak ada kata khusus yang 
membedakan anatar Kebun dan Sorga. Semua di sebut dengan JANNAH. 
hanya penterjemah selalu melihat Kontek kalau mau menterjemahkan 
JANNAH, kadang Kebun kadang Sorga, tetapi dalam Al Qur'an tidak ada 
kata yang membedakan.

Kata yang diartikan NERAKA dalam Al Qur'an adalah An Nar, yang arti 
harfiahnya API, juga tidak ada kata Khusus yang dapat diterjemahkan 
sebagai Neraka.

Jadi Wirajhana ini sungguh ngawur kalau dalam al Qur'an dibedakan 
kata Sorga dan Kebun.

Juga kata KHALIFAH ini artinya PENGGANTI, bukan PEMIMPIN. hanya saja 
para Raja Muslim atau Para Sultan ( termasuk di Jawa ) menyebut 
dirinya KHALIFAH. Bagi mereka yang BODOH bahasa Arab, maka 
mengartikan KHALIFAH adalah pemimpin, mengingat SULTAN bergelar 
KHALIFAH ( bahkan Raja di Jawa bergelar KHALIFAH SAYIDIN PANOTOGOMO 
yang artinye Pemimpin Pengatur AGAMA. ha....ha.... ini sama OON nya 
sama dengan Wirajhana).

Kenapa Para Raja/Sultan menyebut dirinya KHALIFAH ? karena meniru 
Abu Bakar, Umar, Ustman, Ali yang dijuluki sebagai 
KHALIFATURROSULILLAH artinya Pengganti Rasulullah atau pengganti 
Nabi Muhammad. Dan Khusus beliau ber empat di sebut KHULAFAUROSYIDIN 
atu Khalifah yang mendapat petunjuk Allah.

Maka para raja setelah Abu Bakar dkk, melanjutkan bergelar sebagai 
KHALIFAH atau pengganti Nabi. Jadi KHALIFAH tidak ada yang 
mengartikan sebagai PEMIMPIN kecuali orang OON yang berlagak pinter

--- In zamanku@yahoogroups.com, wirajhana eka <wirajh...@...> wrote:
>
> Adam di ciptakan di bumi.
> belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan 
apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, 
dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu; tetapi ada kabut 
naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu-- 
ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan 
menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia 
itu menjadi makhluk yang hidup. Selanjutnya TUHAN Allah membuat 
taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia 
yang dibentuk-Nya itu. Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai 
pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; 
dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon 
pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat. Ada suatu sungai 
mengalir dari Eden untuk membasahi taman itu, dan dari situ sungai 
itu terbagi menjadi empat cabang. Yang pertama, namanya Pison, yakni 
yang mengalir mengelilingi seluruh tanah Hawila, tempat emas
> ada. Dan emas dari negeri itu baik; di sana ada damar bedolah dan 
batu krisopras. Nama sungai yang kedua ialah Gihon, yakni yang 
mengalir mengelilingi seluruh tanah Kush. Nama sungai yang ketiga 
ialah Tigris, yakni yang mengalir di sebelah timur Asyur. Dan sungai 
yang keempat ialah Efrat. TUHAN Allah mengambil manusia itu dan 
menempatkannya dalam taman Eden untuk mengusahakan dan memelihara 
taman itu.–[Kejadian 2:5-15]
> 
> Adam diciptakan dari debu tanah di saat kabut membasahi bumi 
[Kejadian 2:6-7]. Di bumi, Air selalu mengalir dari tempat yang 
tinggi ketempat yang lebih rendah. Pernyataan ini didukung penuh di 
Alkitab. Dinyatakan bahwa di Taman Eden ada 4 (empat) sungai yang 
mengalir dari taman itu, 2 diantaranya bernama sungai Efrat dan 
Tigris [Kejadian 2: 5-15]. Itu menyatakan bahwa Taman Eden berada di 
dataran tinggi. Taman itu ditumbuhi tumbuh-tumbuhan [kejadian 2:9] 
dan binatang hutan serta burung-burung [Kejadian 2:19]. 
> 
> Al Qur'an juga memberikan konfirmasikan mengenai adanya sungai-
sungai di `jannah' dan jumlahnya juga 4 (empat). Tidak kurang 41 
ayat di Al Qur'an menyatakan bahwa di bawah Surga mengalir sungai-
sungai:
> 
> [66:8], [2:25], [2:266], [3:15], [3:136], [3:195], [3:198], 
[4:13], [4:57], [4:122], [5:12], [5:85], [5:119], [9:72], [9:89], 
[9:100], [10:9], [13:35], [14:23], [16:31], [18:31], [18:33], 
[20:76], [22:14], [22:23], [25:10], [29:58], [39:20], [47:12], 
[47:15], [48:5], [48:17], [54:54], [57:12], [58:22], [61:12], 
[64:9], [65:11], [66:8], [85:11], [98:8] 
> 
> Jalaluddin as-Suyuthi (pengarang tafsir Ad-Durr al-Mantsur fi 
Tafsir bi al-Ma'tsur) menjelaskan berdasarkan hadis yang 
diriwayatkan oleh Ibnu Abi Hatim dari Wahhab ibnu Munabbih bahwa 
Allah Swt. menciptakan `arsy dan kursi (kedudukan) dari cahaya-Nya. 
`Arsy itu melekat pada kursi. Para malaikat berada di tengah-tengah 
kursi tersebut. `Arsy dikelilingi oleh empat buah sungai, yaitu:
> 
> sungai yang berisi cahaya yang berkilauan; 
> sungai yang bermuatan salju putih berkilauan; 
> sungai yang penuh dengan air; dan 
> sungai yang berisi api yang menyala kemerahan. 
> Para malaikat berdiri di setiap sungai tersebut sambil bertasbih 
kepada Allah. Hadis yang menyebutkan 7 langit adalah Surga:
> 
> Sahih Bukhari pada Vol., Book 9, No. 608, yang dinarasikan Anas 
Bin Malik, yaitu saat perjalanan Isra' Mira'j naik hingga kelangit 
ke 7 dikatakan oleh Nabi Muhammad bahwa Ia dibawa keliling langit 
dan kemudian Ia lihat ditepi Sungai, Ia lihat Istana yang dibangun 
dari Mutiara dan Jamrud.. 
> Sahih Bukhari vol.1 Buku 8 no.345, diriwayatkan Abu Dhar, 
Muhammad berkata, saat ia mencapai Langit pertama. Ia berjumpa Adam 
bersama jiwa-jiwa anak cucunya pada sisi kanan dan kiri Adam, dimana 
yang dikanannya merupakan penghuni Surga dan dikirinya adalah 
penghuni neraka.. 
> Sahih Bukhari Vol. 4 Buku 54 no. 426, diriwayatkan Malik Bin 
Sasaa, Muhammad berkata ketika Ia mencapai langit ke 7, Ia bertemu 
Abraham disana dan melihat Bait-Al-Ma'mur (Rumah Allah) yang 
didalamnya 70.000 malaikat yang berbeda yang melakukan sholat setiap 
harinya. Ia lihat pula Sidrat-ul-Muntaha, Buah Nabk, daun seperti 
telinga gajah, dan EMPAT SUNGAI. Dua sungai itu di SURGA dan dua 
lainnya sungai Nil dan Euphrate...(Hal serupa diriwayatkan oleh 
Abbas bin Malik di Hadis Bukhari Vol. 5 Buku 58 No.227)
> Al kitab juga menginformasikan bahwa Adam diciptakan dari tanah 
yang ada di bumi . Tugasnya adalah mengusahakan dan memelihara taman 
Eden [Kejadian 2:15]. Saat Adam di usir dari taman Eden, ia pun 
diperintahkan untuk mengusahakan tanah dari mana ia diambil. Allah 
menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman Eden ditempatkan-
Nyala beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-
nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan [Kejadian 3:23-24].
> 
> Di Qur'an kata `Jannah' selalu diasosiasikan artinya 
sebagai 'Surga' misalnya 'Jannatul Firdaus' namun beberapa ayat di 
bawah ini memberikan informasi bahwa kata "Jannah" dapat bermakna 
kebun/taman:
> 
> Kebun Tamar (2:266, 13:14, 23:19, 17:9); Kebun Anggur (18:32, 
2:266, 6:99, 23:19, 17:91); Kebun di lereng bukit (2:265); Kebun 
saja (26:134, 6:141, 50:9, 18:35, 39, 40) dan Taman (44:25, 34:15, 
16)
> 
> Firdaus berasal dari bahasa persia yang berarti 'tanah yang 
berpagar' [arti tersebut sangat sesuai dengan maksud di Kejadian 
3:24] sehingga kata Jannatul Firdaus akan menjadi sangat janggal 
kalau di artikan surga surga, sehingga seharusnya adalah taman 
firdaus...atau taman yang berpagar.
> Terdapat 3 Ayat di Al Qur'an yang TEGAS menyatakan bahwa taman 
tersebut merupakan sebuah Warisan! 
> 
> [43:72-73] Dan itulah 'surga' yang diwariskan kepada kamu 
disebabkan amal-amal yang dahulu kamu kerjakan. Di dalam surga itu 
ada buah-buahan yang banyak untukmu yang sebahagiannya kamu makan. 
> [19:63] Itulah 'syurga' yang akan Kami wariskan kepada hamba-
hamba Kami yang selalu bertakwa. 
> [7:43] Dan Kami cabut segala macam dendam yang berada di dalam 
dada mereka; mengalir di bawah mereka sungai-sungai dan mereka 
berkata: "Segala puji bagi Allah yang telah menunjuki kami kepada 
('surga') ini. Dan kami sekali-kali tidak akan mendapat petunjuk 
kalau Allah tidak memberi kami petunjuk. Sesungguhnya telah datang 
rasul-rasul Tuhan kami, membawa kebenaran." Dan diserukan kepada 
mereka: "ltulah 'surga' yang diwariskan kepadamu, disebabkan apa 
yang dahulu kamu kerjakan."
> 
> Dan warisan tersebut adalah taman yang sama diwariskan kepada 
adam
> 
> [23:10-12] Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi, (ya'ni) 
yang akan mewarisi 'syurga' Firdaus. Mereka kekal di dalamnya. Dan 
sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dari suatu saripati 
(berasal) dari tanah.
> 
> Apabila ada hadis yang menyatakan bahwa ada orang yang telah 
masuk surga atau masuk neraka maka hadis itu dipastikan sudah 
bertentangan dengan isi Al Qur'an, karena Al Quran sudah menyatakan 
bahwa di hari kiamat baru akan dibangkitkan untuk penempatan di 
surga atau neraka, sedangkan selama proses itu mereka ada di alam 
kubur.
> 
> Adam Bukan manusia Pertama dan Ia Petani
> Adam ternyata bukanlah Manusia pertama, bukti mengenai ini ada 
di Alkitab, yaitu Adam melahirkan Set di usia 130 tahun sebagai 
pengganti Habel yang dibunuh Kain [Kejadian 4:1-2, 4:25, 5:3], Habel 
adalah penggembala dan Kain adalah Petani [kejadian4:2-3]. Jadi, 
saat Set lahir, Habel dan kain(Qabil) sudah cukup dewasa untuk 
melakukan pekerjaan beternak dan bertani.
> 
> Di kejadian 3:22, 24 disebutkan Allah menugaskan Adam untuk 
mengusahakan dan memelihara Taman Eden. Saat di usir keluar dari 
taman Eden diperintahkan juga untuk mengusahakan tanah.
> 
> Konfirmasi pekerjaan anak-anak adam dinyatakan juga di Al Maidah 
5:27: 
> 
> Ceritakanlah kepada mereka kisah kedua putera Adam (Habil dan 
Qabil) menurut yang sebenarnya, ketika keduanya mempersembahkan 
korban, maka diterima dari salah seorang dari mereka berdua (Habil) 
dan tidak diterima dari yang lain (Qabil). Ia berkata (Qabil): "Aku 
pasti membunuhmu!." Berkata Habil: "Sesungguhnya Allah hanya 
menerima (korban) dari orang-orang yang bertakwa."
> 
> Tafsir Ibn "Uyainah, Ibn Abi Hatim, Ibnu Hibban, Ibnu "Athiyah, 
Al-Samarkandi, Abi Ishaq, At-Thabari, Abi Syaibah, Al Baghawai, Abil-
Fidak, Al-Razi dan banyak lainnya untuk ayat tersebut di atas 
menyatakan bahwa 'kurban' yang dipersembahkan Habil adalah hasil 
terbaik peternakannya, sebaliknya Qabil mempersembahkan 'kurban' 
yang merupakan hasil pertaniannya yang terjelek. 
> 
> Diriwayatkan Ibn Abbas:
> Ibnu Abbas berkata, "Daud adalah seorang pembuat perisai, Adam 
seorang petani, Nuh seorang tukang kayu, Idris seorang penjahit dan 
Musa adalah penggembala." (dari al-Hakim)
> 
> Jadi, dijaman Adam di ciptakan ternyata telah ada pertanian, 
artinya Allah menciptakan Adam di setelah jaman Neolitikum, jaman 
dimana manusia hidup dengan cara berburu dan bertani. 
> Bukti terpenting berikutnya adalah berdasarkan kejadian 4:16-17, 
dinyatakan bahwa Kain di usir ke tanah Nod, kemudian memperistri 
seorang Wanita dan melahirkan Henokh, kemudian kain mendirikan kota 
yang juga diberi nama Henokh!
> 
> Al Qur'an juga memberikan sumbangan bukti dengan surat yang 
diturunkan di 3 H(625 M), Al Imran 3: 33.
> 
> Sesungguhnya Allah telah memilih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan 
keluarga 'Imran melebihi segala umat (di masa mereka masing-masing),
> 
> Kemudian, Al Baqarah 2:30. 
> 
> Ingatlah ketika Tuhanmu berfirman kepada para 
Malaikat: "Sesungguhnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah di 
muka bumi." Mereka berkata: "Mengapa Engkau hendak menjadikan 
(khalifah) di bumi itu orang yang akan membuat kerusakan padanya dan 
menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dengan memuji 
Engkau dan mensucikan Engkau?" Tuhan berfirman: "Sesungguhnya Aku 
mengetahui apa yang tidak kamu ketahui."
> 
> Kata Khalifah bisa berarti Penguasa/pemimpin, juga bisa berarti 
Pengganti, dua-duanya tetap saja mengartikan bahwa ada sekelompok 
orang yang sebelumnya ada dan perlu di atur [lihat Adam yang 
melebihi segala umat di masanya pada ayat 3:33] dan kata yang 
berarti pengganti menunjukan ada manusia/umat sebelumnya.
> 
> Tuhan mengetahui apa yang juga di ketahui iblis, yaitu sejarah 
(bukan ramalan) mengenai pertumpahan darah di bumi. Adam dipastikan 
lebih pintar dari iblis, buktinya Allah memerintahkan Adam untuk 
mengajarkan Malaikat (termasuk Iblis) tentang Benda-benda [2:33]. 
bukti berikut bahwa pengetahuan Iblis adalah sejarah dengan melihat 
ayat 7:16-19, 15:36-39, 38:79-85] yaitu saat Iblis di usir dari 
surga dan sebelum keluar dari surga ada percakapan antara Tuhan dan 
Iblis bahwa Iblis bertekad untuk menyesatkan manusia di dunia dan 
Tuhan-pun mengijinkan.
> 
> Kesimpulan
> Agama Abrahamic memberikan Konfirmasi yang mengejutkan bahwa 
Surga dan neraka ada di BUMI. 
> 
> Ternyata ganjaran Surga dan neraka tidak perlu menunggu kiamat.
> 
> Lantas, Mengapa dikatakan Surga ada dilangit? Dan baru dapat 
setelah kiamat/hari penghakiman? 
> 
> Ada yang tidak beres di kitab-kitab yang mengaku SUCI ini.
>



                           

       

Kirim email ke