Kalau dirunut sing salah itu Israel,masak Palestina ditutup jalur 
makanannnya,kalau dibom sekalian malah rapopo tapi kalau makanannya 
disumbat itu jauh lebih kejam.Dan tidak benar bahwa yang membantu 
Palestina hanya Kafir.MIR-C itu dr.dari Indonesia.Hanya wong 
Indonesia yang rela berkorban seperti itu,makane saya salurkan zakat 
saya ke MER-C.
Setiap ada bencana kayak di Bantul dulu atau di Aceh pasti selalu 
setiap 
ada truk bantuan masuk langsung do rebutan.Gak usah heran.

Shalom,
Tawangalun.

- In islamkris...@yahoogroups.com, "Hafsah Salim" <muskitawati@> 
wrote:
>
> Muslimin Dilarang Menerima Bantuan Dari Orang Kafir
>                                      
> Karena dilarang menerima bantuan orang kafir, maka muslimin halal
> merampok orang kafir sehingga bantuan itu bisa didapatkan bukan
> sebagai pemberian melainkan sebagai hasil rampasan.
> 
> QS 4:89
> Mereka ingin supaya kamu menjadi kafir sebagaimana mereka telah
> menjadi kafir, lalu kamu menjadi sama (dengan mereka). Maka 
janganlah
> kamu jadikan di antara mereka penolong-penolong(mu), hingga mereka
> berhijrah pada jalan Allah. Maka jika mereka berpaling, tawan dan
> bunuhlah mereka di mana saja kamu menemuinya, dan janganlah kamu 
ambil
> seorangpun di antara mereka menjadi pelindung dan jangan (pula)
> menjadi penolong,
> 
> QS an-Nisa’ [4]: 141
> Allah sekali-kali tidak akan pernah memberikan
> jalan kepada orang-orang kafir untuk menguasai
> orang-orang yang Mukmin.
> 
> Kedua ayat diatas inilah yang bisa menjawab sikap Hamas dalam 
merampok
> bantuan dari UN baru2 ini dan dijamin tidak akan mungkin 
dikembalikan
> karena perbuatan ini merupakan kewajiban setiap umat Islam.  Orang2 
UN
> belum mengenal ajaran Islam maka itulah mereka cuma marah2 setelah
> dirampok Hamas.
> 
> Padahal juga di Indonesia gereja2 dibakari oleh muslimin karena 
mereka
> mem-bagi2kan Supermie yang diharamkan oleh agama Islam.
> 
> Ny. Muslim binti Muskitawati.
>

--- End forwarded message ---


Kirim email ke