Kok kontradiksi sih Fei Fei ini,saya memang tahu bahwa Nabi pernah 
menjenguk Yahudi yang sakit si A namanya,sebab biasanya si A melempari 
sampah saat Nabi lewat didekat tempat si A tadi sampai suatu saat 
Yahudi tadi gak pernah nongol untuk melempari sampah Nabi.La Nabi 
malah nanya nanya ada yang tahu gak kok si A gak pernah kelihatan 
lagi.Akhirnya dikandani uwong bahwa si A sakit.Lalu Nabi mendatangi 
untuk besuk.
Nah sampai disini kan jelas bahwa Islam boleh besuk kpd non muslim 
yang sakit?
Soal akhirnya Yahudi tadi berubah jadi muslim itu kan akibat Nabi 
punya jiwa menang tanpo ngasorake,ini istilah mBah Harta lo.Intinya 
musuhnya kalah dg tanpa merasa terhina,itu hanya bisa dilakukan oleh 
orang yang punya abundant mentallity (mentalnya berlimpah limpah).La 
kok Nabi saya bisa,makane Dialah yg terpilih Michael Heart.

Shalom,
Tawangalun.

- In islamkris...@yahoogroups.com, Feifei_Fairy <feifei_fairy@> 
wrote:
>
> Menjenguk Non Islam Haram hukumnya
> 
> 
> Berikut petikannya:
> 
> Bolehkah Menjenguk Non Muslim yang sakit ?
> Penulis: Ustadz Abu Hamzah Yusuf 
> Muammalah, 01 - Agustus - 2003, 08:14:53
> 
> 
> Tanya: Assalamu 'alaikum wa rohmatullah wa barokatuh. Ustadz, saya 
mau bertanya, saya punya tetangga yang sakit tetapi non muslim, apa 
ada kewajiban untuk menjenguknya? Syukron. (Hamba Allah, Bandung).
> 
> Jawab: Wa' alaikum salam wa rohmatullah wa barokatuh. Sebelum 
menjawab pertanyaan saudara, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan 
dalam hal 'iyadatul maridh / menjenguk orang sakit.
> 
> Pertama: menjenguk orang sakit adalah perkara yang dianjurkan dan 
disunnahkan, bukan dari perkara-perkara yang wajib.
> 
> Kedua: tidak semua orang yang sakit harus dijenguk, maksudnya adalah 
jika sakitnya mencegah dia dari keluar rumah dan bertemu dengan orang-
orang, maka disunnahkan untuk menjenguknya. Adapun kalau dengan 
sakitnya masih dapat keluar rumah dan dapat bertemu dengan orang-orang 
maka tidak harus untuk menjenguknya. Kami perjelas dengan satu contoh: 
orang yang menderita flu misalnya, jika flunya ringan sehingga ia 
masih dapat jalan-jalan keluar rumah dan lain sebagainya, maka tidak 
dijenguk, tapi kalau flunya berat, menahannya dari keluar rumah dan 
aktivitas lainnya, maka harus dijenguk, dan demikian seterusnya.
> 
> Ketiga : Mengenai menjenguk orang sakit yang non muslim, maka tidak 
boleh untuk menjenguknya dan haram hukumnya,menjenguknya dalam rangka 
mengajak kepada Islam, telah ada dari Rosulullah SAW bahwasanya beliau 
menjenguk seorang yahudi di penghujung kematiannya kemudian beliau 
mengajaknya masuk Islam, lalu dia (yahudi) melirik ke bapaknya seperti 
ingin minta pendapatnya, kemudian bapaknya berkata, "Taatilah 
Muhammad.", lalu dia (yahudi) mengucapkan syahadat, dan masuk Islam. 
(HR Bukhari). Wallahul Musta'an.
> 
> Jadi jelas sekali bahwa menjenguk non islam yang sakit itu forbidden 
oleh shariah TERKECUALI mengajaknya masuk islam (muallaf).....bener 
bener Rahmatan Lil 'alam
> 
> 
> Muhammad hanya menghalalkan mengunjungi KAFIR (non islam) jika 
tujuannya adalah UNTUK MENGISLAMKAN mereka. Itu fakta dan muslim tidak 
mampu menghadirkan hadist yang melawan itu.
> 
>  Dasar kepercayaan iman muslim dibangun diatas dusta,kebohongan dan 
teror pembunuhan yang biadab dimana saat zaman dan waktu sudah berubah 
kebenaran yang ada diungkapkan dan tidak bisa dihalangi ataupun 
dibendung serta kejahatan pembunuhan sudah dapat diantisipasi dan 
diminimalkan maka saat itu juga ambang kehancuran islam akan terjadi 
dan pada saatnya islam akan lenyap dan ini pasti terwujud.
> Feifei_fairy
>

--- End forwarded message ---


Kirim email ke