Rohingya Bukan Ethnis Myanmar Mereka Memperalat UNHCR
                                             
Pemerintah Myanmar (Birma) menolak Rohingya sebagai warganegara maupun
sebagai ethnis group.  Rohingya merupakan aliran agama Islam yang
dianut oleh orang2 Arab Bengali yang banyak memenuhi kota "Arakan" di
Myanmar.

Kota "Arakan" asal katanya berasal dari "Araban" yang oleh orang
Myanmar dipronounce atau dieja sebagai "Arakan".

http://refugeeresettlementwatch.wordpress.com/category/rohingya-reports/

http://refugeeresettlementwatch.wordpress.com/2009/01/23/rohingya-in-malaysia-protest-say-un-treats-them-unfairly/

Anda bisa membaca surat pembaca yang berasal dari Malaysia, Myanmar,
dan Thailand maupun dari UNHCR yang langsung menghadapi umat Islam
Rohingya ini.  Mereka melakukan berbagai kekacauan dimanapun mereka
ditempatkan. Dari surat2 itulah anda bisa membayangkan siapa
sebenarnya mereka itu.

Umat Islam Rohingya sudah ditolong oleh UNHCR malah sipenolongnya
difitnahnya sebagai tidak menolong, sebagai tidak fair, sebagai
diskriminator dlsb.  Umat Rohingya rame2 mendemo kantor UNHCR di
Malaysia untuk menjadikan mereka pengungsi agar bisa ditempatkan di
negara2 maju seperti di Australia, Amerika, maupun negara2 maju di
Eropah.  Mereka malah menolak ditempatkan di Malaysia maupun di Indonesia.

Hasil investigasi UNHCR membuktikan bahwa umat Rohingya ini sama
sekali bukanlah "Refugee", bukan pengungsi dan tidak ada bukti
perlakuan buruk dilakukan oleh militer Burma maupun Thailand.

Masuknya para pengungsi Rohingya ini telah membuat pemerintah RI
memprotes dan mengutuk pemerintah Myanmar dan Thailand yang jelas akan
membuat hubungan luar negeri RI makin buruk akibat hanya menelan
mentah2 fitnah2 dari umat Islam Rohingya ini yang akan membuat problem
baru bagi pemerintah RI.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







Kirim email ke