Pembatalan Negara Palestina Satu2nya Solusi Paling Jitu !!!
                                                  
Perwakilan Palestina di UN direpresentasikan oleh kelompok Fatah yang
menyatakan menerima "two state solution", dan menerima hidup damai
dengan Israel secara berdampingan. Kelompok ini menempati Westbank.

Sebaliknya kelompok Hamas yang lebih besar jumlahnya dan mayoritas
mendapatkan dukungan Arab Palestina ini justru menolak "two state
solution" dan menolak hidup damai berdampingan dengan Israel bahkan
bertekad memusnahkan negara Israel yang katanya tidak pernah ada
dipeta bumi negara Israel ini.

Meskipun kedua kelompok ini berbeda, namun kelompok Fatah ini sewaktu
berbicara dimuka sidang UN selalu juga mewakili kelompok Hamas di Gaza.

Kenyataan ini tak perlu panjang2 kita perdebatkan, kita tidak bisa
dipingpong untuk menghabiskan waktu mendengarkan perdebatan macam
diatas, apalagi biaya perdebatan itu dibebani kepada negara2 lain
didunia yang sama sekali tidak ada kaitannya dengan klaim2 mereka.

Enggak perlu kita memperdebatkan masalah Israel menyerang Gaza karena
biar gimanapun Israel berhak untuk melindungi kedaulatan negaranya.

Cukup kita hentikan semua perdebatan, tutup kasus pertikaian ini
dengan satu2nya solusi yang tepat yaitu MEMBATALKAN NEGARA PALESTINA
BERDASARKAN HUKUM.  Karena pendirian negara Palestina banyak cacatnya
secara hukum.  Buktinya bahwa secara hukum negara Palestina memang
sudah tidak ada karena Negara Palestina yang dulu sudah menjadi 4
negara melalui referendum dibawah UN, yaitu: Yordania, Syria, Libanon,
dan Israel.  Westbank dan Gaza dulunya termasuk wilayah Mesir yang
direbut Israel dalam perang 6 hari akibat serangan keroyokan negara2
Arab kepada Israel yang berhasil dimenangkan Israel.

Pembatalan negara Palestina tidak mungkin bisa diperdebatkan lagi
karena negara yang akan berdiri ini tidak punya resources untuk
menghidupi rakyatnya, semua rakyatnya pengangguran dan hanya terlatih
dalam terror yang dijiwai iman keIslaman yang biadab.  Negara
Palestina ini bukanlah dihuni oleh bangsa Palestina yang aselinya
penyembah berhala, tapi dihuni oleh Arab Mesir yang beragama Islam
yang justru memusnahkan patung2 berhala milik bangsa Palestina. 
Apalagi kenyataan bahwa negeri ini selama ini hidup dibawah biaya
negara2 lain  seperti Amerika, Eropah, dan UN sementara negara2 Arab
Islam hanya membantu faksi2 yang sesuai dengan aliran Islam yang
dianut mereka sehingga lebih menyebabkan perang membunuh sesama selain
juga memerangi Israel.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke