He..he...kita nggak ikutan ya Pak Mod....ntar jadi ketularan pengen nyoba kan 
nggak dilarang....Yang pade ribut disini soal nikah beda agama bisa coba 
dulu...lalu bagi-bagi pengalaman....

Siip lah...
  ----- Original Message ----- 
  From: teddy sunardi 
  To: zamanku@yahoogroups.com 
  Sent: Saturday, February 21, 2009 3:59 AM
  Subject: Re: [zamanku] Re:pernikahan yg berbeda agama dilarang?


  Pada hakikatnya tujuan dari pernikahan adalah berkembak biak, percaya deh di 
abad mendatang dimana teknologi dan logika sudah jauh dari sekarang masalah 
kawin campur dll akan menjadi dongeng belaka

  salam

  Teddy 




  2009/2/20 Henny H <hen...@interasiafurn.com>


    Semoga manusia sejenis si Kamal Mustakmal ini semakin berkurang jumlahnya 
dari muka bumi ini....atau segera pindah ke Gaza ......Amien....
      ----- Original Message ----- 
      From: kamal mustakmal 
      To: zamanku@yahoogroups.com 
      Sent: Friday, February 20, 2009 7:45 AM
      Subject: Re: [zamanku] Re:pernikahan yg berbeda agama dilarang?


            Dear all, 

            Membaca email dari saudara kita Leonardo "Rimba", hmm..yang 
mempertanyakan mengapa Agama mempermasalahkan kawin dengan perbedaan Agama...? 
Sungguh suatu pertanyaan yang sangat menggelitik bagi Kami sebagai Muslim, 
kenapa....? Karena pertanyaan saudara berdasarkan keyakinan yang saudara anut 
dan pegang. Satu pertanyaan dari saya..Coba saudra pelajari seluruh Agama yang 
ada dibumi ini semenjak dahulu, agama manakah yang melarang Umatnya melakukan 
perkawinan beda agama..? HANAYA ISLAM, ya Islam sebagai agama yang Hak dan 
diridhoi oleh Allah SWT (bukan TUHAN YME : tidak sama dengan tuhan trimurti, 
trinty dan dsb).  Maka Allah SWT juga melarang umatnya dikotori dengan 
kebathilan, kalau umat lain mau menikah dengan Umat Islam, ya relakan saja diri 
kalian untuk masuk dan memeluk  Agama Islam dengan sungguh dan niat yang baik, 
toh kata kalian semua Agama sama saja..maka sama saja kalian masuk Agama Islam 
agar kalian bisa menikah dengan Wanita Islam.  
            Bagi kami umat  Moeslim, agama yang benar ya Islam, jadi kami tidak 
menganggap semua agama itu sama.  Islam adalah way of life.  

            Tidak semua umat Islam menganut pandangan Pluralisme yang 
menganggap semua Agama sama dan menyembah tuhan yang sama..? Pluralisme adalah 
Islam Liberal yang memang dibidani dan didanai oleh Musuh Sejati ISLAM. 
Sementara  umat Muslimpun tahu dan sadar bahwa alasan kalian ingin mengawini 
Wanita Islam hanya sekedar ingin memurtadkan mereka.

            Manusia dijadikan sebagai makhluk sempurna oleh sang Khalik, maka 
kehidupan dan perilaku hidupnya pun harus mengikuti petunjuk sang Khalik, Allah 
SWT, yaitu Al-Quran dan As Sunnah. Jadi ngga bisa seenak seperti hewan di 
"Rimba" yang boleh kawin seenaknya dan semaunya. Yang kuat bisa menguasai 
betina. tidak ada aturan. Kalau mau bebas seperti jadi makhluk Rimba saja.  
Perkawinan seperti ini hanya sekedar nafsu belaka. mana ada cinta...?

            Jadi sebaiknya, ngga usah mengotak-atik masalah perkawinan beda 
agama yang dilarang dalam ISLAM, karena memang begitu PETUNJUK dan LARANGAN 
dari ALLAH azza wa Jalla. Pertanyaanya, apakah tidak ada Wanita cantik didalam 
golongan KALIAN...? sehingga harus mencari Wanita Muslim....?


            Salam,




            --- On Fri, 2/20/09, Crea†ure First <creature...@yahoo.com> wrote:


              From: Crea†ure First <creature...@yahoo.com>
              Subject: [zamanku] Re:pernikahan yg berbeda agama dilarang?
              To: zamanku@yahoogroups.com
              Date: Friday, February 20, 2009, 4:04 PM


                    Cinta menyatukan bangsa, agamalah yang mengkotak 
kotakkannya. ..naif sekali kalo mengartikan penyatuan cinta hanya kepada 
aktifitas seksual saja. Berumah tangga, dengan keyakinan berbeda, seharusnya 
tidak dilarang oleh siapapun, karena itu hak asasi manusia. Orang jawa menikah 
dengan orang irian, orang china menikah dengan orang ambon dsb, itu semua 
karena cinta. Tetapi karena adanya perbedaan agama, cinta mereka harus di 
putuskan. 

                    Faktanya, yang menikah satu agama, dengan restu para 
pemimpin agamanya, toh banyak yang bercerai. Sebaliknya, yang "kumpul kebo", 
ada juga yang sampai tua renta tetap bersama. Pertanyaannya : apa manfaatnya 
restu agama dalam satu pernikahan ?...saya melihatnya hanya ritual dan 
ceremonial saja...tidak ada manfaat logis dibalik itu semu...sekali lagi, yang 
menyatukan dua insan manusia dalam pernikahan adalah rasa cinta diantara 
keduanya, bukan agama. Bertahannya pernikahan adalah karena komitmen dari 
keduanya yang masih terpelihara dengan baik, bukan karena agama. Menikah dengan 
upacara yang paling religius apapun, pada saat sudah tidak ada cinta dan 
komitmen atas pernikahan itu, tetap saja mereka bercerai. Jadi, apa manfaatnya 
agama ikut campur dalam pernikahan ???...


                    ============ ==
                    pernikahan yg berbeda agama dilarang? 
                    Posted by: "mimie" mimie_2...@yahoo. com 
                    Fri Feb 20, 2009 12:00 am (PST) 

                     
                      KAMU IKUTI SAJA CARA KAMBING KAWin... perlu ada aturan... 
beda agama..
                     karena kata kamu manusia itu sam di mata tuhan.... ya kan..
                     
                     kawin ma kawin aja...... gitu kan madsuk kamu...... nah 
ikuti cara kambing kawin.. nanti kamu tau kenapa tuhan melarang kawin beda 
agama.
                     
                    salam juga MIMIE

                    --- Pada Sen, 16/2/09, leonardo rimba <leonardo_rimba@ 
yahoo.com> menulis:

                    Dari: leonardo rimba <leonardo_rimba@ yahoo.com>
                    Topik: [zamanku] Kenapa di Indonesia pernikahan yg berbeda 
agama dilarang?
                    Kepada: leo.ri...@yahoo. com
                    Tanggal: Senin, 16 Februari, 2009, 11:24 AM

                    Dear sahabat terkasih,
                     
                    Maaf jika saya salah bertutur dalam pertanyaan ini: Kenapa 
ya di indonesia, pernikahan yg terjadi karena berbeda agama dilarang?  Padahal 
Tuhan YME,  tidak pernah mempermasalahkan tentang siapa kamu? Apa agamamu? 
siapa Tuhanmu ? Semua sama dimata Tuhan YME,  sama-sama kembali kepada sang 
khaliq kelak, walau beda cara menggapai Tuhannya, kenapa harus dipermasalahkan? 
Kenapa harus diharamkan? kenapa tidak diperbolehkan? Kenapa kita harus berkedok 
dibalik sebuah agama?
                     
                    Salam Cinta Kasih,
                   

           







  

Kirim email ke