keributan antar islam memang tidak ada hentinya, setelah ahmadiyah di serang, 
sekarang jamaah salafi...belum lagi suni vs shiah...taliban, alqaeda...syariah 
islam belum berdiri aja udah jadi perusuh, gimana kalo udah berdiri tuh 
syaria...belum lagi keributan melawan kafir...pokoknya ribut terus lah...bisa 
kaya gitu tuh agama.... 
 
===========
Jamaah Salafi Diserang Penganut Ahlisunnah Waljamaah




 


istimewa Ilustrasi penyerangan dua paham berbeda di Lombok Barat, (NTB). 






 

 









 


                                                function fbs_click() {
                                                        u=location.href;
                                                        t=document.title;
                                                        
window.open('http://www.facebook.com/sharer.php?u='+encodeURIComponent(u)+'&t='+encodeURIComponent(t),'sharer','toolbar=0,status=0,width=626,height=436');
                                                        return false;
                                                }
                                        

 

 








 


Senin, 23 Februari 2009 | 08:47 WITA

MATARAM, SENIN - Sedikitnya lima rumah warga jamaah Salafi di Gerung, Lombok 
Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB) diserang masyaraka, karena dinilai telah 
menyingung masyarakat yang menganut faham Ahlisunnah Waljamaah.
Rumah-rumah tersebut hancur sementara rumah yang lainnya atapnya dipenuhi batu 
bekas lemparan sehingga mereka harus mengungsi ke rumah keluarga dan tetangga 
terdekat.

Hasbiallah (45) salah seorang jamaah Salafi Minggu mengatakan, masyarakat 
dengan tiba-tiba menyerah rumah warga Salafi sehingga membuat warga Salafi 
ketakutan.

Alasan menyerang adalah karena Salafi dituduh menerbitkan buku yang menyingung 
jamaah Ahlisunnah Waljamaah.

Dia mengatakan, Jamaah Salafi adalah sama dengan jamaah Ahlisunnah Waljamaah, 
karena sama-sama berkiblat ke Iman Syapii meskipun sedikit ada perbedaan 
tentang bidaah.

Penyerangan terhadap jamaah Salafi tidak hanya terjadi di Gerung, Lombok Baran, 
namun pernah terjadi di Kota Mataram dan Walikota Mataram segera mengambil 
tindakan dengan mengumpulkan jamaah Salafi.

Setelah diberikan pengertian maka jamaah Salafi dan Ahlisunnan Waljamaah 
berdamai sehingga sampai hari ini tidak pernah terjadi salah faham lagi.


      

Kirim email ke