Ilmu Pengetahuan itu megobrak abrik ajaran tahayul agama Nasrani dan Islam

Yang mula-mula mengobrak ajaran Nasranidan Isam itu adalah  ilmu falak..

Copernicus dan Galileo menjelaskan bahwa bumi itu mengitari matahari....

Walaupun Galileo jadi korban Inkwuisisi agama tahayul Nasrani, kenyataan tidak 
bisa dibantah: bumilah yang mengitari matahari...

Akhirnya, setelah berabad abad,  gereja ngaku salah.

Vatikan minta 'forgiveness" karena telah menghukum Galileo.

Lalu datang biologi yang meluluh lantakkan kibulan agama tahayul Nasrani dan 
Islam dengan teori evolusi Darwin yang bilang manusia juga hasil evolusi dan 
bukan keturunan nabi Adam yang meneurut kibulan dan omong kosong Bible dan 
al-Mushaf dibikin dari tanah liat.....

Sejak itu jelas sudah: Bible dan al-Mushaf itu memaang cuma buku susunan 
manusia yang sarat berisi kibulan dan omong kosong.

Tapi apakah Tuhan atau Allah itu memang ada?

Kibulan inilah yang sedang diruntuhkan oleh neuroscience yang pesat berkembang 
sejak bahagian kedua abad yang lalu dan yang telah  sampai kepada kesimpulan 
bahwa  Tuhan atau Allah serta dedemit dan hantu blau itu lahir dibenak manusia.

Agar jelas: bukan Tuhan yang menciptakan manusia tapi manusialah yang 
menciptakan Tuhan.

Seperti yang telah disimpulkan oleh filsuf Fuerbach satu setengah abad  yang 
lalu.

Tapi orang Nasrani dan Islam yang dungu-dungu kayak anjing itu  masih tetap 
saja memamah biak kibulan dan omong kosong yang mereka baca di Bible atau 
al-Mushaf.

Dungu.

Betul-betul dungu kayak anjing.


 ---------------
Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo


Allah yang disembah orang Islam tipikal dan yang digambarkan oleh al-Mushaf itu 
dungu, buas, kejam, keji, ganas, zalim lagi biadab hanyalah Allah fiktif.



      

Kirim email ke