Gabriel, saya akan coba jawab pertanyaan Anda, Saya berbicara dalam konteks 
seorang Muslim..

1. Ajaran Agama itu baik, sangat baik, mungkin ada yang tidak/blm kita mengerti 
tapi mostly yang saya bisa ngerti ajaran Agama (Islam) itu baik..
2. Para Nabi adalah orang2 terbaik di zamannya, terlepas dari itu semua, mereka 
adalah manusia yang walopun sempurna secara umum tapi pasti punya kelemahan.. 
kenapa sampai hari ini banyak yang menjelek2kan para Nabi, itu adalah hasil 
dari fitnah dari orang2 yang membenci Beliau2, sebelum ada ajaran Islam, tidak 
ada istilah perzinahan, jadi kawin dengan siapapun tidak ada larangan, kawin 
dengan berapapun ga ada aturan. Nah setelah ada perintah barulah dibatasi 
menjadi 4, yang sebelumnya Nabi punya Istri 9, dicerai stu persatu dan tetep 
diberi nafkah lahir. Jadi Nabi jelas tidak Mesum.. 
Nabi meminta harta rampasan perang 20%, itu juga hanya formalitas politik 
perang, sejatinya rampasan itu akan kembali kepada mereka dlm bentuk yang 
laen.. yang berhak menerima zakat dan sodaqoh dimana para fakir miskin dan 
anak2 yatim amat sangat didahulukan dari harta yang kita miliki (Allah 
mengingatkan kepada manusia bahwa sebagian dari harta yang kita miliki adalah 
haknya fakir-miskin dan anak yatim).
Nabi Muhammadlah yang justru banyak membebaskan budak, yang oleh Nabi2 
sebelumnya memang belum pernah diajarkan.. 
Nabi Muhammad, menyuruh kita menikah sebagai penghargaan terhadap wanita, 
mengajarkan untuk menutup aurat supaya tidak mengundang syahwat laki2 yang 
mesum fikirannya, mengajarkan laki2 dan perempuan untuk menundukkan pandangan 
supaya tidak tergoda oleh nafsu. 
Dimana letak pelecehannya? Islam tidak melarang perempuan keluar rumah, asalkan 
dilindungi/di ijinkan oleh muhrim demi keamaan beliau2 (kaum wanita), Islam 
tidak melarang untuk bekerja tapi wanita tidak bertanggung jawab terhadap 
nafkah keluarga, laki2lah yang bertanggung jawab. Poligami maksud Anda? 
pendapat saya Poligami itu berat tanggung jawabnya, lebih saya anggap sebagai 
ujian tiada akhir bagi pelakunya (baik sisi suami maupun istri), drpada sisi 
senangnya. Wah panjang kalo soal poligami.. ga akan ada yang mampu adil (Allah 
juga sudah mengingatkan bahwa laki2 yang punya istri lebih dr satu tidak akan 
bisa adil seadil2nya). Ini peringatan bwt laki2!!

3. Penganut agama yang bener2 mengikuti ajaran agama, akan senantiasa berbuat 
baik. Saya punya banyak kenalan. Dan pasti menghormati orang laen.. Dalam 
Islam, Nabi Muhammad lebih mudah dicari di pasar dan berkumpul dengan orang2 
miskin dan anak2 yatim untuk menyebarkan salam dan silaturahiim (saling berbagi 
sayang), berbagi senyum dan tegur sapa dengan orang yang blm pernah Beliau 
kenal. Pasar adalah tujuan pertama kali ketika nabi singgah di kota2 yang baru 
beliau kunjungi.. Coba bandingkan dengan Anda! ato temen2 Anda yang tidak 
beragama... apa yang kalian pertama kali bicarakan? bisnis, uang, keuntungan, 
wanita, seks, kesenangan dll.. 
Membunuh?... nabi sering diludahin oleh orang2 kafir, dilempari kotoran, bahkan 
mau di bunuh di rumahnya sendiri, oleh orang2 yang benci karena beliau 
mangajarkan dan mengenalkan tentang Allah. Coba kamu cari dalam sejarah, umur 
berapa kapan pertama kali Nabi perang? itu adalah jauh setelah Nabi 
diperlakukan sewenang2 oleh orang2 kafir.. Jadi beliau mengajarkan untuk 
memerangi mereka yang memperlakukan orang2 yang mengajarkan kebaikan dengan 
keji dan jahat.. Kejahatan itu muncul duluan barulah kemudian dicoba 
dipadamkan, sejak dulu sebelum Nabi Muhammad seperti itu..
Haram membunuh orang kafir tanpa alasan. Bahkan halal membunuh orang Muslim itu 
sendiri apabila melakukan kejahatan (membunuh). Anda salah mengerti tentang 
Ayat2 Al-Quran yang anda sebutkan itu..

4. Sejahtera menurut anda itu seperti apa? Kalo ada orang punya penghasilan 500 
rb sebulan tapi orang itu bahagia menurut Anda itu sejahtera nggak? Sangat 
tergantung dari masing2 orang. Ato orang yang berpenghasilan 10 jt sebulan itu 
pasti sejahtera? 
Islam mengajarkan umatnya untuk tidak berlebih2han, bersyukur, mencari rejeki 
hanya dengan yang halal, tidak dilarang untuk jadi kaya tapi yang dilarang 
adalah yang foya2, dilarang menipu, menimbun untuk tujuan nyari untung, riba, 
berjudi dll. Agama Islam mengajarkan kami untuk senantiasa merasa sejahtera 
dalam susah dan senang, kaya dan miskin, sehat maupun sakit, kami yakin semua 
itu hanya amanah yang tidak akan dibawa mati kecuali amal kita yang bermanfaat 
utk orang laen. 
Ajaran Islam mangajarkan untuk mengumpulkan bekal kebaikan untuk dibawa mati. 
Ajaran Islam mengajarkan kita setelah selesai sholat untuk menyebar kepenjuru 
bumi untuk mencari nikmatNya. Kalo fanatisme terhadap kebaikan boleh ga?

Mana yang menurut anda membawa celaka? tahayul? keterbelakangan? kemiskinan? 
fanatisme? 

Kawin kontrak haram, hanya orang syiah yang menghalalkan... jangan dicampur dan 
digeneralisir..
Membunuh orang yang hanya karena murtad juga haram.. Silakan diskusi dengan 
para ulama kalo Anda masih belum percaya sama saya. Saya yakin tidak cukup 
penjelasan saya, sekali lagi Anda salah mengerti dengan hukum Islam, yang hanya 
Anda baca dan tidak mencari rujukan lebih jauh.
Islam dilarang memusuhi umat Agama yang lain, "Janganlah kamu mengolok2 suatu 
kaum, karena belum tentu kaum itu lebih buruk dari kamu", Islam mengajarkan 
toleransi "untukku agamaku, untukmu agamamu". Silakan cari dalam Al-Quran 
dengan benar... pelan2 aja, pasti ketemu..

Jaman sekarang, banyak yang memalsukan hadist, makanya banyak hadist2 yang 
setelah ditelusuri banyak yang palsu, makanya dibuang.. Jangankan Hadist, 
Al-Qur'an aja dicoba dipalsu, Menurut Anda ulah siapa? dan dengan tujuan apa? 

Makanya saya berpendapat, anda belajar dari hadist2 ato ajaran2 yang palsu, 
makanya jadi benci sama Islam.

Mau Anda saya kenalin dengan ulama ahli hadist? tafsir? atau sama adik2 kita 
yang hafal Al Quran? jadi biar ilmu yang anda pelajari tentang Islam ketahuan 
dari mana.

Salam,
nuril

(Muslim yang enjoy dengan Islam... It's FUN, SubhanaLLAH...)


  ----- Original Message ----- 
  From: gkrantau 
  To: zamanku@yahoogroups.com 
  Sent: Tuesday, February 24, 2009 7:10 AM
  Subject: [zamanku] Re: Bijbel itu Bukanlah Cuma Ajaran Yesus


  KANG TAWANG dan sebagian besar umat Islam itu aneh: mrk selalu membicarakan 
hal12 yg tidak penting dan melupakan yg mustahak ato yg penting.  Seharusnya 
kalo orang berbicara ttg ajaran lebih2 ajaran agama semestinya yg dipertanyakan 
ialah:

   #1 APAKAH AJARAN AGAMA ITU BAIK;

   #2 Apakah nabi-rasul-pencetus agama itu orang yg baik - yg tidak pernah 
dusta, tidak pernah ngerampok, tidak pernah nyuruh bunuh orang, yg tidak mesum, 
yg tidak meminta 20% dari rampasan perang termasuk anak2 dan perempuan, yg 
tidak mengajarkan perbudakan dan pelecehan thdp kaum perempuan, dst, dan 

  #3 Apakah penganut agama tsb menjadi orang2 yg baik, menghormati orang laen, 
tidak suka ngerochin, ngerampok dan ngebunuh orang yg tidak sealiran atopun yg 
tidak seagama.

  #4 Apakah terbukti di lapangan (jangan dlm nostalgia, lho!) bhw ajaran agama 
itu membawa sejahtera kpd umatnya, atokah kebalikannya bhw ajaran agama itu 
membawa celaka, kemiskinan, tahayul, keterbelakangan dan fanatisme doang?

  Soal apakah ajarannya turun nomplok dari sorga sekali gus ato dicicil spt 
indent mobil, ato dikarang oleh nabinya, itu tidak sepenting 4 points di atas. 
Kalo ajarannya gebleg, misalnya membenarkan pembunuhan orang yg murtad, yg 
memusuhi orang laen yg tidak seiman, menghalalkan pelecehan thdp kaum 
perempuan, yg mengijinkan kawin kontrak (pelacuran yg diberkati agama), dan 
kedebilan2 laen, maka segala ritual, tradisi, omongan mengenai superiority 
umatnya - kesemuanya itu adalah tidak ada gunanya, MUBAZIR. Begitu juga sanad 
yg di-agung2kan tidak ada artinya kalo isi yg disampekan itu jahat, dusta dan 
sekedar dipake untuk nakut2in pengikutnya yg lugu dan tidak bermanfaat bagi 
manusia!

  Ingat hadist itu dikumpulkan 200 taon sesudah nabi junjungan meninggal dunia 
dan orang2 yg dianggap sbg nara sumber juga sudah paeh sadayana! Imam Bukhari 
yg mengumpulkan begitu banyak hadist terbukti menolak 3 kali jumlah kumpulannya 
krn mnrt beliau yg se-abreg2 itu berisi dusta belaka!

  So, pertanyakan kpd diri anda secara jujur point2 di atas.

  Gabriela Rantau


  --- In zamanku@yahoogroups.com, "tawangalun" <tawanga...@...> wrote:
  >
  > 
  > --- In prole...@yahoogroups.com, "Hafsah Salim" <muskitawati@> 
  > wrote:
  > Saya jawab ini saja:
  > Bukti bahwa Quran tidak turun makbreg bisa dilihat setiap surat selalu 
  > ada keterangan termasuk surat Makiyah (turun di Makah) opo surat 
  > Madaniyah (turun di Madinah).
  > Isi surat Makiyah umumnya pendek2 dan berisi ttg Tauhid,sedangkan 
  > surat yang turun di Madinah umumnya panjang2 dan berisi Hukum2.
  > Kesua hanya di Islam yang dikenal adanya sanad.
  > Setiap hadis pasti disebutkan diriwayatkan oleh si A,dari B dari C 
  > dari D dan dari Rasul.
  > Mengapa kok pakai sanad? karena saking hati2nya.
  > Coba tanyanen wong Katolik itu dari siapa dia dapet kok sembahyangnya 
  > ndemok jidat,hidung lalu dada sambil gumam Hyang Romo Hyang Putro 
  > Hyang Roh Suci nanti kan glagepan,sebab mereka tahu Yesus gak begitu.
  > 
  > Shalom,
  > Tawangalun.
  > 
  > > > tawangalun <tawangalun@> menulis:
  > > > > Aturan di Islam itu tidak datang
  > > > > sekaligus makbreg tapi berangsur
  > > > > angsur,yo bejane Nabi ketika itu
  > > > > sempat kawin lebih dari 4 karena
  > > > > waktu itu aturannya masih begitu.
  > > 
  > > Masalah aturan di Islam datang sekaligus atau ber-angsur2 sama 
  > sekali
  > > tidak ada bukti2nya, itu cuma kepercayaan. Tapi kalo mau pakai 
  > logika
  > > sih buat apa aturan itu datang ber-angsur2 ??? Kalo buatan manusia
  > > memang enggak bisa sekaligus harus ber-angsur2, tapi kalo dari Allah
  > > yang serba tahu yang serba pasti dan serba sempurna tak bisa salah
  > > maka pastinya akan sekaligus tidak bisa ber-angsur2. Bahkan
  > > menciptakan alam semesta inipun sekaligus tidak ber-angsur2 dicicil
  > > memakan waktu lama. Ini namanya debat kusir.
  > > 
  > > Kalo memang dulu aturannya begitu, maka sekarang aturannya tidak 
  > lagi
  > > begitu. Jadi kita ikuti saja aturan sekarang jangan me-maksa2kan
  > > aturan dulu.
  > > 
  > > > > La saya berpikir lebih fair Sulaiman
  > > > > kata Bijbel bininya 1000.Tapi kok
  > > > > wong Kristen diem wae.
  > > 
  > > 
  > > Wah, Sulaiman itu khan dongeng yang sama seperti Superman, dan 
  > Bijbel
  > > itu banyak bagian2nya dan juga banyak versi2nya. Jadi enggak bisa
  > > kita mendiskusikan bagian2 yang bukan menjadi kepercayaan umat
  > > Kristen, apalagi umat Kristen itu kepercayaannya sangat sederhana 
  > tak
  > > perlu baca2 Bijbel untuk mengetahui atau mengertinya. Mereka 
  > percaya
  > > bahwa Yesus itu adalah Tuhan, dan mereka percaya bahwa hidup itu 
  > harus
  > > berdasarkan cinta kasih hingga musuhnya sekalipun harus dicintai,
  > > harus ditolong, bukan digorok seperti dalam Islam.
  > > 
  > > Dan bagi kita yang bukan beragama Kristen tidak perlu susah2
  > > memperbincangkan apa yang dipercaya umat Kristen karena mereka sudah
  > > merujukkan kepercayaan Bijbel mereka kedalam "Human Right 
  > Declaration"
  > > yang sekarang justru sudah diterima sebagai nilai2 moral yang paling
  > > universal.
  > > 
  > > 
  > > > > Yesus kata Dan Brown di Davincy Code
  > > > > punya bini dua,ini kan lebih alami,
  > > > > masak gagang Putra Tuhan kok 33 th gur
  > > > > dipakai nguyuh?
  > > Ny. Muslim binti Muskitawati.
  > >
  >

  

Kirim email ke