2009/2/26 Real <newrea...@gmail.com>

>    Dear Qririti
>
> Islam dan ajarannya (hukum2nya) hanya berlaku untuk orang Islam yang ingin
> manjalankannya saja, kalo tidak mau ya sebaiknya murtad. Jadi jelas gitu
> loh.. Ga bikin jelek Islam itu sendiri, kasihan umat muslim yang bener ingin
> menjalankan Ajarannya jadi ikutan dicela.
> Ga usah takut ga akan dibunuh kok.. Haram membunuh orang hanya karena
> murtad.
> Islam ga memaksakan umatnya untuk tetep memeluk agama Islam kalo dia pingin
> kawin dengan orang lain agama, justru kenapa dia memaksakan setatusnya sbg
> Islam kalo dia tidak mau manjalankan Ajaran Islam itu sendiri... Jangan
> dibolak-balik.. karena persepsinya jadi beda.
> Islam itu pilihan hati, pilihan yang perlu tanggung jawab..
> Jadi muslim itu berat kalo tidak mampu menerima semua ajaran2nya. Tapi
> ringan kalo kita ikuti sesuai jalurnya...
> Buat kami aturan itu memiliki hikmah, apalagi kalo ada masalah/perselisihan
> dalam rumah tangga, lebih mudah mencari penyelesaiannya.
>
> Apa siyh ruginya buat anda semua? kenapa mempermasalahkan ajaran islam yang
> melarang pemeluknya untuk menikah dengan selain Islam? Apakah karena anda
> punya pengalaman ga bisa kawin dengan pemeluk Islam? kalo iya, kenapa Anda
> memaksa? carilah yang memang seiman dengan Anda. Itu jauh lebih mudah.. Apa
> yang dicari dari orang2 seperti ini?
> Karena cinta? aduuuuhhhh... dulu bilang cinta, akhirnya cerai2 juga,
> berantem, pukul2an, hina-menghina... bullshit ngomongin cinta!!
> Secukupnya saja ngomongin cinta. Cinta jaman sekarang hanya dipenuhi nafsu
> saja... jangan terjebak sodara2!!
>
> Cintailah orang yang selalu berbuat kebaikan, cintailah orang yang selalu
> menghindar dari kejahatan, cintailah orang yang mau berkorban buat kamu
> (terutama kedua orang tuamu).
> Berkorbanlah untuk mereka, serahkan jiwamu, fikiranmu, hartamu, waktumu...
> Siap gak? itulah Cinta.. Cinta itu adalah wujud rasa Syukur.
>
> Oh, Qiriti, ttbnice... kok aku jadi kasihan sama kalian.
>
> Salam
> Nuril
>
> Muslim yang akrab dengan siapapun, i love u all... Enjoy with Islam, really
> FUN!
>
>
>
> ----- Original Message -----
> *From:* qir...@gmail.com
> *To:* zamanku@yahoogroups.com
> *Sent:* Monday, February 23, 2009 5:12 PM
> *Subject:* Re: [zamanku] Re:pernikahan yg berbeda agama dilarang?
>
>  Islam entu agama yah? Kok doyan bunuhin wong, merkoso wong, bakarin wong,
> demen korupsi okeh, abis korupsi minta maaf ke mekah cuma mau nyium pantat
> onta dan mengelilingi watu item isine keris, tombak dll,yah jauh2 ke arab
> cuma nyembah2 benda2 antik.
>
> #Sent from gmail SERVER®
> Powered by genset#
>
> -original message-
> Subject: Re: [zamanku] Re:pernikahan yg berbeda agama dilarang?
> From: "ttbnice" <rpara...@live.com <rparapat%40live.com>>
> Date: 23/02/2009 4:59 pm
>
> Hanya satu agama yg melarang menikah beda agama, karena hanya ada satu
> agama di dunia ini. Islam adalah satu2nya agama yg dibikin Awloh, shg
> membentuk karakter eksklusif. Inilah agama yg paling aneh karena Tuhannya yg
> dianggap maha pencipta, tapi ternyata hanya mencipta manusia yg Islam saja.
> Semenatra ciptaan yang lain dimusuhi awloh.
>
> From: kamal mustakmal
> Sent: Friday, February 20, 2009 8:45 PM
> To: zamanku@yahoogroups.com <zamanku%40yahoogroups.com>
> Subject: Re: [zamanku] Re:pernikahan yg berbeda agama dilarang?
>
> Dear all,
>
> Membaca email dari saudara kita Leonardo "Rimba", hmm..yang mempertanyakan
> mengapa Agama mempermasalahkan kawin dengan perbedaan Agama...? Sungguh
> suatu pertanyaan yang sangat menggelitik bagi Kami sebagai Muslim,
> kenapa....? Karena pertanyaan saudara berdasarkan keyakinan yang saudara
> anut dan pegang. Satu pertanyaan dari saya..Coba saudra pelajari seluruh
> Agama yang ada dibumi ini semenjak dahulu, agama manakah yang melarang
> Umatnya melakukan perkawinan beda agama..? HANAYA ISLAM, ya Islam sebagai
> agama yang Hak dan diridhoi oleh Allah SWT (bukan TUHAN YME : tidak sama
> dengan tuhan trimurti, trinty dan dsb). Maka Allah SWT juga melarang umatnya
> dikotori dengan kebathilan, kalau umat lain mau menikah dengan Umat Islam,
> ya relakan saja diri kalian untuk masuk dan memeluk Agama Islam dengan
> sungguh dan niat yang baik, toh kata kalian semua Agama sama saja..maka sama
> saja kalian masuk Agama Islam agar kalian bisa menikah dengan Wanita Islam.
> Bagi kami umat Moeslim, agama yang benar ya Islam, jadi kami tidak
> menganggap semua agama itu sama. Islam adalah way of life.
>
> Tidak semua umat Islam menganut pandangan Pluralisme yang menganggap semua
> Agama sama dan menyembah tuhan yang sama..? Pluralisme adalah Islam Liberal
> yang memang dibidani dan didanai oleh Musuh Sejati ISLAM. Sementara umat
> Muslimpun tahu dan sadar bahwa alasan kalian ingin mengawini Wanita Islam
> hanya sekedar ingin memurtadkan mereka.
>
> Manusia dijadikan sebagai makhluk sempurna oleh sang Khalik, maka kehidupan
> dan perilaku hidupnya pun harus mengikuti petunjuk sang Khalik, Allah SWT,
> yaitu Al-Quran dan As Sunnah. Jadi ngga bisa seenak seperti hewan di "Rimba"
> yang boleh kawin seenaknya dan semaunya. Yang kuat bisa menguasai betina.
> tidak ada aturan. Kalau mau bebas seperti jadi makhluk Rimba saja.
> Perkawinan seperti ini hanya sekedar nafsu belaka. mana ada cinta...?
>
> Jadi sebaiknya, ngga usah mengotak-atik masalah perkawinan beda agama yang
> dilarang dalam ISLAM, karena memang begitu PETUNJUK dan LARANGAN dari ALLAH
> azza wa Jalla. Pertanyaanya, apakah tidak ada Wanita cantik didalam golongan
> KALIAN...? sehingga harus mencari Wanita Muslim....?
>
> Salam,
>
> --- On Fri, 2/20/09, Crea†ure First 
> <creature...@yahoo.com<creature1st%40yahoo.com>>
> wrote:
>
> From: Crea†ure First <creature...@yahoo.com <creature1st%40yahoo.com>>
> Subject: [zamanku] Re:pernikahan yg berbeda agama dilarang?
> To: zamanku@yahoogroups.com <zamanku%40yahoogroups.com>
> Date: Friday, February 20, 2009, 4:04 PM
>
> Cinta menyatukan bangsa, agamalah yang mengkotak kotakkannya. ..naif sekali
> kalo mengartikan penyatuan cinta hanya kepada aktifitas seksual saja.
> Berumah tangga, dengan keyakinan berbeda, seharusnya tidak dilarang oleh
> siapapun, karena itu hak asasi manusia. Orang jawa menikah dengan orang
> irian, orang china menikah dengan orang ambon dsb, itu semua karena cinta.
> Tetapi karena adanya perbedaan agama, cinta mereka harus di putuskan.
>
> Faktanya, yang menikah satu agama, dengan restu para pemimpin agamanya, toh
> banyak yang bercerai. Sebaliknya, yang "kumpul kebo", ada juga yang sampai
> tua renta tetap bersama. Pertanyaannya : apa manfaatnya restu agama dalam
> satu pernikahan ?...saya melihatnya hanya ritual dan ceremonial saja...tidak
> ada manfaat logis dibalik itu semu...sekali lagi, yang menyatukan dua insan
> manusia dalam pernikahan adalah rasa cinta diantara keduanya, bukan agama.
> Bertahannya pernikahan adalah karena komitmen dari keduanya yang masih
> terpelihara dengan baik, bukan karena agama. Menikah dengan upacara yang
> paling religius apapun, pada saat sudah tidak ada cinta dan komitmen atas
> pernikahan itu, tetap saja mereka bercerai. Jadi, apa manfaatnya agama ikut
> campur dalam pernikahan ???...
>
> ============ ==
> pernikahan yg berbeda agama dilarang?
> Posted by: "mimie" mimie_2...@yahoo. com
> Fri Feb 20, 2009 12:00 am (PST)
>
> KAMU IKUTI SAJA CARA KAMBING KAWin... perlu ada aturan... beda agama..
> karena kata kamu manusia itu sam di mata tuhan.... ya kan..
>
> kawin ma kawin aja...... gitu kan madsuk kamu...... nah ikuti cara kambing
> kawin.. nanti kamu tau kenapa tuhan melarang kawin beda agama.
>
> salam juga MIMIE
>
> --- Pada Sen, 16/2/09, leonardo rimba <leonardo_rimba@ yahoo.com> menulis:
>
> Dari: leonardo rimba <leonardo_rimba@ yahoo.com>
> Topik: [zamanku] Kenapa di Indonesia pernikahan yg berbeda agama dilarang?
> Kepada: leo.ri...@yahoo. com
> Tanggal: Senin, 16 Februari, 2009, 11:24 AM
>
> Dear sahabat terkasih,
>
> Maaf jika saya salah bertutur dalam pertanyaan ini: Kenapa ya di indonesia,
> pernikahan yg terjadi karena berbeda agama dilarang? Padahal Tuhan YME,
> tidak pernah mempermasalahkan tentang siapa kamu? Apa agamamu? siapa Tuhanmu
> ? Semua sama dimata Tuhan YME, sama-sama kembali kepada sang khaliq kelak,
> walau beda cara menggapai Tuhannya, kenapa harus dipermasalahkan? Kenapa
> harus diharamkan? kenapa tidak diperbolehkan? Kenapa kita harus berkedok
> dibalik sebuah agama?
>
> Salam Cinta Kasih,
>
>
>  
>

Kirim email ke