> "Supriyadi" <supriy...@...> wrote:
> Kalau sampeyan suka mengarang dan
> berbohong sebaiknya berdaya ingat yang kuat.
> Otherwise pernyataan pernyataan sampeyan
> akan saling kontradiktif satu sama lain.
> Sehingga merusak kredibilitas sampeyan sendiri.
> Contohnya : 
> Pernyataan sampeyan mengatakan bahwa Ponari
> ternyata lebih ampuh dari Allah. Bisa
> ngobatin orang. Sedangkan Allah ternyata
> tidak bisa. Bisanya hanya bikin malapetaka.
> Pernyatan sampeyan hanya sehari sesudahnya,
> mengatakan bahwa hanya Allahlah yang bisa
> mengobati. Kesaktian Ponari datangnya dari Allah.
> 

Sebenarnya pernyataan saya tidak ada yang kontradiksi, pernyataan saya
justru merupakan sindiran kepada orang2 yang takabur percaya kesaktian
Allah.

Jadi yang saya katakan kesaktian Ponari itu datangnya dari Allah
artinya bahwa Allah dan Ponari itu sama dan sebangun.  MUI enggak
seharusnya menjegal Ponari, kenapa MUI tidak menjegal Allah ???

Demikianlah tulisan saya sangat dalam banyak sindirannya, karena kalo
langsung saya kritik tentu anda tidak senang dan menuduh saya benci
Islam, bukan Islam, anti-Islam dll.

Pada hakekatnya tulisan anda membuktikan bahwa memang Islam itu
merusak cara berpikir umatnya sehingga sindiran yang saya tulis tidak
mudah dimengertinya dianggapnya malah tulisan saya kontradiksi
sehingga membingungkan mereka yang beriman kepada Allah.

Terlalu banyak contoh2 yang telah saya tuliskan, antara lain masalah
umat Islam yang melarang gambar porno tetapi tidak melarang merokok. 
Alasannya gambar porno merusak generasi, padahal apa bedanya dengan
asap rokok yang merusak semua orang.

Ada ulama yang menyatakan bahwa merokok hanyalah merusak diri sendiri
jadi tak usah dilarang asal menyadarinya saja bahwa merokok itu
merusak diri sendiri.

Naaah....  inilah cara berpikir Islam, padahal merokok itu bukan
meracuni dirinya sendiri justru meracuni orang2 lain disekitarnya
termasuk anak2 dan ibunya.  Justru gambar porno itulah yang merusak
diri sendiri dan tidak mengganggu orang lain.

Seharusnya kalo pikirannya masih sehat mereka itu bisa berpikir bahwa
justru merokok inilah yang lebih bahaya dari gambar porno dan justru
merokok inilah yang harus dilarang dengan UU dan pelakunya dirajam
atau dipancung bukan mereka yang menikmati gambar2 porno yang
dibelinya dengan uangnya sendiri dan dinikmati dalam kamarnya sendiri
yang digerebek rame2.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







Kirim email ke