Jangan mencampur-adukkan Islam dengan PKS dong bikin saya sebagai pemeluk
Islam tersinggung.....!!!!!!!!!

Ummat Islam yang benar tentunya tidak mendukung orang pedofil macam Syekh
Puji! tapi tokoh PKS iya!

Wassalam

Teddy



Pada 28 Februari 2009 03:44, kamal mustakmal <kmustak...@yahoo.com> menulis:

>   Fitnahan macam gini mah kagak laku di jual...masyarakat terlanjur jatuh
> cinta sama PKS.
> PKS akan menjadi Partai pemanaang PEMILU 2009. Hidup PKS, anjing
> menggonggong PKS jadi pemenang.
>
> Kepada seluruh Kader, simpatisan dan calon pemilih PKS, jangan hiraukan
> fitnah yang keji ini, mereka semua dari musuh Islam yang Nyata.
>
>
> Salam,
>
>
>
>
>
> --- On *Fri, 2/27/09, djoko pranyoto <djoko_prany...@yahoo.com>* wrote:
>
>
> From: djoko pranyoto <djoko_prany...@yahoo.com>
> Subject: [zamanku] PKS=NII???
> To: zamanku@yahoogroups.com
> Date: Friday, February 27, 2009, 3:07 AM
>
>    Ini saya ada ketemu artikel di website.
>
>
>
> Bener gak ya ????
>
>
>
> ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
>
>
>
> *"SINAR" BARU NII - NEGARA ISLAM INDONESIA *
>
>
>
> *PARTAI KEADILAN SEJAHTERA *
>
>
>
> V I S I
>
>
>
> VISI UMUM :
>
> "SEBAGAI PARTAI DA'WAH PENEGAK KEADILAN DAN KESEJAHTERAAN DALAM BINGKAI
>
> PERSATUAN UMMAT DAN BANGSA
>
>
>
> VISI KHUSUS :
>
> PARTAI BERPENGARUH BAIK SECARA KEKUATAN POLITIK, PARTISIPASI, MAUPUN OPINI
>
> DALAM MEWUJUDKAN MASYARAKAT INDONESIA YANG MADANI.
>
>
>
> Visi ini akan mengarahkan Partai Keadilan Sejahtera sebagai :
>
> 1. Partai da'wah yang memperjuangkan Islam sebagai solusi dalam kehidupan
>
> berbangsa dan bernegara.
>
> 2. Kekuatan transformatif dari nilai dan ajaran Islam di dalam proses
>
> pembangunan kembali umat dan bangsa di berbagai bidang.
>
> 3. Kekuatan yang mempelopori dan menggalang kerjasama dengan berbagai
>
> kekuatan yang secita-cita dalam menegakkan nilai dan sistem Islam yang
>
> rahmatan lil alamin.
>
> 4. Akselerator bagi perwujudan masyarakat madani di Indonesia.
>
>
>
> M I S I
>
> 1. Menyebarluaskan da'wah Islam dan mencetak kader-kadernya sebagai anashir
>
> taghyir.
>
> 2. Mengembangkan institusi-institusi kemasyarakatan yang Islami di berbagai
>
> bidang sebagai markaz taghyir dan pusat solusi.
>
> 3. Membangun opini umum yang Islami dan iklim yang mendukung bagi penerapan
>
> ajaran Islam yang solutif dan membawa rahmat.
>
> 4. Membangun kesadaran politik masyarakat, melakukan pembelaan, pelayanan
>
> dan pemberdayaan hak-hak kewarganegaraannya.
>
> 5. Menegakkan amar ma'ruf nahi munkar terhadap kekuasaan secara konsisten
>
> dan kontinyu dalam bingkai hukum dan etika Islam.
>
> 6. Secara aktif melakukan komunikasi, silaturahim, kerjasama dan ishlah
>
> dengan berbagai unsur atau kalangan umat Islam untuk terwujudnya ukhuwah
>
> Islamiyah dan wihdatul-ummah, dan dengan berbagai komponen bangsa lainnya
>
> untuk memperkokoh kebersamaan dalam merealisir agenda reformasi.
>
> 7. Ikut memberikan kontribusi positif dalam menegakkan keadilan dan menolak
>
> kedhaliman khususnya terhadap negeri-negeri muslim yang tertindas.
>
>
>
> KESAMAAN PEMIKIRAN NII DAN PKS
>
>
>
> I. Sama-sama memiliki tujuan mendirikan negara Islam di Indonesia. PKS
>
> menggunakan metode yang sama dengan NII dalam rangka mencapai tujuan
>
> tersebut. Metode yang dimaksud yaitu:
>
> 1. Berusaha mencapai kekuasaan dengan waktu secepat-cepatnya dengan
>
> menggunakan berbagai macam alasan dan cara untuk memasuki dunia politik
>
> (eksekutif dan legislatif).
>
> 2. Menerapkan fa'i / ghanimah yang dianggap HALAL dalam aktivitas politik.
>
> adanya mahar politik, misal. pada pilpres dan pilkadal jakarta. Jadi harta
>
> dari manapun, baik dari koruptor, penjahat, maling, dsb dianggap halal
>
> karena merupakan fa'i. makanya jangan heran timbul anismisme (AM).
> (pokonya,
>
> "jangan tanya uangnya dari mana"). Contoh; pembangunan gedung DPP dari uang
>
> CT yg merupakan Obligor BLBI bermasalah. fa'i ini juga ada di NII.
>
> 3. Sama-sama menyingkirkan orang yg tidak sepaham dengan KETUA. Ini
>
> merupakan cara NII paling busuk. kalau di NII, orang yang tidak sepaham
>
> dengan pemimpin dianggap murtad.
>
> 4. Sekarang masih pada periode mekkah, belum periode madinah. jadi belum
>
> wajib menegakkan syariat islam. ini merupakan kesamaan NII dengan PKS.
>
> statement mahfuz sidiq terakhir (Pncasila dan UUD sdh FINAL) jg mendukung
>
> statement ini.
>
> 5. PKS pasti tahu bahwa mereka mereka tiap bulannya membayar IWB (infaq
>
> wajib bulanan), IWP (infaq wajib Personal), Zakat Maal, Zakat Profesi,
> Infaq
>
> Dunia Islam dst. Uang-uang tsb akan mengalir ke DPP (Bendahara). Anda
>
> bayangkan saja, misal ada 200.000 KI di PKS yang masing-masing orang tiap
>
> bulan membayar IWB, IWP, Zakat Profesi, dsb. Rata-rata sebesar 100.000 dan
>
> 50% untuk DPP maka akan ada uang sebanyak 10 Milyar tiap bulan untuk DPP.
>
> Katakanlah buat operasional DPP 5 Milyar/bulan. Maka sisa 5 milyar lagi
>
> kemana? intinya metode ini sama dengan yang digunakan NII. Dan yang paling
>
> penting, keuangan DPP tidak transparan dan tidak diaudit. Jadi
> sangat-sangat
>
> mungkin terjadi korupsi untuk kepentingan pribadi. Bisa beli alphard,
>
> bentley, mercy, bmw, jaguar.
>
> 6. Sama-sama menggunakan sistem sel. baik PKS maupun NII menggunakan sistem
>
> sel dalam pengkaderannya. dikenal, dengan halaqoh, usroh, dsb. halaqoh
> untuk
>
> kader pendukung, dan usar untuk kader inti.
>
> 7. Sama-sama menggunakan baiat untuk menjadi kader. Yang mana baiat
> tersebut
>
> berlaku seumur hidup. PKS meng-qiyas-kan dirinya sebagai jamaatul muslimin
>
> dengan menggunakan baiat. Padahal PKS sebagai jamaatul minal muslimin tidak
>
> berhak melakukan baiat. Baiat hanya dilakukan pada jamaatul muslimin dan
>
> dilakukan kepada Khalifah. Jadi, baiat PKS/IM sama sekali tidak mengikat.
>
> karena tidak ada dasarnya di AL QURAN dan HADITS. Metode baiat juga
>
> digunakan di NII. untuk menjaga anggota-nya agar tidak keluar. Bagi yang
>
> melanggar baiat dianggap telah murtad. Doktrin ini sama baik di PKS maupun
>
> di NII.
>
> 8. Sama-sama menekankan basis pengkaderan pada segmen anak muda intelek,
>
> kampus dan sekolah.
>
> 9. sama-sama menganggap qiyadah sebagai amirul mukminin.
>
> 10. peraturan di PKS:
>
> - Qiyadah Tidak Pernah Salah.
>
> - Jika Qiyadah Salah Lihat No. 1.
>
> sama saja mau di PKS atau di NII. Qiyadah dianggap seperti, Wali, Ulama,
>
> Malaikat dst.
>
> 11. Sama-sama otoriter, membangun kultus individu, tidak membangun sistem
>
> yang baik dan sehat.
>
>
>
> II. Selain, keterkaitan sejarah, tokoh-tokoh NII dulu malah jadi qiyadah di
>
> PKS. Dulu, Jamaah ikhwan didirikan oleh 4 orang: Hilmi Aminuddin(ketua) ,
>
> Salim segaf, Ust. Baharmus, Ust. Syakur (alm.). Sebelum dibaiat menjadi
>
> anggota IM, mereka terlebih dulu dibaiat menjadi anggota NII oleh HA. Jadi
>
> HA menciptakan IM ala Indonesia, bukan yg sesuai dengan IM Mesir.
>
>
>
> III. HA. pernah dipenjara zaman soeharto karena terlibat gerakan NII. dan
>
> peristiwa Tanjung Priok. tapi kemudian dibebaskan.
>
>
>
> IV. Dulu ketika, jamaah masih awal-awal berdiri tahun 1980-an, HA sudah
>
> bangun rumah mewah tingkat tiga di kali malang, jakarta. yang kemudian
>
> menjadi bahan pembicaraan ikhwah-ikhwah yang tinggal di sekitarnya.
> Mobilnya
>
> pun pada waktu itu tahun 1980-an sudah berjejer.. jadi ini bukan merupakan
>
> suatu hal yang baru. Ini sudah menjadi watak dan karakter HA. qiyadah macam
>
> apa itu? Hasan Al Banna ketika ditanya mengapa naik kereta kelas ekonomi?
>
> dia menjawab karena tidak ada kelas yang lebih rendah dari ekonomi. Hasan
> Al
>
> Banna pun syahid kemudian. kenapa nilai2 IM bisa berbeda 180 derajat dengan
>
> PKS? karena PKS (HA) lebih condong pemikirannya ke NII dibanding IM.
>
> penyakit lama kumat lagi.
>
>
>
>
>  
>

Kirim email ke