Untuk Jadi Manusia Beradab Tak Perlu Islam !!!
                                                         
Kita sama2 tahu banyak sekali ajaran2 Islam yang maha biadab, satu diantaranya 
adalah merajam wanita pezinah, merajam pelacur, memotong tangan pencuri dan 
yang paling diluar perikemanusiaan adalah mutilasi kelamin wanita dengan 
istilah "sunat".

Jangan dilupakan, jihad itu adalah kewajiban setiap umat Islam untuk menterror 
umat yang bukan Islam dan juga umat sesama Islam yang dituduhnya murtad.

Marilah kita semua renungkan, bahwa United Nation atau Perserikatan Bangsa2 
telah menetapkan bahwa setiap negara berkewajiban melindungi dan 
mensejahterakan rakyatnya, inilah satu persyaratan penting bagi setiap negara 
yang ingin menjadi anggauta UN.  Dalam kaitan ini, apa yang dilakukan 
pemerintah melalui MUI terhadap umat Islam Ahmadiah??  Mereka diusir dari tanah 
milik mereka, rumah mereka dibakar, harta benda mereka dijarah, dan akhirnya 
diusir tak boleh tinggal di Indonesia.  Biadab enggak tuh ???

Padahal kalo kejadian ini terjadi di Amerika, maka korban2 kekerasan ini 
menjadi beban pemerintah, dan karena merugikan pemerintah dan ekonomi secara 
keseluruhan, maka pelaku2nya pasti ditangkap tidak seperti di Indonesia malah 
yang ditangkap justru yang jadi korban2nya itu.

Naaah.... itu baru contoh sesama Islam dari Ahmadiah, lalu bagaimana nasib 
uztad Rony yang dihukum penjara 5 tahun karena mengajarkan pengikut2nya cara2 
shalat berbahasa Indonesia....  itu khan seharusnya urusan internal sang uztad 
dengan murid2nya, kenapa MUI harus ikut2an???

Lebih parah lagi, amoy2 diperkosa secara massal tak satupun pelakunya ditangkap 
bahkan dilindungi.  Bukan cuma itu, toko2 Cina dijarah kemudian dibakar, 
pemiliknya kalo tidak sempat melarikan diri akan mati dibunuh.

Apakah ajaran Islam seperti ini bisa dianggap beradab???  Tentu tidak ya....  
itu namanya biadab.  Dan ini benar2 ajaran Islam, setiap orang bisa membacanya 
dalam Quran tanpa perlu masuk Islam dulu, tanpa perlu beriman kepada Allah, dan 
tak bisa ditafsir sebagai agama kasih sayang.


> "abas_amin08" <abas_ami...@...> wrote:
> AA: Kamu ngaku Islam ? tapi tak tahu
> tentang Islam ? kecuali mungkin sebagian
> saja terutama yang tak boleh menyembah
> berhala, harus memerangi orang Zalim,
> Penguasa serakah yang koruptor @ kemudian
> diplesetkan sebagai memusuhi agama lainnya.
> Larangan itu kan terbatas untuk Umat
> Islam ? Tak menyangkut orang lain; kalau
> masih mau menyembah patung ya silakan saja.
> 


Larangan yang melanggar HAM haruslah dilarang tak peduli orang Islam sekalipun.

Jangan mendholimi sesama umat dari aliran Ahmadiah, tidak seorang Islam-pun 
berhak menghukum apa yang dipercaya umat Ahmadiah, apalagi menjarah harta 
bendanya, membakar mesjidnya, kemudian menghalalkan darahnya dengan fatwa !!!  
Jelas meskipun sama2 Islam tetapi HAM tetap melindunginya.  Perlindungan HAM 
tidak ada batasnya, bahkan pelanggaran HAM oleh negara sekalipun pasti akan 
dihukum masyarakat dunia seperti halnya Irak dan Afghanistant.

Irak dibawah Sadam Hussein tidak berhak menjarah kerajaan Kuwait dengan cara 
orang2 diluar Islam tidak berhak turut campur urusan sesama Islam.

Anda menganggap kalo mau menyembah patung silahkan saja, tetapi Taliban di 
Afghanistant menghancurkan patung2 itu, kenapa umat Islam diam saja ???  
Perbuatan Taliban itu halal dan diwajibkan dalam Islam, jadi jangan salahkan 
orang lain yang menganggap Islam itu agama biadab karena memang mengajarkan 
tindakan2 biadab !!!

Kalo masyarakat dunia menentang kebiadaban janganlah dituduh sebagai benci 
Islam !!!

Untuk menegakkan HAM tak perlu anda mengerti Islam.
Untuk menjadi orang baik tak perlu anda menyembah Allah.
Untuk menyayangi sesama manusia meski beda agama tak perlu Quran.
Untuk melindungi HAM setiap orang tak perlu Syariah Islam.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke