T = Maaf ya kakak-kakak semuanya!!! aku ikut nimbrung disini... aku agak greget 
baca yang "Allah sebagai kesadaran tinggi (higher self)" tentang isinya ITU 
LHOOOO...

J = Tidak ada larangan untuk greget, so?

T = Menurut aku, udah gak diragukan lagi tentang ke_Nabian RASUL MUHAMMAD 
S.A.W. apa yang disampaikan oleh beliau adalah benar.

J = Tentu saja benar, siapa bilang itu salah? Tetapi apa yg anda percayai 
sebagai "benar" (dalam tanda kutip) itu berada di dalam domain pribadi, domain 
belief system, adanya di dalam pikiran anda sendiri, dan bukan di dalam domain 
publik (kemasyarakatan)

Masyarakat Indonesia ini plural, majemuk, dan memiliki berbagai macam belief 
systems. Ada yg percaya kepada Muhammad, ada yg percaya kepada Yesus, ada yg 
percaya kepada Buddha, ada yg percaya kepada Ganesha, ada yg percaya kepada 
Kanjeng Ratu Kidul, dan ada juga yg tidak percaya kepada apa-apa.

Semua kepercayaan itu benar, siapa bilang salah? Tetapi benarnya di dalam ruang 
lingkup pribadi orang yg mempercayainya. Namanya domain pribadi. 

Orang lain bisa saja tidak percaya kepada Kanjeng Ratu Kidul, dan itu tidak 
apa-apa. Saya bisa bilang bahwa Kanjeng Ratu Kidul itu mitos saja, dan arti 
sesungguhnya ditemukan dalam makna simbolik, dan bukan secara harafiah. Saya 
juga bisa berpendapat yg sama tentang Yesus, Muhammad, Buddha, Ganesha, dsb... 
Saya bisa bilang bahwa saya tidak percaya segala macam iklan dari agama-agama 
yg mempercayai mereka.

Apa yg saya ungkapkan merupakan pendapat saya sendiri. Kita semua memiliki apa 
yg namanya Hak Azasi Manusia (HAM), dan ada yg namanya HAM Kebebasan 
Berpendapat (Free Speech). Saya sendiri tidak bilang orang lain salah dan saya 
benar, atau orang lain benar dan saya salah. Yg saya bilang bahwa kita memiliki 
HAM Kebebasan Berpendapat (Free Speech) dan HAM Kebebasan Beragama (Religious 
Freedom).

T = Kakak pernah ikut training ESQ blom??? Coba ikut y!!! Kakak akan menemukan 
tentang apa yang sebenarnya terjadi di alam ini... kak. AL-QUR'AN itu adalah 
kalam ALLOH S.W.T yang diturunkan kepada nabi MUHAMMAD S.A.W untuk disampaikan 
kepada seluruh umat manusia,,, segala apa yang ada di dalam AL-QUR'AN adalah 
kebenaran yang hakiki... AL-QUR;AN adalah sumber dari segala sumber dan 
merupakan pegangan hidup ummat manusia

J = Saya tidak pernah ikut ESQ dan tidak tertarik untuk ikut karena saya tahu 
ESQ itu isinya manipulasi atau rekayasa saja. Anda akan dituntun untuk 
merasakan segala macam yg disugestikan kepada anda. ESQ itu sugesti.

T = BUKAN AL-QUR'AN UNTUK ISLAM. BUKAN ISLAM UNTUK AL-QUR'AN. TETAPI ISLAM DAN 
AL-QUR'AN UNTUK DUNIA

J = Yg anda tulis adalah belief system, mungkin dimasukkan ke dalam pikiran 
anda ketika anda ikut training ESQ . Anda bisa percaya belief system se-aneh 
apapun, itu HAM Kebebasan Beragama. 

Tetapi tentu saja saya akan bilang bahwa apa yg anda tulis itu omong kosong 
belaka. Omong kosong karena saya mengerti proses penciptaan agama-agama, dan 
juga proses bagaimana agama-agama itu berusaha mempertahankan dirinya, dengan 
melakukan cuci otak terhadap orang-orang seperti anda.

Ada yg bisa tercuci otaknya karena mau which is oke saja. It's your own life. 
Ada juga orang yg sudah tercuci otaknya dan berhasil membebaskan diri dan 
akhirnya merasa ditipu oleh agama-agama itu (bisa agama apa saja). 

T = Lihat saja negeri Jepang (yang konon dulu bersatu dengan Cina sehingga 
rasulullah memerintahkan agar kita belajar ke Cina yang dalam artian bisa jadi 
Jepang) yang begitu kuat memegang prinsip-prinsip BUSHIDO/KAIZEN, yang 
sebenarnya tidak lain adalah ASMAUL HUSNAH... 

J = Yg anda tulis itu sahibul hikayat alias kibul-kibulan orang yg jualan 
agama. Tentu saja anda bisa percaya sahibul hikayat itu yg adanya di dalam 
domain belief system, domain pribadi. Tetapi kalau anda bawa ke forum publik 
seperti ini, maka saya akan bilang terus terang: itu nonsense, omong kosong.

Walaupun anda membawa-bawa nama agama dan Allah, saya akan bilang bahwa itu 
omong kosong. Pembodohan massal.

Asma ul Husna merupakan pemikiran tentang asma Allah. Itu semuanya merupakan 
pemikiran belaka, konsep belaka. Dan itu buatan manusia belaka. Bahkan Allah yg 
dibawa-bawa itu cuma konsep belaka, pemikiran belaka.

Kalau anda mengenal Allah, maka anda tidak akan sesumbar tentang Allah, anda 
tidak akan jualan agama. Kalau anda mengiklankan agama yg terakhir dan 
sempurna, lengkap dengan nabi dan Allah-nya, maka jelas anda menjual konsep 
saja, pemikiran saja.

Pada pihak lain, tentu saja anda juga berhak untuk jualan agama dan Allah, 
tidak ada larangan untuk itu, namanya HAM juga. Tetapi orang lain juga berhak 
untuk komentar betapa ngawurnya agama yg anda anut.

Saya sendiri tidak membela atau menyudutkan satu agama tertentu. Saya bilang 
semua agama-agama itu jualan konsep mereka sendiri, termasuk tentang konsep 
Allah mereka. Kalau mau dipercaya, ya boleh saja. Tetapi kalau mau tidak 
percaya juga boleh saja. Anda ini memiliki HAM untuk beragama apa saja ataupun 
untuk tidak beragama. 

T = Saya ingin menegaskan bahwa ISLAM ADALAH AGAMA YANG BENAR DAN TIDAK ADA 
KERAGUAN DIDALAMNYA RASUL MUHAMMAD ADALAH UTUSAN ALLOH SEBAGAI 
(RAHMATANLIL'AALAMIIN) AL-QUR'AN ADLAH KALAM ALLOH UNTUK PEDOMAN HIDUP UMMAT 
MANUSIA,,,

J = Yg anda tulis adalah belief system anda pribadi, adanya di domain pribadi. 
Anda tidak bisa memaksakan apa yg anda percayai kepada orang lain. Saya sendiri 
akan bilang bahwa apa yg anda tulis di atas adalah suatu yg ngawur. Rekayasa 
belaka untuk jualan agama dan Allah.

T = Kakak jangan sekali-kali berkomentar kalau belum tahu apa yang sebenarnya 
terjadi,,, jangan pernah hina agamaku,,, nabiku,,,kitabku,,, dan alloh ku,,,

J = Saya tidak menghina siapapun. Saya cuma mengucapkan apa yg menjadi HAM yg 
ada di diri saya, yaitu namanya HAM Kebebasan Berpendapat (Free Speech).

Tetapi anda telah di-cuci otak sehingga anda merasa semua orang harus bilang 
bahwa anda memegang kepercayaan yg benar, dan tidak boleh "dihina".

Siapa yg menghina anda? Saya cuma bilang bahwa apa yg anda percayai itu omong 
kosong belaka. Anda mau percaya omong kosong itu merupakan HAM yg ada di anda. 
Orang lain yg tidak mau percaya juga memiliki HAM untuk tidak percaya.

Kalau anda menuntut dihormati gara-gara segala macam sahibul hikayat tentang 
Allah anda yg luar biasa dan megalomaniak itu, maka menurut saya anda harus 
ikut training lagi.

Namanya training tentang pengertian HAM (Hak Azasi Manusia). Dalam training 
HAM, anda akan diajarkan bahwa ada yg namanya domain pribadi di mana anda akan 
bisa percaya apapun. Anda mau menyembah Kuntilanak juga tidak dilarang. Tetapi 
kalau anda menyembah Kuntilanak, lalu anda merangkai kisah tentang Kuntilanak 
yg menciptakan dunia dan membawa rahmat bagi seluruh dunia sehingga tidak boleh 
dikomentarin oleh orang lain, maka namanya anda sudah keluar batas.

So, cukup mengerti bukan?

Saya jawab pertanyaan anda ini karena saya banyak bertemu dengan anak-anak yg 
berusia muda dan telah di cuci otak oleh oknum-oknum agama yg tidak 
bertanggung-jawab. Anda ini termasuk orang yg telah dicuci otaknya sehingga 
menjadi seperti orang kalap ketika agamanya ditelanjangi.

Semua agama itu bisa ditelanjangi dan terbuka lebar bisa dilihat oleh semua 
orang bahwa segalanya itu buatan manusia belaka. Yg anda tulis tentang Allah 
blah blah blah semuanya merupakan buatan manusia, rekayasa belaka.

Tetapi agama itu ingin mencari pengikut seperti anda bukan? Sehingga akhirnya 
anda lalu diajari bahwa orang lain tidak boleh menelanjangi agama anda. Pedahal 
agama anda itu telanjang, semua orang bisa lihat. Kalau kita mau jujur dan apa 
adanya, tanpa pamrih, tanpa niat apapun, maka kita bisa melihat dengan jelas 
bahwa semua agama itu buatan saja, buatan manusia belaka.

Sekali lagi, dalam perspektif Hak Azasi Manusia (HAM) di abad 21 M ini, segala 
agama dan kepercayaan memiliki harkat dan derajat yg sama, yaitu semata-mata 
merupakan belief system belaka yg adanya di dalam domain pribadi. Ada ratusan 
agama dan kepercayaan di bumi ini, dan sebagian ada juga yg petantang petenteng 
sebagai agama megalomaniak. 

Yg petantang petenteng itu bukan agama sebenarnya, melainkan penganutnya. Agama 
itu benda mati dan tidak bisa apa-apa, yg bisa apa-apa itu manusia yg menganut 
agama. So, ada sebagian penganut agama yg terhinggapi oleh waham (delusion) 
bahwa mereka memegang agama yg terakhir dan sempurna dari Allah, sehingga 
merasa berhak untuk dihormati oleh orang-orang lain yg akan masuk neraka karena 
tidak percaya agama itu. 

Pedahal Allah itu cuma konsep saja yg diciptakan oleh manusia. Sama saja 
seperti Kuntilanak yg juga merupakan konsep saja. Pedahal anda mau percaya 
kepada Allah ataupun Kuntilanak tidak akan menyebabkan anda menjadi manusia yg 
lebih superior ataupun lebih inferior. Anda tetap akan menjadi manusia 
biasa-biasa saja. 

Kalau anda menyembah Kuntilanak, maka itu HAM yg ada di diri anda, namanya HAM 
Kebebasan Beragama. Kalau anda menyembah Allah, maka itu juga HAM yg sama. Dan 
saya atau siapapun juga berhak untuk percaya ataupun tidak percaya kepada 
konsep Allah ataupun Kuntilanak yg anda percayai, walaupun tentu saja anda 
mungkin akan tergoda juga untuk meminta agar saya menghormati kepercayaan anda 
terhadap Kuntilanak, kalau anda ternyata telah benar merasakan begitu baiknya 
Kuntilanak terhadap anda.

Tetapi tentu saja saya akan tetap menolak dengan alasan yg sama. 

Baik anda membawa argumen atas nama Allah ataupun Kuntilanak, saya tetap akan 
bilang bahwa segalanya itu merupakan belief system, dan adanya di dalam domain 
pribadi. Anda itu berhak untuk percaya kepada apapun, dengan argumen apapun. 
Tetapi tentu saja segalanya berlaku untuk anda saja dan tidak berlaku bagi 
orang lain, walaupun mungkin anda juga tetap akan meronta-ronta ingin dihormati 
kepercayaan anda terhadap Kuntilanak itu dengan alasan bahwa Kuntilanak membawa 
rahmat bagi seluruh dunia.

Pada pihak lain, saya menyodorkan pengertian bahwa ada Allah yg asli, baik 
disebut dengan nama apapun, dan adanya di dalam kesadaran anda sendiri. Allah 
yg asli itu adanya di dalam kesadaran anda dan tidak perlu anda gembar-gembor 
tentangnya. Cukup anda rasakan saja. 

Dan Allah sebagai kesadaran tinggi (higher self) itu ada di semua orang, baik 
yg percaya kepada Kuntilanak ataupun kepada Allah. Bahkan, kalau anda sudah 
bisa merasakan kesadaran tinggi itu yg lebih dekat kepada kesadaran anda 
dibandingkan dengan urat leher anda sendiri, maka akhirnya anda akan tertawa 
sendiri ketika menyadari segala sikap kekanak-kanakan anda di masa lalu ketika 
anda petantang petenteng jualan agama dan Allah-nya yg cuma konsep saja. 

Pedahal Allah yg asli itu bukan konsep, dan tidak perlu digembar-gemborkan. 
Rasakan saja Allah sebagai kesadaran tinggi yg lebih dekat kepada kesadaran 
anda daripada urat leher anda sendiri itu. Allah sebagai kesadaran tinggi 
adanya di dalam kesadaran anda sendiri.

Masa depan anda masih panjang, dan saya percaya anda akan terus belajar dan 
akhirnya mengerti bahwa apa yg saya tulis ini untuk kebaikan kita semua, 
terutama untuk generasi anda yg, mungkin, bisa tertipu oleh segala macam 
rekayasa agama untuk sesaat tetapi, insyaallah, akan bisa melepaskan diri dan 
menjadi diri anda yg sesungguhnya suatu saat nanti.

Insyaallah amin.

Leo
@ Komunitas Spiritual Indonesia 
<http://groups.yahoo.com/group/spiritual-indonesia>.






      New Email names for you! 
Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and @rocketmail. 
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

Kirim email ke