BANG HATI_NURANI, sebenarnya anda dan semua orang yg makan pendidikan
tau arti RIBA - yaitu memungut keuntungan yg berlebih2an sering disebut
dlm bahasa keseharian sbg 'Lintah darat'. Aku pasti itulah yg dilarang
oleh ayat Al Qur'an sayangnya orang2 yg fanatikun dan buta
ekonomi-perdagangan merubahnya menjadi larangan memungut bunga yg wajar.

Kalo seandenya anda anda mempunyai sebuah bank, ato koperasi - apakah
anda akan memberikan pinjaman kpd nasabah ato anggota tanpa memungut
biaya apapun? Lalu apakah bank anda juga tidak memberikan bunga kpd
mereka yg mendepostiokan uang mereka? Tentunya pemilik modal akan
menitipkan uangnya di bank2 yg memberikan bunga yg wajar dan bank anda
akan tidak banyak mendapatkan nasabah yg mau titip uangnya dan tidak
memperoleh bunga.

Kalo ternyata jumlah nasabah yg punya duit tidak titip uang mereka ke
bank anda dari mana bank anda dapat memberikan pinjaman kpd nasabah yg
memerlukan modal?

Yg terjadi dg bank2 slami ialah bhw mereka berdusta - mempraktekkan Al
Taqiyya - dan memungut bunga tetapi tidak menyebutnya sbg bunga tapi sbg
'bagi keuntungan' ato some such stupid terms.

EGP kalo banyak manusia bodoh bin dungu mau titip uangnya di bank2 yg
tidak memberikan bunga yg wajar.

Gabriela Rantau

--- In zamanku@yahoogroups.com, hati_nurani_2...@... wrote:
>
>
>
> Kalau kita mau jujur, dalam alkitab juga melarang Riba, jadi masalah
Riba antara MUSLIM dan Pengikut ALKITAB mestinya tidak ada per bedaan.
Hanya PENGIKUT ALKITAB yang Munafik saja yang mencoba "menerobos" supaya
RIBA itu diperbolehkan.
>
> Dalam ISLAM riba adalah jelas, Kelebihan dari suatu tukar menukar
tanpa ada "jasa" yang menyertai. Atau KETIDAK SEIMBANGAN antara tukar
menukar adalah Riba.
>
> Dalam Hadist disebutkan, tukar menukar antara KAMBING GEMUK dengan
KAMBING Kurus adalah RIBA yang dilarang. Kelebihan antara GEMUK dengan
Kurus atau ketidak seimbangan ini adalah RIBA. Dalam hadist Nabi, contoh
sederhana tukar-menukar kambing yang kurus dan gemuk dilarang adalah
bukti ketidak seimbangan tukar menukar.
>
> Pinjam 100 kembali 110 adalah Riba, kalau Selisih 10 ini tidak
diimbangi oleh "jasa" yang sepadan.
>
> Termasuk RIBA adalah 'meminta uang' tanpa memberi imbalan yang
seimbang dengan jasa yang diberikan.
>
> Islam pada intinya mengecam pemborosan/in efisiensi dan atau biaya
tinggi yang tidak ada outputnya.
>
> salah satu in efisiensi dalam islam adalah LARANGAN seseorang yang
memiliki tanah tetapi tanah tersebut tidak Digarap atau tidak produktif.
>
> Salah satu alasan RIBA dilarang, karena dengan adanya BUNGA/RIBA, maka
orang ENGGAN menggunakan uangnya secara Produktif, dan lebih memilih
"membungakan" uang. dan ini yang di cegah oleh ISLAM.
>
> Orang MENABUNG sangat di dukung oleh ISLAM, asal tabungan tersebut
untuk hal-hal yang produktif, Bukan untuk MENUMPUK HARTA. makanya adalam
ISLAM, harta yang tidak PRODUKTIF atau HANYA disimpan ( contohnya
menyimpan Emas), maka Emas tersebut setiap tahun harus di potong dengan
ZAKAT. hal ini memacu orang, agar harta tidak disimpan dalam bentuk EMAS
( harta yang diam tidak produktif), tetapi uang tersebut harus di
putarkan.
>
> Secara ilmu ekonomi sederhana, pendapatan nasional akan meningkat
kalau investasi meningkat dan atau konsumsi meningkat.
>
> Y = C+ I. kalau I=S maka ini di anjurkan oleh ISLAM, tetapi kalau I<
S, maka ini akan tidak produktif dan akan menghambat pertumbuhan
ekonomi.
>
> Jadi bunga sebagai hasil dari S ( Tabungan) inilah yang dilarang oleh
ISLAM,
>
> Indahnya ISLAM dan ISLAM sesuai dengan prinsip ekonomi abad modern.
>
> Salam,
>
>
> --- On Sat, 3/7/09, gkrantau gkran...@... wrote:
>
>
> From: gkrantau gkran...@...
> Subject: [zamanku] Re: Cita2 Syariah Islam = Menghancurkan Kebangsaan
!
> To: zamanku@yahoogroups.com
> Date: Saturday, March 7, 2009, 11:25 PM
>
>
>
>
>
>
> TOLONG PETROMAX-nya! Mnrt Al Qur'an yg dilarang ialah RIBA artinya
mengambil bunga/ interest secara berlebihan, melipat-gandakan pinjama.
>
> Spt seharusnya disadari oleh semua pihak sebuah bank tidak mungkin
menjalankan kegiatan perbankannya tanpa memungut biaya ato fees. Fees yg
wajar ini diperoleh dl
> --- In zama...@yahoogroups .com, "tawangalun" tawangalun@ ..> wrote:
> >
> > Biasanya apa yang dilarang itu ada unsur kesaingan juga.Amerika
numpas komunis,opo komunis itu elek?Tapi walaupun pemerintahan dg hukum
syariah masih jauh kan lumayan Bank2 Syariah sudah banyak
muncul,ditengarai adanya krisis finansial global sekarang ini akibat
praktek ribawi.Sudah ada ahli pikir2 yang ngumpul di Eropa mbahas apa
akar masalah tsb tapi gak ada solusi.
> >
> > Shalom,
> > Tawangalun.
> >
> > - In zama...@yahoogroups .com, "Hafsah Salim" muskitawati@ wrote:
> > >
> > > > kamal mustakmal <kmustakmal@> wrote:
> > > > Karena itu wajib hukumnya bagi setiap
> > > > MUSLIM memperjuangkan berdirinya negara
> > > > dengan SISTEM ISLAM agara semua masyarakat
> > > > bisa dilindungi. baik MINORITAS apalagi
> > > > MAYORITAS.
> > > >
> > >
> > >
> > > Dunia sudah jelas menolak Syariah Islam, jadi tak usah berbohong
terhadap realitas. Islam memusuhi agama2 lainnya, memusuhi agama Buddha,
bahkan memusuhi patung2 Buddha yang justru dilindungi diseluruh dunia.
Bahkan Islam itu saling membunuh, hanya Syariah Islam yang mengenal
fatwa menghalalkan darah sesama Islam dari Ahmadiah, Syiah, dan
lain2nya. Syariah Islam melanggar HAM sehingga Terror2 Jihad Syariah
Islam ditumpas diseluruh dunia.
> > >
> > > Negara Demokratik justru menegakkan HAM tidak membedakan manusia
dari agamanya, semua agama sama tidak ada yang lebih mulia dan tidak ada
yang dihinakan seperti dalam Syariah Islam.
> > >
> > > Ny. Muslim binti Muskitawati.
> > >
> >
>

Kirim email ke