Presiden Sudan Itu Bukan Orang Amerika Tapi Arab Islam
                                                    
Tentara Sudan yang sekarang membantai rakyat Afrika penyembah berhala ini 
bukanlah tentara Amerika, bukan tentara Kristen, juga bukan tentara Yahudi, 
mereka semuanya adalah bukan tentara melainkan orang2 Arab yang fanatik Islam 
yang bersenjata lengkap yang membunuhi rakyat jelata yang tidak bersenjata yang 
kesemuanya orang2 Afrika penduduk aseli yang mau dirampas tanahnya sebagai 
tanah milik Syariah Islam Arab.

Wajar kalo pengadilan Internasional secara adil menjatuhkan vonis sebagai 
penjahat perang kepada Presiden Arab Sudan !!!  Dia dinyatakan sebagai penjahat 
perang karena memerangi rakyat yang tidak memerangi.

Jadi beda dengan Israel, karena Israel berperang melawan mereka yang memerangi 
negeri dan tanah airnya yang diserang roket2.

> "tawangalun" <tawanga...@...> wrote:
> Israel yang membantai ribuan wanita
> dan anak2 di Gaza kemarin, Presiden
> dan PMnya tidak ditangkap/diadili.

Anda itu harusnya sadar, bahwa kejujuran sangat dihargai.  Renungkanlah dengan 
adil, Israel itu bukan membantai melainkan berperang.  Dan yang terbantai itu 
semuanya dalam posisi memerangi tentara pasukan Israel.  Bahkan untuk 
membuktikannya, foto2 tersedia, bahkan penyidik dari UN juga datang dan 
terbukti semua gedung yang dihancurkan yang membawa korban wanita dan anak2 itu 
memang dipasangi roket launcher yang menyerang negara Israel.

Israel berperang untuk bela diri, bahkan anda bisa baca sendiri di Quran bahwa 
orang Yahudi harus musnah dari muka bumi.  Lalu bagaimana perasaan anda kalo 
anda yang jadi orang Yahudi, bersediakah anda dibunuh untuk nasib anda yang 
tidak bersalah ???

Kenapa orang Yahudi harus dibunuh berdasarkan Quran ????  Disinilah butuh 
kejujuran yang tinggi, bahwa kalopun anda yang jadi orang Yahudi malah lebih 
kejam lagi dari Israel, contohnya saja sikap anda kepada sesama muslim sendiri 
umat Ahmadiah.


> Lah presiden Sudan yang Muslim yang
> melawan pemberontak Kristen di sana
> justru diadili dan dijadikan buron.
> Ummat Islam harus bersatu dalam melawan
> ketidak-adilan ini. Jika perlu keluar
> dari PBB.


Di Sudan tidak ada pemberontakan Kristen, karena orang2 Kristen itu tak boleh 
jadi tentara, karena Presiden Sudan itu adalah orang Arab yang beragama Islam 
sedangkan orang Sudan adalah orang Afrika yang beragama berhala bukan Kristen.  
Mereka dibunuh tentara Arab Islam Sudan karena mereka menyembah berhala.

Perbuatan presiden Sudan yang Arab ini jelas sama seperti ulah Arab palestina 
yang mau memusnahkan Yahudi.

Di Sudan tidak ada tentara Amerika, jadi tak bisa anda memfitnah urusan minyak. 
 Memang negara Amerika butuh minyak tapi bukan dengan cara merampok melalui 
pembunuhan massal seperti yang diajarkan Quran yang menghalalkan merampok 
orang2 Yahudi.

Yang menjatuhkan vonis presiden Arab Sudan ini sebagai penjahat perang bukanlah 
Amerika, juga bukan orang Yahudi, juga bukan orang Cina, juga bukan orang India 
ataupun orang Hindu, melainkan pengadilan Internasional yang anggauta2nya 
adalah negara2 diseluruh dunia.  Jadi kalo mau keluar dari UN atau PBB, 
silahkan saja keluar tapi jangan melakukan pembunuhan massal kepada rakyat 
pribumi pemilik tanah airnya yang seharusnya berdaulat.

Rakyat Sudan ini sama seperti nasib orang Yahudi di Israel yang mau diusir 
Islam dari tanah airnya sendiri sambil dituduh sebagai penjajah yang harus mati 
dimusnahkan dari muka bumi ini.

Juga silahkan umat Islam bersatu karena ajaran Islam bukan mempersatukan Islam 
tapi saling membantai sesama Islam seperti pembantaian umat Ahmadiah, seperti 
pembantaian umat Syiah, seperti pembantaian umat Kurdi, seperti pembantaian 
umat Sunni, dan demikianlah Islam sebagai ajaran sempurna untuk memecah belah 
Islam dalam arena pembantaian saling membantai sesamanya.

Naaah..... yang dibantai presiden Arab Sudan yang Islam ini bukan cuma orang2 
Afrika yang menyembah berhala, juga orang2 Afrika yang beragama Islam juga 
dibantainya, juga orang2 Afrika yang beragama Kristen sama2 dibantainya.  
Mereka dibantai karena tanah mereka itulah yang mau dirampas dan dijadikan hak 
milik Islam yang Arab.

> AS yang telah sukses merampok minyak, gas,
> emas di banyak negara2 Islam termasuk
> Indonesia sehingga ummat Islam hidup dalam
> kemiskinan sekarang tengah mengincar minyak
> dan gas Sudan.
> 


Kembali anda menyebar fitnah kalang kabut, yang jelas Amerika adalah pedagang 
bukan perampok.  Di-mana2 minyak itu dibeli Amerika bukan dirampok.  Juga di 
Indonesia, kalo anda tidak percaya silahkan saja tanya kepada pemerintah anda, 
tanyakan kepada MUI karena MUI itu khan ke Caliphan Islam di Indonesia.  Semua 
sumber alam Indonesia dijual kepada Amerika oleh pemerintahan yang resmi 
sehingga janganlah memfitnah menuduh merampok.

Yang menduduki Sudan itu Islam Arab penjajah bukan tentara Amerika, gimana tuh 
tingkat kejujuran anda yang selalu takut menghadapi kebenaran dan kenyataan.

Kalopun Amerika mau mengincar sumber minyak Sudan, maka bukan caranya dengan 
membantai rakyat Sudan.  Naaah.....  yang sedang dibicarakan disini bukan tawar 
menawar atau negosiasi minyak melainkan yang dibicarakan ini adalah pembantaian 
rakyat Sudan yang masih menyembah berhala oleh tentara pasukan Arab mujahidin 
yang memaksakan agama Islam dibumi Afrika.

Anda menjadikan Amerika se-olah2 serba salah, tidak berperang dituduh takut, 
tapi kalo kirim tentara memerangi Terror2 Arab Islam dituduhnya mendholimi !!!  
Jadi maunya gimana supaya Islam itu tidak membantai mereka yang bukan Islam 
????  Bahkan masuk Islam pun ternyata juga dibantai, bahkan yang turun temurun 
sudah Islam seperti umat Ahmadiahpun tidak boleh hidup ditanah airnya, tapi 
halal untuk mati dimana saja.

Amerika tidak pernah takut kepada negara Islam manapun juga didunia ini.  
Negara Islam boleh kuat, tapi tidak boleh memusnahkan negara lain yang bukan 
Islam maupun negara yang Islam sekalipun.

Keberanian Amerika sudah dibuktikan dalam perang melawan terrorist Jihad yang 
dibantu Allah.  Bahkan kepada Allah sekalipun, Amerika sedikitpun tidak ada 
rasa takut, apalagi kepada penyembah Allah yang ketakutan tidak kebagian pahala 
dari Allah pembohong ini.

Ny.Muslim binti Muskitawati.






Kirim email ke