> hati_nurani_2...@... wrote:
> Bening :
> Tetapi Fakta kan berbicara, apakah
> Bank Syariah hilang atau bertumbuh.
> Bahkan kenapa Bank "KAFIR" justru
> ramai-ramai membuka Unit Syariah.
> ini saja sudah 'mematahkan'  berbagai
> macam tulisan diatas.

Benar faktanya orang2 kafir rame2 membuka bank Syariah, sebabnya jelas karena 
untung meskipun merugikan umat pendukung Syariah.  Dan inilah buktinya bahwa 
Bank Syariah sebetulnya diciptakan oleh orang kafir untuk menipu umat Islam 
sehingga bisa "mematahkan" bahwa riba yang haram bisa dihalalkan asal bisa 
menggantinya istilah riba dengan istilah yang bisa diterima halal misalnya 
pembagian keuntungan.

> Kalau tulisan anda Benar, bahwa
> Bank Syariah akan 'mati' karena
> 'sepi peminat', lantas kenapa
> Bank "kafir" ramai-ramai buka
> Unit Syariah ???


Tepat sekali, tak mungkin Bank Syariah akan mati karena meskipun kelihatannya 
"sepi peminat" tetapi diminati oleh umat Islam.  Yang tidak berminat itu 
hanyalah mereka yang memandang keduniaan saja dan mengejar kekayaan.  
Sebaliknya kalo sudah diracuni ajaran Islam, tidak boleh mengejar keduniaan 
tetapi wajib mengorbankan dunianya dan dunia orang lain untuk bekal pahala 
kesorga.

Jadi melalui Bank Syariah orang2 kafir mengejar nikmat keduniaan yang tidak 
kekal ini, dan melalui Bank Syariah juga umat Islam mengorbankan segalanya demi 
akhirat yang lebih abadi dan kekal.

Entah cara berpikir mana yang lebih anda anggap benar, bagi saya cukup membuka 
prespektif yang netral untuk anda semua memilihnya yang terbaik bagi anda.  
Pemikiran andalah tempat anda menggantungkan nasib anda, apakah Bank Syariah 
bermanfaat bagi anda tentunya tergantung tujuan hidup anda sendiri bukan ???  
Orang2 kafir yang membangun dan menciptakan Bank Syariah hanyalah menambah 
pilihan bagi anda, karena itulah bank konvensional dan bank Syariah tetap 
dimilikinya untuk anda memilihnya.

Karena kalo mau berdasarkan ajaran Syariah Islam, baik bank konvensional maupun 
bank Syariah keduanya harus dilarang karena keduanya adalah alat untuk berjudi 
uang, adalah alat untuk memperdagangkan uang, dan diharamkan keduanya berdiri 
bersama karena pemiliknya sama2 orang kafir.  Sebagai penegak HAM tentunya saya 
berdiri diatas HAM yang bukan Syariah Islam.  Berdasarkan HAM, setiap umat 
dilindungi pilihannya.

Ny. Muslim binti Muskitawati.



Kirim email ke