http://www.poskota.co.id/news_baca.asp?id=53661&ik=2



20 Istri Sewaan Ditangkap Polisi 


Sabtu 21 Maret 2009, Jam: 10:02:00 
BOGOR (Pos Kota) - Dua puluh perempuan yang buka praktek kawin kontrak alias 
menjadi istri sewaan siap melayani bulan madu di kawasan Puncak ditangkap oleh 
Polsek Cisarua, Kamis (19/3) malam. 

Para penjaja cinta itu digelandang dari Gang Sempit dan Kampung Baru Jeruk, 
Warung Kaleng, Tugu Utara, Kecamatan Cisarua, Bogor. 

Mereka dari Sukabumi, Cianjur, Bandung, dan Bogor. Kalau proyek kawin kontrak 
dengan pria asal Timur Tengah (Timteng) sepi, wanita ini turun gunung masuk ke 
lokalisasi atau tempat hiburan malam. 

Menurut Aji ,37, warga Warung Kaleng, wanita yang menjalani kawin kontrak 
dengan pria asal Timteng biasanya menempati vila-vila mewah. Para germo kawin 
kontrak kerap mengambil wanita PSK dari lokalisasi. "Cewek-cewek lokal ini 
menjalani kawin kontrak untuk kurun waktu 3-6 bulan, bahkan 1 tahun. Mereka 
kawin setelah bayaran disepakati dengan disaksikan penghulu yang didatangkan 
germo," katanya. 

Jika dalam masa kawin kontrak, sang wanita tidak hamil, maka akan dilepas 
begitu saja. Kalau sampai punya anak, maka wanita tersebut masih mendapat 
suntikan dana setiap bulannya, meski sang pria sudah pulang ke negara asalnya. 

Aji berharap operasi semacam ini terus digalakkan agar mental dan psikologi 
anak-anak gadis setempat yang sedang tumbuh dewasa tidak teracuni. 

PENGAKUAN PARA PSK 
Saat diperiksa petugas Polsek Cisarua, para PSK ini mengaku nyambi menjalani 
kawin kontrak karena terdesak kebutuhan. 

Aryati ,23, mengakui melakukan kawin kontrak pada masa liburan untuk memenuhi 
kebutuhan biaya sekolah anaknya. "Saya tahu ada musim kawin kontrak dari teman. 
Begitu dikenalkan, dan si pria mau, saya setuju saja. Apalagi dikasih uang 
banyak." 

Sedang Erna Lidya, 24, asal Cianjur, ditangkap saat di salon bersama suami 
kontraknya. "Saya lagi dandan." 

Wakapolsek Cisarua, Iptu Mukhtarom, didampingi Kanit Reskrim, Ipda Denden, 
menjelaskan penggerebekan menyusul laporan warga yang merasa resah dengan 
keberadaan para PSK. 

Kirim email ke