Memang benar bahwa banyak pejabat jaman Mega yang ditangkap jaman SBY. Tapi 
apakah itu berarti Pemerintahan SBY lebih baik dan lebih bersih dari Mega.

Hutang negara justru meningkat kembali di jaman SBY persis seperti di jaman 
Suharto dan itu dipakai untuk meningkatkan citra. Para bayang-bayang SBY 
kekayaannya meningkat dengan cepat, kita bisa lihat bahwa belanja iklan 
terbesar dilakukan oleh Partai Demokrat dan SBY yang rak pernah putus sejak 
awal ijin kampanye dimulai baik secara terbuka maupun secara terselubung, baru 
diurutan kedua adalah Gerindra.

Sejarah akan membuktikan bahwa siapa pun pengganti SBY di 2009 atau 2014 akan 
mengalami kesulitan yang sama seperti pengganti Suharto. Bangsa ini memang tak 
pernah belajar dari sejarah.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT

-----Original Message-----
From: "Hafsah Salim" <muskitaw...@yahoo.com>

Date: Fri, 27 Mar 2009 18:09:42 
To: <zamanku@yahoogroups.com>
Subject: [zamanku] SBY Memberantas Korupsi--Nepotist Megawati Mengkorupsinya


SBY Memberantas Korupsi--Nepotist Megawati Mengkorupsinya
                                 
Megawati Mempraktekkan Nepotisme Dalam Berkorupsi Ria !!  Caleg2 yang 
diangkatnya kesemuanya adalah orang2 yang berjasa dalam mengkorupsi uang negara 
yang disetorkan kepadanya.

http://www.kompas.com/read/xml/2008/10/10/12292099/jppr.pdi-p.calonkan.caleg.yang.diduga.terlibat.korupsi

Kemana Kwik Kian Gie????
Karier-nya sudah habis gara2 membongkar rahasia Megawati yang mengkorupsi uang 
bantuan bank dunia untuk mengentaskan kemiskinan di Indonesia.

Kwik Kian Gie enggak berani sebut nama pelaku korupsi ini, tapi keterangan2nya 
kemudian berhasil menunjuk Megawati sebagai pelaku utamanya, dan kemudian 
kasusnya ditutup, dipeti eskan dan tidak ada seorangpun pejabat yang ditangkap 
karena pelaku utamanya adalah Megawati sang primadona biang korup.

http://www.antara.co.id/arc/2007/4/26/kwik-kian-gie-tiga-jam-bersaksi-di-kejati-jakarta/

Megawati adalah ratu koruptor karena dia mengangkat pejabat2 koruptor untuk 
jadi pendamping disekitarnya untuk disetorkan ke kas pribadi keluarganya.

http://forum.detik.com/showthread.php?t=4783&page=1486

Pertama kali SBY naik jadi presiden, dia sudah dituntut pertanggungan jawab 
dana bantuan untuk orang2 miskin yang diberikan oleh bank dunia kepada 
Indonesia dizaman presiden Megawati.

Uang dana bantuan bank dunia untuk orang miskin kepada Indonesia ternyata 
hilang lenyap tak berbekas, banyak menteri2 dan pejabat2 dibawah Megawati dulu 
akhirnya terpaksa ditangkapi dan di-interrogasi kepolisian.

Barulah akhirnya rahasia raibnya dana tersebut terbongkar setelah Kwik Kian Gie 
mengaku bahwa dialah yang diperintahkan Megawati untuk mentransfer dana 
tersebut kedalam rekening bank milik pribadi Megawati dan suaminya untuk 
pembangunan ratusan pomp2 bensin milik keluarga besarnya diseluruh Indonesia.


> Don Manurung <donmanur...@...> wrote:
> Mega menilai, uang negara sebesar
> Rp 23 triliun tidak akan efektif
> jika hanya dibagi-bagikan begitu saja.
> Anggaran itu, kata Mega, akan lebih
> bermanfaat jika dipakai membangun
> infrastruktur seperti jalan dan
> jembatan, atau menciptakan lapangan
> kerja (Koran Tempo Jumat 27/3).
> 


Memang bagi Megawati uang itu sebaiknya digunakan membayar uang yang 
dikorupsinya dari bank dunia tempo dia jadi presiden.

Memang uang itu jangan digunakan untuk menolong masyarakat, tetapi digunakan 
membangun pomp2 bensin keluarganya yang tentunya akan membuka lapangan kerja.

Lapangan kerja apa yang pernah dibangun Megawati selama jadi presiden selain 
lapangan pekerjaan jadi tukang isi bensin ???

Akibat uang bantuan bank dunia untuk orang miskin itu dikorupsi Megawati, maka 
banyak lapangan pekerjaan yang jadi hilang karena akhirnya bantuan bank dunia 
itu dibatalkan dan Megawati dipaksa mengembalikannya yang sekarang belum lunas 
juga dicicilnya.

Kalo dulu Megawati jadi presiden, dia mengkorupsi bantuan bank dunia untuk 
orang miskin, maka sekarang SBY yang jadi presiden justru dia memberi bantuan 
dari uang negara yang di-bagi2kan kepada rakyat miskin yang disingkat namanya 
BLT.

Kesimpulannya sangat jelas, jangan kasih kesempatan kedua kalinya untuk 
Megawati mengkorupsi uang negara yang menjerumuskan rakyat makin miskin 
sekarang ini.  Se-jelek2nya SBY, dia masih mau memberantas korupsi para 
pejabat2nya, yang sebaliknya justru bukannya memberantas korupsi malah Megawati 
sendiri yang melakukan korupsinya dimana para cuma kebagian sesuai dengan 
pangkat yang dijabatnya.

http://www.kompas.com/read/xml/2008/10/10/12292099/jppr.pdi-p.calonkan.caleg.yang.diduga.terlibat.korupsi

Langkah pertama untuk memberantas Korupsi sebenarnya adalah memenjarakan 
Megawati.  Masalahnya, karena Megawati mau mencicil uang yang dikorupsinya 
dulu, maka SBY tidak mau menangkapnya karena kalo Megawati ditangkap akan 
berakibat pemerintah RI yang harus menanggulangi membayar cicilan uang yang 
dikorupsi Megawati.

Ny. Muslim binti Muskitawati.








Kirim email ke