Mana ada non Muslim anggap Syekh Puji nabi? Jangan ngarang yang bukan-bukan, pasti non-Muslim tahu tidak ada nabi Indonesia, hanya nabi orang Arab. Non-Muslim tahu Syehkh Puji turut contoh Nabi Muhammad.
Tawang, bisa saja kamu tambah bahwa ditunggu sampai umur 18 tahun, mereka tidur bersama setempat tidur, tongkat paha bukan benda mati, tetapi suka ngamuk kayak kuda kepang, apakah syek puji main biola dimuka isterinya nan muda lagi manis haru stunggu 5 enam tahun lagi? Wass ----- Original Message ----- From: tawangalun To: [email protected] ; [email protected] ; [email protected] Sent: Wednesday, April 01, 2009 1:09 AM Subject: [zamanku] Re: Keluar Dari Penjara Tampilan Syech Puji Berubah Jadi Jawa Umumnya non Muslim mengira Syeh Pudji iktibak dengan nabi dalam hal ngawini bocah,padahal pengamatan saya: 1.Syeh Pudji masih ingin kawin lagi dg gadis kecil yang lain artinya dia agak karem. 2.Sedang nabi hanya sekali kawin dg Aisyah yang masih 7 tahun,habis itu dg yang sudah 18 tahun semua jadi bukan karena karem. Dibalik itu ada latar belakang lain,ketika itu Abu Bakar dilamar oleh cukong yang Abu Bakar kurang suka,tapi cukong tsb berani mbayar mahar berapapun asal dapet Aisyah.Karena judeg lalu bilang ke Nabi akhirnya dikawin Nabi.Dan jangan dikira malemnya sudah langsung berhubungan suami istri,belum tapi nunggu M dulu,kan aturan Islam jelas bahwa akil balig itu sesudah M. Shalom, Tawangalun. - In [email protected], "Hafsah Salim" <muskitaw...@...> wrote: Keluar Dari Penjara Tampilan Syech Puji Berubah Jadi Jawa Pertama kali datang waktu masuk penjara penampilan Syech Puji benar2 angker, kereng, berwibawa Arab beneran, bener2 seperti Nabi Muhammad dihadapan tawanan orang2 Yahudi. Kasihannya, setelah dipenjara ber-minggu, badannya jadi kurus, bajunya lusuh, jenggot tak terurus, Wibawa Arabnya hilang, tidak kereng lagi tapi malah cengengesan ketawa sambil tengok kiri tengok kanan kayak pengemis Jawa yang lagi minta sedekah. Memang kita semua tahu, penjara itu tempat pendidikan, yaitu mendidik seseorang jadi kehilangan harga dirinya. Tapi Syech Puji bukan cuma kehilangan harga dirinya, tetapi juga kehilangan arlojinya, kehilangan dompetnya, dan sampai receh2nya juga hilang. Kalo anda pernah pengalaman ditahan dikepolisian tentu mengerti apa yang saya katakan ini. Setiap orang yang ditahan meskipun cuma ditahan beberapa jam saja dikantor polisi, pasti seluruh badannya digeledah, dan semua isi kantong apapun barang2nya harus "dititipkan" istilah ini bukan arti sebenarnya seperti dipenitipan barang2 karena kalo dipenitipan barang, anda benar2 cuma nitip dan kemudian mengambil balik barangnya. Namun dikepolisian, istilah "dititipkan" artinya hilang tidak akan kembali untuk seumur hidup anda. Syech Puji, pulang kerumah, benar2 tampang Jawa kalah perang !!! Disinilah polisi2 RI ini membuktikan kelihaiannya, dengan gape-nya nabi Muhammad yang Arab Garang sekalipun bisa dibikin jadi Jawa Lemes. Ny. Muslim binti Muskitawati. --- End forwarded message ---
