Allah Memaafkan Muslimin Dalam Mencatut Nama Allah?
                                               
Yahudi mau memaafkan umat Islam atau muslimin, tapi bisakah Allah juga 
memaafkannya????  Semua itu tentu tergantung umat Islam atau muslimin itu 
sendiri.  Membenci orang Yahudi berarti membenci juga Allah.

> Erwin Arianto <erwinaria...@...> wrote:
> Coba kita berfikir tenang bila kita
> disakiti oleh seseorang dan kita
> membalas, apalah permasalaan akan
> selesai pada saat itu"? Dengan teori
> kemungkinan, akan menghasilkan
> kemungkinan yang kecil. Ketika kita
> membalas, orang yang menyakiti kita
> akan bereaksi sama, jadi permaslahan
> akan berlanjut tanpa ada ujung.


Yaaaa....  inilah ajaran Islam yang baik, kita harus bisa mengajarkan kepada 
semua umat Islam termasuk umat Islam Arab Palestina untuk memaafkan orang2 
Yahudi.

Bahkan apa yang dirasakan orang2 Yahudi kalo saja kita coba berfikir tenang, 
seharusnya mereka-lah yang telah ribuan tahun kita sakiti, tanah air mereka 
kita jarah, umat mereka kita kafirkan dan kita terror untuk dihalalkan dibunuh 
secara massal.  Dan jelasnya, orang2 Yahudi itu akan bereaksi sama dan ternyata 
permasalahannya benar2 berlanjut tanpa ada ujung yang bisa menghentikan 
kebencian kita dan kebencian mereka kepada kita.

> Dan bagi yang mempunyai keluhuran akhlak,
> mereka bukan hanya mampu memaafkan
> kesalahan orang lain, melainkan
> sekaligus membalas kesalahan tersebut
> dengan kebaikan yang tak pernah
> tererbayangkan oleh sang pelaku.
> hal tersebut justru dapat mempererat
> talisilaturahim dan membuat antara
> yang berselisih saling memikirkan
> seolah-olah mereka adalah sahabat yang
> sangat setia.

Itulah yang harus saya tunjukkan, ternyata orang2 Yahudi itu mempunyai 
keluhuran akhlak, mampu memaafkan umat Islam yang melakukan berbagai kesalahan, 
kekejian, dan kebiadaban kepada bangsa mereka, sekaligus membalas kebiadaban2 
itu dengan kebaikan, dengan bantuan, dengan uluran tangan persahabatan yang tak 
pernah terbayangkan oleh orang2 Arab dan isdlam.  Tetapi justru, bukan mendapat 
sambutan dari umat Islam yang dapat mempererat talisilaturahim malah 
menambahkan kebencian, bahkan kebencian ini terus dipertahankan dan 
dilestarikan melalui Quran atas perintah Allah.  Betulkah Allah ini penuh 
kebencian.

Ny. Muslim binti Muskitawati.

 









Kirim email ke