Shalom,
Assalamualaikum,

Sdr sdri yang saya kasihi dalam Tuhan Yesus Kristus,


Well... 
pada intinya, kekristenan memang dimanapun tetap mendapat cobaan dan godaan, 
tantangan dan hambatan baik dalam faktor internal maupun eksternal. tetapi pada 
akhirnya, iman masing2 pribadilah yang terpenting. begitulah kira2 pendapat 
saya.....


btw, sy baru OL lg n ternyata pak budi sudah menjadi pemerhati umat kristen... 
hmmmm, ada kemajuan pak. moga2 bisa terus mendalami jalan lurus yang nantinya 
anda sadari ini. 


Tuhan Yesus memberkati.





--- On Tue, 4/7/09, Budi P <budima...@gmail.com> wrote:

> From: Budi P <budima...@gmail.com>
> Subject: Kristen di Cina

> Date: Tuesday, April 7, 2009, 10:31 PM
> Bersyukur lo NGKOH NGKOH ncik ncik DI INDO
> 
> Mau sembah dewa duit, mabok, judi, bugil di panti pijet dan
> korban anak ala
> gunung kawi pun nyaman di Indo karna HAM dan toleransi yg
> lebih dewasa
> 
> 
> 
> 
> Sebuah laporan tahunan dikeluarkan dari U.S. China Aid
> Association. Laporan
> ini mengangkat lebih banyak pelanggaran HAM kepada para
> penganut Kristen di
> daratan China. Sebanyak 60 kasus penganiayaan terhadap
> penganut Kristen
> didokumentasikan pada tahun 1997. Ini merupakan peningkatan
> sebesar 30%
> daripada tahun 2008.
> 
> Menurut Fu Xiqiu, ketua U.S. China Aid Association,
> lingkungan bagi penganut
> Kristen di China semakin memburuk daripada tahun lalu.
> Mereka ditahan karena
> melakukan pelayanan gereja rumah dan mencetak Alkitab.
> 
> Seorang penduduk Beijing, Hua Huiqi, menceritakan tentang
> penganiayaan yang
> dialaminya saat ditahan karena menyelenggarakan gereja
> rumah. "Dalam
> penahanan itu, mereka menyuruh saya tidur diatas es dalam
> musim dingin, dan
> tidak boleh pergi ke toilet. Mereka menginjak muka saya dan
> menganiaya saya
> dalam berbagai cara."
> 
> Gereja yang dianggap legal bagi pemerintah komunis China
> adalah gereja yang
> mengikuti pengaturan dari PKC dan mengangkat uskup sendiri
> tanpa persetujuan
> Vatikan. Gereja-gereja yang tidak mau mengikuti pengaturan
> komunis China
> umum dikenal sebagai "gereja rumah" (family
> church).
> 
> Video dan wawancara telepon :
> http://english.ntdtv.com/?c=145&a=1816
> 
> Pusat Informasi HAM dan Demokrasi Hong Kong tanggal 16
> September kemarin
> mengeluarkan pernyataan bahwa Uskup Jia Zhiguo, seorang
> Uskup Gereja
> Katholik Roma bawah tanah dari Keuskupan Zhengding,
> propinsi Hebei,
> menderita penyakit serius sejak penahanannya oleh Polisi
> Keamanan Umum
> Tiongkok bulan kemarin. Jika dia tidak segera dibebaskan,
> kemungkinan
> nyawanya dalam bahaya. Pusat Informasi ini mengutip
> perkataan seorang pastor
> yang bekerja sebagai asisten Jia, yang menyatakan bahwa
> Uskup yang berusia
> 73 tahun ini telah diculik oleh Polisi Keamanan Umum pada
> 23 Agustus
> kemarin, dan tak diketahui rimbanya.
> 
> Sebelumnya, Jia pernah dipenjara selama 20 tahun, sehingga
> bisa dipastikan
> mengalami masalah kesehatan. Sebagai tambah-an, dia pernah
> menjalani operasi
> prostat. Kesehatannya semakin memburuk selama dalam
> penahanan. Sejauh ini
> Jia tidak dirawat dirumah sakit oleh otoritas setempat.
> Penahanan dalam
> jangka panjang kali ini dapat membahayakan jiwanya.
> 
> Pendeta tersebut mengatakan bahwa penculikan Jia Zhiguo
> oleh Polisi mungkin
> berhubungan dengan datangnya Kongres Nasional Partai
> Komunis China (Kongres
> Partai ke 17). Saat ini, polisi Hebei mengawasi ketat para
> aktivis
> Gereja-Gereja Katholik bawah tanah.
> 
> Berdasarkan laporan Pusat informasi, Komite Politik dan
> Pengadilan PKC
> cabang Hebei pernah bertemu dalam Pertemuan Kongres
> Keamanan dan
> Perlindungan Partai ke 17 untuk membuat daftar pemusnahan
> “Kekuatan Katholik
> bawah tanah” sebagai misi utama untuk mempertahankan
> keamanan Kongres Partai
> ke 17. Hal ini dapat diperkirakan bahwa sejumlah besar
> pendeta/pastor bawah
> tanah akan “dipindahkan” dari Hebei untuk melakukan
> “perjalanan wisata” yang
> disebut sebagai “kelas pendidikan”. Mereka tidak akan
> diperbolehkan untuk
> kembali ke Hebei hingga akhir Oktober depan.
> 
> Dilaporkan juga bahwa sebagian besar dari 50-an uskup yang
> direstui Vatikan
> berusia diatas 70 tahun. Uskup-uskup ini dikenakan
> penahanan jangka panjang
> sehingga kesehatannya memburuk. Sebagai contoh, Uskup Han
> Dingxiang, seorang
> Uskup Gereja Katholik Roma dari Keuskupan Yongnian di
> propinsi Hebei,
> meninggal sewaktu dalam tahanan tanggal 9 September
> kemarin. Total hukuman
> penjara telah dilakoninya selama 18 tahun dan dirawat
> dirumah sakit hanya
> satu bulan sebelum kematiannya. (Central News Agency/Wang
> Manna)
> 
> 
> http://en.epochtimes.com/news/7-9-23/60054.html


      

Kirim email ke