----- cut -------
"Muhammad yang orang Arab yang buta huruf yang besar nafsu perang dan
nafsu birahinya memang sangat berbeda. Ketika kesulitan mendapatkan
makan di Madinah, Muhammad memimpin perampokan terhadap kafilah Mekah
dalam perjalanan menuju Syria, Muhammad berani melakukan tindakan
kriminal mengganggu petugas negara hanya untuk menyelematkan hidupnya
dan pengikutnya. Lalu pasukan negara (Quraisy) dikirim ke Sumur Badar
untuk menertibkan pencolengan, Muhammad tidak menghormati kekuasaan
negara lalu mengerahkan anak buahnya melakukan perlawanan sehingga
timbul pertumpahan darah dan akhirnya pemerintah yang berkuasa dapat
digulingkan. Setelah kuat Muhammad minta diakui sebagai nabi oleh orang
Yahudi dan karena orang Yahudi tidak mau memenuhi permintaan itu suku
itu diusir dari Madinah.


Banyak orang Islam, saya duga termasuk Ipung, senang kalau orang lain
sopan pada mereka, tidak mau mengganggu ritual mereka walaupun ritual
itu mengganggu ketertiban umum. Mereka menilai sikap itu mencerminkan
spiritual yang tinggi sementara mereka mempertahankan Spiritual yang
diajarkan Muhammad, menghalalkan segala cara, dan siap berjihad jika
diusik. "  -------- cut --------

Memang seperti inilah orang islam...kelakuannyapun sampai saat ini benar benar 
mengikuti nabi junjungannya yg brutal seperti itu....

===========

       
        
    
    Posted by:      "Made Bali"      
      madeb...@rocketmail.com      
               
        
          madebali70114 
        
          
    
      Sun Apr 12, 2009 9:55 am        (PDT)    

    
                  


      --- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, "Made Bali" <madeb...@.. .> 
wrote:



Saudara Ipung ini ruar biasa, kalimat pertama yang keluar adalah salam
kenal, lalu, "jangan ngaku orang bali kalo belum mencapai titik
spiritualitas dimaksud."



Puncak kepuasan hubungan seksual saya tahu dan saya sering mengalami
yaitu yang disebut orgasme. Saya kira semua orang Bali yang sudah kawin
juga mengalami, jadi saya berhak dong mengaku orang Bali karena saya
juga sering mengalami orgasme.



Menghadapi orang yang mabuk Arab, mabuk al-Quran hasil copy paste dari
Taurat dan Injil yang dilakukan oleh Muhammad yang orang Arab yang buta
huruf dan bego, yang lalu bikin buku yang dipercaya oleh banyak orang
dan mungkin juga termasuk Sdr. Ipung, bahwa isinya kiasan padahal
ngelindur, kita perlu cari tahu yang tersurat bukan hanya yang tersirat.



Saya menduga maksudnya Sdr. Ipung, mungkin dari pengalamannya bertemu
orang Bali, bahwa orang Bali pada umumnya low profile gitu loh, tidak
mau ikut campur urusan agama orang lain. Karena dia merasa nyawan
dengan orang Bali seperti itu dia berkesimpulan orang Bali sudah
mencapai puncak spiritualisnya. Dia kaget membaca tulisan Made Bali di
SI yang mengatakan Muhammad bermoral bejat karena copy paste dari
Taurat dan Injil lalu orang yang buta huruf itu bikin kitab yang diberi
nama al-Quran.



Perlu saya jelaskan, Sdr. Ipung, dalam kitab Mahabaratha, spiritualitas
Bima berbeda dengan Arjuna dan juga berbeda dengan Sri Kreshna. Bima
akan menyerang apa saja yang dianggapnya salah. Tetapi Arjuna tidak mau
membunuh saudaranya sendiri walaupun saudara itu berada di pihak musuh.
Lalu Kreshna menasehati Arjuna bahwa tugas negara harus diletakkan di
atas kepentingan peribadi, kalau harus membunuh demi tugas negara,
tugas itu harus dilakukan dan akhirnya Arjuna maju ke medan perang
Kurukseta.

Yesus dipojokkan oleh orang Yahudi lalu akan disalibkan. Sebenarnya
Yesus dapat mengerahkan pengikutnya untuk melawan atau melakukan
mujizat. Kalau Yesus dapat menyembuhkan orang buta, pasti Yesus juga
dapat membuat orang yang mau menangkapnya tidak bisa menjalankan
tugasnya. Tetapi Yesus yang punya spiritualitas tinggi tidak
mengijinkan muridnya ikut campur dalam urusannya dan Yesus membiarkan
tentara yang dikirim penguasa Romawi menangkapnya, karena Yesus
menghormati kekuasaan negara.

Sebelum mendapat penerangan sempurna, Sidharta Gautama berpikir,
setelah mendapatkan apa yang dicarinya dia akan masuk Nirvana dan hidup
abadi. Tetapi spiriutalitas yang tinggi akhirnya menggerakkan Buddha
untuk tidak mengikuti keinginan pribadinya tetapi tetap hidup di dunia
untuk melayani sesamanya.

Muhammad yang orang Arab yang buta huruf yang besar nafsu perang dan
nafsu birahinya memang sangat berbeda. Ketika kesulitan mendapatkan
makan di Madinah, Muhammad memimpin perampokan terhadap kafilah Mekah
dalam perjalanan menuju Syria, Muhammad berani melakukan tindakan
kriminal mengganggu petugas negara hanya untuk menyelematkan hidupnya
dan pengikutnya. Lalu pasukan negara (Quraisy) dikirim ke Sumur Badar
untuk menertibkan pencolengan, Muhammad tidak menghormati kekuasaan
negara lalu mengerahkan anak buahnya melakukan perlawanan sehingga
timbul pertumpahan darah dan akhirnya pemerintah yang berkuasa dapat
digulingkan. Setelah kuat Muhammad minta diakui sebagai nabi oleh orang
Yahudi dan karena orang Yahudi tidak mau memenuhi permintaan itu suku
itu diusir dari Madinah.

Banyak orang Islam, saya duga termasuk Ipung, senang kalau orang lain
sopan pada mereka, tidak mau mengganggu ritual mereka walaupun ritual
itu mengganggu ketertiban umum. Mereka menilai sikap itu mencerminkan
spiritual yang tinggi sementara mereka mempertahankan Spiritual yang
diajarkan Muhammad, menghalalkan segala cara, dan siap berjihad jika
diusik.

Buku Mahabharata meresap dalam aliran darah saya dan saya percaya
menjaga ketertiban umum, menolong orang yang ditipu dan dibohongi baik
karena alasan ekonomi atau yang mengatasnamakan Tuhan adalah salah satu
tugas negara yang harus kita sama-sama jalankan dan yang sekarang jelas
harus disadarkan adalah Sdr. Ipung agar terbebas dari penjajahan
spiritual oleh orang Arab.

Salam Damai 



--- In Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com, ipung purwanto <seeipung@> wrote:

>

> Buat made bali, pada tingkat mana anda mengalami puncak
spiritualitas? atau belum pernah sama sekali? jangan ngaku orang bali
kalo belum mencapai titik spiritualitas dimaksud.

> 

> --- On Sat, 11/4/09, Made Bali <madebali@> wrote:

> 

> From: Made Bali <madebali@>

> Subject: [Spiritual-Indonesi a] Re: Mari Fair dan bongkar semua agama

> To: Spiritual-Indonesia @yahoogroups. com

> Date: Saturday, 11 April, 2009, 12:37 PM

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

> 

>     

>             

>             

> 

> 

>       

>       Saudara Mansur Amin yang baik,

> 

> saya kira tidak haram untuk mengimpor apa saja dari luar Indonesia
selama yang diimpor itu baik dan bermanfaat. Agama impor, boleh-boleh
saja kalau membawa kebaikan dan ada manfaatnya. Sapi impor juga boleh
selama tidak membawa penyakit. 

> 

> Agama Hindu yang ada di Indonesia betul berasal dari India tetapi
tidak di Copy Paste tetapi diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia,
wayang dari India diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia dan
disesuaikan dengan kondisi Indonesia, tidak apa-apa selama semua
dilakukan dengan jujur dan mengakui sumber aslinya.

> 

> Sangat berbeda dengan apa yang dilakukan Muhammad yang buta huruf,
dia hanya mendengar tentang Allah Yahudi yang bersemayam di Bait Allah
di Yerusalem, tetapi kemudian sok tahu dan membuat agama baru yang dia
bilang asli dari Awloh dibisikan oleh jibril. Sebagian isi al-Quran
dimasukkan apa yang dia dengar sepotong-sepotong dari orang Yahudi. Dia
bilang nabi Sulaeman (nama aslinya Salomo) padahal orang Yahudi tidak
menyebut nabi kepada Salomo tetapi raja Yahudi, dia bilang Maryam ibu
Nabi Isa melahirkan seorang diri di bawah pohon kurma dan cerita ngawur
itu dimasukkan lagi ke dalam al-Quran, padahal Maria melahirkan Yesus
di kandang domba. Sudah ngebohong, tidak mau mengakui sumbernya kitab
orang Yahudi, kelakuannya menjadi lebih bejat karena dia menghujat
orang Yahudi dengan mengatakan kitab orang Yahudi salah, loh gimana
bisa salah lah orang Yahudi yang ngarang kok dibilang salah dia
menghujat bangsanya sendiri suku Quraisy sebagai penyembah berhala.

> 

> Jadi bukan soal asing dan impor tetapi soal bohong dan menipu, jelas bukan?

> 

> Salam Damai




      

Kirim email ke