Arab Itu Identitas Islam Bukan Sebaliknya !!!
                                  
Memang, banyak umat Islam menganggap Arab itu bukanlah Islam dan Islam itu 
bukan Arab.  Kata2 ini ditujukan untuk melepaskan diri dari significance 
identitas Arab yang melekat pada Islam.  Kenapa banyak umat Islam didunia ingin 
melepaskan Islam dari identitas Arabnya, tidak lain sebabnya Arab itu terkenal 
buruk perangainya, dimanapun didunia ini kepandaiannya cuma menipu, dan 
kepandaian ini bahkan jadi kebanggaan.  Sayangnya, yang kena ditipu bukan 
bangga melainkan jadi membencinya.  Dan bukan kebetulan, yang bisa ditipu pun 
semuanya umat beragama Islam karena tidak seorangpun yang bukan Islam yang bisa 
ditipu Arab.  Contohnya, dimanapun didunia ini, orang2 Arab berdagang secara 
jujur dengan Amerika, Inggris, Cina, Russia, Jerman, Perancis dll yang 
kesemuanya bukan Islam, makah banyak kasus2 justru orang2 Arab ini yang 
tertipu, yang ditipu, dan yang dirugikan.

Demikianlah, kepandaian Arab itu hanyalah menipu umat Islam bukan umat diluar 
Islam.  Hal inilah yang menjadi significance daripada identitas Arab dimata 
umat Islam.

Memang, Islam bukan Arab karena ada Islam Indonesia, ada Islam India, ada Islam 
Cina.  Tapi dimanapun adanya umat Islam, mereka membawakan identitas Arabnya.  
Itulah sebabnya, Islam bukan identitas Arab tetapi sebaliknya, Arab itulah yang 
merupakan identitas Islam yang artinya, kalo anda menjadi umat Islam, maka anda 
harus menempelkan mental Arabi dalam identitas anda seperti ganti nama pakai 
"Muhammad", "Ahmad", dll.

Meskipun ada orang Arab yang bukan beragama Islam, tetapi tetap saja segala 
budaya dan personalitynya sama dengan Islam karena Islam sudah menjadi 
identitas Arab, meskipun banyak umat Islam yang bukan Arab tetapi harus ke 
Arab2an karena bahkan Islam mewajibkan bahasa Arab dalam ibadah agamanya.

> teddy sunardi <teddysuna...@...> wrote:
> Arab atau politik negara2 Arab? karena
> arab itu besar sekali lho bu Hafsah -
> itu sama saja seperti sekarang sering
> dikatakan bahwa Eropa telah
> mengkhianati Serbia dengan mengakui
> Kosovo...lho? Eropa yang mana? karena
> tidak semua negara Eropa setuju dengan
> merdekanya Kosovo....


Goblok lu aaah....  belajar lagi deh, Arab itu beda sama sekali dengan Eropah 
karena Eropah itu nama dari benua, sedangkan Arab itu nama bangsa Arab yang 
jumlahnya enggak banyak karena mereka bukan di-pecah2 dalam bentuk negara tapi 
ter-pecah2 dalam bentuk kerajaan2.

Memang kalo Eropah itu bukan identitas karena tdd dari berbagai bangsa yang 
berbeda.  Sebaliknya lain sekali dengan Arab karena Arab merupakan sebuah 
identitas yaitu identitas pengkhianatan, saling mengkhianati, saling menipu, 
saling membunuh dlsb bisa anda saksikan sendiri di-mana2 pun.

Naaah...  Arab sebagai identitas pengkhianat inilah yang telah berhasil 
melengkapi kehancuran Bung Karno dari mimpinya mengalahkan imperialisme dan 
kolonialisme dengan membangun New Emerging Forces.  Sayangnya, isi dari 
kualitas New Emerging Forces ini bermodalkan mental Arab sehingga hasilnya 
berantakan.

Arab itu adalah identitas bukan lagi sebatas sebuah etnis, bukan lagi hanya 
sebatas sebuah bangsa, karena banyak identitas nama orang menggunakan 
"Muhammad, Ahmad, dll", ternyata bukan orang Arab, namun namanya adalah nama 
Arab.  Jadi Arab ini menjadi identitas meskipun sipengemban identitas ini 
kenyataannya bukanlah orang Arab.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke