NASIB vs PILIHAN
Seringkali saya bertanya: "Kenapa jalan hidup saya ini penuh dengan batu dan 
rintangan?" Beda dengan si Pulan yang jalan hidupnya serba mulus dan mudah ! 
Apakah ini yang disebut pilihan hidup baca Free Will ? Saya yakin ini bukanlah 
jalan hidup yang saya pilih dan inginkan ! Apabila ini Nasib, kenapa saya 
diberikan Nasib buruk, apakah ini adil ?

Setiap mahasiswa Psikologi sudah diajarkan, pada saat bayi itu dilahirkan, ia 
itu masih murni tanpa noda seperti Tabula Rasa yaitu kertas putih yang nantinya 
akan ditulisi dengan pengalaman hidupnya masing-masing. Teori Tabula Rasa itu 
adalah dongeng kuno dari filsuf John Locke pada tiga abad yang lampau jadi 
sudah kadaluarsa. Tidak bisa dipungkiri bahwa setiap manusia yang brol 
dilahirkan di dunia ini harus menjalani kehidupannya masing-masing. Hanya 
sayangnya kita tidak memiliki hak titik awal yang sama. Anak Onasis akan lebih 
mudah meraih kesuksesan maupun pangkat daripada anak yang dilahirkan dari 
penjual Jamu Gendong. 

Anak yang dilahirkan di desa klutuk pedalaman di Papua; tidak akan bisa 
mendapatkan fasilitas pendidikan seperti anak yang dilahirkan di Amsterdam. 
Jadi dari sudut sini saja; sudah jelas terbuktikan, bahwa tidak semua orang 
memiliki start point awal yang sama. Kenapa George Clooney dilahirkan dengan 
wajah yang lebih guaa..anteng daripada mang Ucup ? Apakah ini bisa dibilang 
adil ?

Pertama perlu diketahui bahwa setiap orang bisa merubah jalan Nasib hidupnya 
masing-masing, yang tidak bisa dirubah adalah Takdir. Misalnya mang Ucup sudah 
ditakdirkan dari sononya untuk dilahirkan di Bandung sebagai puteranya dari 
Abah Awat. Hal ini sudah jadi label yang akan nempel terus selama hidup saya, 
tetapi Nasib jalan kehidupan saya sendiri, ada ditangan saya sepenuhnya 
berdasarkan hukum Tabur Tuai, baca Karma atau Adzab.

Mang Ucup yakin bahwa yang menentukan jalan kehidupan seseorang itu bukan hanya 
Nasib semata, melainkan dari hasil usaha sendiri. Buktinya Tommy walaupun ia 
dilahirkan dari keluarga besar Soeharto ia tidak bisa bilang berhasil di dalam 
kehidupannya. Beda dengan Obama walaupun ia ditakdirkan dilahirkan dari orang 
tua berkulit hitam dan keluarga yang berantakan, tetapi kenyataannya ia bisa 
merubah jalan Nasib hidupnya. Sesuai dengan Motto: Dimana ada kemauan disitu 
ada jalan – Where There's a Will, There's a Way !

Begitu juga denga mang Ucup, saya pribadi tidak pernah mau di Vonis oleh 
perkataan NASIB ! Mungkin diantara pembaca yang sudah ada yang patah semangat 
dan menyerahkan sisa jalan kehidupan Anda terhadap Nasib, dengan ucapan pelipur 
lara: "Kalau sudah Nasib dari sononya begini mau diapain lagi !" 

Syarat paling utama bagi orang yang ingin meraih sukses di dalam kehidupannya 
ialah "Never Give Up", pameo inilah juga yang selalu dipegang oleh Donald Trump.

Colonel Sanders pendiri Kentucky Fried Chicken, baru berhasil setelah ia 
ditolak 1009 kali, karena resep masakannya dinilai tidak enak. Tetapi ia tidak 
pernah putus asa, walaupun usianya sudah termasuk lansia. Ia baru berhasil 
menjadi jutawan dalam usia 65 tahun.

W.K. Kellog pengusaha makanan sereal yang paling ngetop di dunia. Pada awalnya 
ia bekerjasama dengan kakaknya, tetapi karena dinilai hasil produk nya tidak 
sesuai dan juga tidak memenuhi selera pelanggan, maka ia dipecat dalam usia 46 
tahun. Apakah ia putus asa? Tidak ia tetap percaya dan yakin bahwa produk 
makanannya adalah yang terbaik, hal inilah yang memacu dia untuk maju terus dan 
memulai usaha sendiri dengan hutang.

Masalahnya pada saat Mr Kellog di PHK hutang dia pun berjibun banyaknya sampai 
ia sendiri bingung tujuh keliling, tidak tahu harus mengawalinya darimana. Hal 
inilah yang membuat dia sampai berikrar: If I am successful in getting out of 
debt and become prosperous in my business affairs, I expect to make a good use 
of any wealth that may come to me. (Apabila aku bisa berhasil bebas dari semua 
hutang-hutangku, maka dari hasil kekayaanku; akan kubagikan untuk kebajikan). 
Pada saat sekarang ini produk sereal Kellog di produksi di 180 negara dengan 
omset penjualan per tahun lebih dari 180 milliar AS Dollar. Apakah masih ragu ?

Jadi kesimpulannya walaupun usia Anda sudah kepala enam sekalipun ataupun 
memiliki hutang yang berjibun banyaknya, jangan mau putus asa apalagi sampai 
mau menyerahkan hidup Anda kepada Sang Nasib. Selama matahari masih terbit dari 
timur; selama itu pulalah Anda masih memiliki kesempatan untuk merubah jalan 
Nasib hidup Anda !

Mang Ucup
Email: mang.ucup<at>gmail.com
Homepage: www.mangucup.org
Facebook


Kirim email ke