BENER! Mnrt ortu aku sewaktu mrk sekolah dn kuliah hampir tidak ada
siswi yg berjilbab. Begitu juga penampilan Islami bagi laki2 juga
langka.

Pertanyaan kritis yg perlu disampaikan ialah: Apakah berjilbab dan
berpenampilan Islami  (1) menambah keharmonisan bermasyarakat; (2)
membuat yg brbusana Islami lebih tolerant, lebih suci, kurang nakal,
kurang korupsi, dst; (3) meningkatkan indepeence of thought, world view,
employability, etc? (4) mengurangi insiden pelecehan thdp kaum perempuan
dan peningkatan empowerment dari kaum hawa?

Mari kita masing2 mencoba menjawabnya dg jujur.

Gabriella


--- In zamanku@yahoogroups.com, "tawangalun" <tawanga...@...> wrote:
>
> Kok berbeda dg di RI yo.Copba pada th 1968 disekolahan,pasar,bis kota
atau ditempat umum hampir gak ada wong pakai jilbab.Bahkan bojone
Presiden waktu itu gak pernah jilbaban.Tapi sekarang ini kok dimana mana
ada kipiye? Di Jateng yang dulu kantong2 PKI gak ada masjid tapi
sekarang dimana mana masjid.
>
>
> Shalom,
> Tawangalun.
>
> - In zamanku@yahoogroups.com, Jusfiq Hadjar utusan.allah@ wrote:
>
> Yang menarik juga dari berita ini adalah foto perempuan Kuwait yang
TIDAK pakai jilbab...
>
>
http://edition.cnn.com/2009/WORLD/meast/05/17/kuwait.women.elections/ind\
ex.html
>
>
> Apakah ini pertanda bahwa  jamanjilbab itu sudah mulai beakhir?
>
> Bagi yang lupa: ditahun lima puluhan abad yang lalu  perempuan Islam
itu TIDAK semuanya paka ijilbab.
>
> Jelas bahwa jilbab itu hanyalah mode .
>
> ---------------
> Jusfiq Hadjar gelar Sutan Maradjo Lelo
>
> --- End forwarded message ---
>

Kirim email ke