----- Original Message ---Dwitra Silvana Zaky untuk WM

Binatang Yang Berpuasa : BEKICOT 

Bekicot, juga sering disebut di daerah tertentu, siput atau keong.
Binatang kecil ini sering merayap atau menempel di tanaman.
Bekicot merupakan musuh bagi para peladang karena merupakan hama 
yang sulit diberantas.
Bekicot hanya mampu berjalan merayap, dengan tubuh mereka yang
berbentuk agak panjang namun sangat lunak. Untuk menghindarkan diri
dari bahaya, tubuhnya dilindungi oleh semacam cangkang yang keras. 

Bekicot menyukai tempat yang lembab. Mereka lebih suka mengubur
dirinya didalam tanah sepanjang hari yang panas, dan keluar menjelang 
sore hari atau di saat siang hari yang mendung.
Hal ini dilakukan bekicot untuk melindungi kulitnya dari panas yang terik.

Bekicot mendapatkan makanan dari tanaman juga dari daun-daun yang 
gugur. Makanan ini dengan cepat membentuk lemak dalam tubuh mereka.
Di negara empat musim, bekicot juga berpuasa seperti binatang lainnya.
Tapi anehnya, mereka juga berpuasa di musim panas.

Allah Maha Besar menciptakan bekicot sedemikian rupa. Mereka mampu 
mengeluarkan cairan lendir untuk melindungi kulitnya. Sehingga tidak terlalu 
kering di musim kemarau yang panjang. Walaupun demikian kemungkinan 
dehidrasi sering juga tak terhindarkan.
Oleh karenanya meski bekicot mengeluarkan cairan berlendir, pada hari-hari 
yang sangat panas mereka menempelkan diri pada batang pohon, atau 
didahan tanaman merambat. Atau bahkan di dinding rumah. 
Kemudian cairan berlendir ini akan berubah menjadi semacam lapisan kering 
di seluruh tubuh mereka. Dalam keadaan seperti inilah, mereka berpuasa. 
Mereka menunggu sampai hari yang panas menjadi lebih sejuk. 
Di negara empat musim biasanya terjadi di saat menjelang musim gugur.
Bekicot berhenti puasa ketika cuaca menjadi lebih sejuk. 
Mereka kembali mencari makanan, mengganti lemak tubuh yang hilang 
selama proses berpuasa. -[lm-14]

Allah Maha Besar memberi tanda bagi umatNya yang mau membaca alam,
membaca tanda-tanda kekuasaanNya. Subhanallah...Maha Besar Allah !!.

Dwitra Zaky
Reston, Oktober 2004.

Diambil dari tulisan Dr. `Abd Al-Hakam `Abd Al-Latif As-Sa`idi
Lecturer of Entomology â?" Faculty of Agriculture â?" Al-Azhar University.
___________________________________________________________
l.meilany
080909/18ramadhan1430h







Kirim email ke