Bagaimana perasaan Anda apabila Anda hanya diberi kesempatan satu
tahun lagi untuk bertobat dan berbuah? Mang Ucup pribadi jadi merasa
takut setelah menerima Peringatan ini. Believe it or not, terkadang
pada saat kita membaca Alkitab itu seakan-akan ada pesan pribadi yang
khusus ditujukan untuk saya. Hal inilah yang saya rasakan ketika
membaca Lukas 13:8-9 "… Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi,
aku akan mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya,
mungkin tahun depan ia berbuah; jika tidak, tebanglah dia!"

Entah kenapa saya merasa seakan-akan saya dapat peringatan “This is
Your Last Chance” untuk bertobat dan berbuah. Apabila dalam jangka
waktu setahun mendatang ini tidak ada perubahan maka akan ditebang !
Apabila kehidupan saya disamakan dengan pohon, saya merasakan, bahwa
kehidupan saya ini penuh dengan benalu dan parasit. Jadi boro-boro
bisa berbuah untuk dapat tumbuh dengan sehat saja sudah susah.

Masalahnya pada saat ini saya masih berada dan berkubang dalam lumpur
dosa, walaupun sudah dimandikan jadi bersih sekalipun, tetapi
kenyataannya saya lebih betah dan lebih senang untuk berkubang dalam
lumpur terus-menerus. Hal inilah yang membuat saya jadi tetap kotor
dan penuh dengan lumpur dosa.

Dalam Alkitab diberikan perumpamaan, bahwa Tuhan Yesus itu sebagai
pengurus kebun dan kita sebagai pohon-pohon-Nya diladang Allah.
Apabila Anda sebagai pemilik kebun; berapa lama lagi Anda masih
bersedia dan mau menunggu hingga pohon di ladang ini berbuah?
Tigapuluh, empat puluh, lima puluh atau enam puluh tahun? Apakah Anda
masih mau dan tetap bersabar untuk menunggu terus-menerus tanpa adanya
batasan waktu?

Sang Pemilik ladang sebenarnya sudah jengkel dan tidak sabaran untuk
menunggu lebih lama lagi: “Sudah tiga tahun aku datang mencari buah
pada pohon ara ini dan aku tidak menemukannya. Tebanglah pohon ini!
Untuk apa ia hidup di tanah ini dengan percuma!” Lukas 13:7

Untung ada Tuhan Yesus yang berfungsi sebagai sang Pengurus Kebun. Ia
adalah perantara antara sang Pemilik Ladang dan pohon diladang-Nya.
Walaupun hingga saat ini pohonnya mungkin belum berbuah, tetapi Ia
tetap percaya, bahwa pada suatu saat pasti akan berbuah juga "Tidak
mungkin pohon yang baik itu menghasilkan buah yang tidak baik..
(Matius 7:18)

Hal inilah yang mendorong sang Pengurus Kebun untuk tetap membela
pohonnya: “Tuan, biarkanlah dia tumbuh tahun ini lagi, aku akan
mencangkul tanah sekelilingnya dan memberi pupuk kepadanya, mungkin
TAHUN DEPAN ia berbuah; jika tidak, TEBANGLAH dia!" (Lukas 13:8-9)

Perlu diketahui bagaimana hebatnya sang Pengurus Kebun sekalipun juga,
Ia tidak akan bisa membuat pohon itu berbuah tanpa adanya kemauan dari
sang pohon itu sendiri!

Banyak orang menduga, bahwa dengan rajin mengunjungi misa kebaktian
dan rajin memberikan segepok duit perpuluhan, berarti ini sudah
berbuah. Belum, sebab ini namanya baru saja berdaun. Berbuah berarti
menghasilkan sesuatu untuk pihak ketiga yang tidak ada kaitannya
dengan diri atau anggota keluarga sendiri.

Jawablah dengan jujur: “Apakah Anda sudah berbuah?” Ataukah masih
penuh dengan parasit, benalu maupun belatung seperti mang Ucup alias
masih bergelimang dan terikat oleh dosa? Mulai dari perselingkuhan s/d
kebiasaan buruk misalnya merokok dsb-nya. Bagaimana kita bisa berbuah
apabila pohonnya sendiri belum bersih? Its Your Last Chance, sebelum
nantinya ditebang tanpa ada Warning atau Peringatan lagi. Ingat - SATU
TAHUN lagi Mas/Mba !

Mang Ucup
Email: mang.ucup<at>gmail.com
Homepage: www.mangucup.org
Facebook


------------------------------------

Ingin bergabung di zamanku? Kirim email kosong ke: 
zamanku-subscr...@yahoogroups.com

Klik: http://zamanku.blogspot.comYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/zamanku/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/zamanku/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    mailto:zamanku-dig...@yahoogroups.com 
    mailto:zamanku-fullfeatu...@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    zamanku-unsubscr...@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke