http://tempointeraktif.com/hg/nusa/2009/10/25/brk,20091025-204416,id.html


TEMPO Interaktif, Jakarta - Sekurangnya enam kali gempa menguncang
wilayah Indonesia sepanjang hari ini, Minggu (25/10). Badan
Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BKMG) mencatat, gempa terjadi
sejak pukul 03.54 WIB dini hari hingga 12.00 WIB siang tadi.

"Pergerakan teknonik masih aktif baik di lempeng Euroasia, Australia
maupun lempeng Pasifik," ujar Kepala Unit Gempa BKMG, Wandono melalui
sambungan telepon.

Gempa pertama terjadi pada pukul 03.54 WIB. Di 174 kilometer Barat
Daya Waingapu, Nusa Tengara dengan kekuatan 6,1 skala richter. Gempa
susulan di lokasi yang sama dengan kekuatan 5.5 skala richter terjadi
pukul 04.04 WIB.

Selang tiga jam, guncangan gempa terjadi di 151 km Barat daya Tual
Maluku dengan kekuatan 5,3 skala richter pada 07.35 WIB. Berlanjut
dengan gempa kekuatan 5 skala richter di 69 km Tenggara Siberut
Mentawai Sumatera Barat pada 08.50 WIB.

Kemudian pada 09.25 WIB, gempa 5,2 skala richter terjadi di 106 km
Timur Laut Bitung Sulawesi Utara. Dan terakhir pada 12.00 siang hari,
gempa 5 skala richter mengguncang 228 km Barat Laut Samulaki Maluku.

Wandono menambahkan aktivitas ini terjadi konstan dengan pergeseran
lempeng bumi sebesar enam hingga tujuh cm pertahun. "Hanya dalam
proses pergerakannya tidak semuanya mulus. Pengumpulan energi sudah
mendekati batas kemampuan sehingga terjadi gempa tektonik," jelasnya.

Hingga kini BKMG belum bisa memperkirakan sampai kapan aktivitas
guncangan gempa tersebut akan terus terjadi. "Kami belum bisa
memperkirakan, belum ada metode yang bisa mendeteksi," tambahnya.

BKMG telah menyiapkan media komunikasi seperti sms, fax, radio
internet bahkan melalui layanan twitter di
http://twitter.com/infogempabmg untuk menyiarkan informasi gempa.
"Masyarakat diharapkan selalu siap siaga karena gempa belum bisa
diprediksi dan dapat terjadi kapan saja," kata Wandono.

Kirim email ke