Isteri Minta Cerai Maka Mahar Harus Dikembalikan
Hingga kini perkawinan dalam Islam merupakan satu2nya perkawinan agama yang
melanggar persamaan hak2 wanita.
> item abu <item...@...> wrote:
> Mahar itu cuma sekali aja koq,
> kalo udah dikasih isteri itu
> ga dpt apa2 lagi. Cuma suami
> itu mesti ngasih makan isterinya
> SELAMA isterinya patuh. Kalo
> isterinya ga patuh, ga wajib
> dikasih makan. Ya maklum aja
> kalo isteri mesti dikasih makan,
> kan harus terus ngelayani suaminya
> tiap kali suaminya horny.
> Kalo udah cerai, kan si isteri cuma
> dpt maharnya doang. Ga ada beda dgn
> pelacur, kalo udah dipake ya jelas
> hrs bayar.
>
Tergantung juga sih, kalo isterinya yang minta cerai, maka maharnya harus
dibayar balik berikut bunganya. Contohnya Manohara karena melarikan diri dari
suaminya dia dituntut pengadilan Syariah untuk mengembalikan mahar suaminya
sebanyak sekian milyard. Padahal darimana Manohara bisa dapat duit sebanyak
itu, sedangkan waktu menikah sekalipun maharnya cuma Quran saja. Namun nilai
Quran itu menjadi milyard rupiah setelah dia menceraikan suaminya.
Jadi masalah poligamy jangan pusing2, tanpa perlu didebat sama sekali sudah
otomatis diseluruh dunia dianggap sebagai bentuk variasi praktek pelacuran.
Poligamy berlangsung karena suka sama suka, tidak berbeda dengan pelacuran pun
juga berlangsung karena suka sama suka.
Jadi hingga kini tidak ditemukan dalam ayat Quran atau Hadisnya yang bisa
digunakan untuk menyanggah argument dari HAM yang menyatakan pelarangan
poligamy karena merupakan bentuk variasi pelacuran.
Ny. Muslim binti Muskitawati.