Ahmadiah Dilarang Sebut Islam Non-Islam Dilarang Sebut Allah
                                   
Jemaah Islam aliran Ahmadiah dibakar mesjidnya, dijarah harta benda umatnya 
karena mereka menamakan agama mereka sebagai Islam, karena mereka menyebut nama 
agama mereka sebagai Agama Islam.

Gereja2 non-Islam di Malaysia dibakari kaum muslimin karena mereka menyembah 
Allah, mereka menyebut Tuhan mereka sebagai Allah.  Mereka kaum muslimin 
menuntut pengadilan untuk melarang siapapun yang bukan Islam untuk menyembah 
Allah atau menyebut Tuhan yang disembahnya sebagai Allah.

Jelasnya, perbuatan pembakaran dan penjarahan adalah pelanggaran HAM berat yang 
dikutuk dan terkutuk diseluruh dunia.

Mungkin kita sebagai umat Islam harus juga menyebut para pelakunyaitu bukan 
umat Islam tapi mereka yang hanya ngaku2 Islam saja.  Tapi juga merupakan 
peringatan bagi orang2 kafir untuk jangan me-nyebut2 nama Allah karena nama 
Allah hanyalah cuma kaum muslimin saja yang boleh menyebutnya.

Padahal nama Allah sendiri asalnya dari nama dewa berhala matahari yang disebut 
sebagai: Al-Lhah yang berasal dari kata dewa matahari di Mesir yang disebut 
sebagai dewa Ra atau Rhah yaitu dewa matahari yang menjadi sang pencipta 
semesta yang juga pemberi kehidupan seluruh jagad ini.

Islam mewajibkan muslimin berSyahadat, yang isinya:  "Tiada Tuhan selain 
Allah", yang artinya: hanya Allah yang ada dan tidak ada Tuhan.

Berbeda Islam di Indonesia, yang menafsirkan atau me-nebak2 artinya sebagai: 
"ada Tuhan yang bernama Allah".

Ny. Muslim binti Muskitawati.


Kirim email ke