Ekonomi Neolib Di Indonesia Dinamakan Ekonomi Syariah !!!
                                       
Di Indonesia masyarakat Islam masih saja mengumbar kebencian hanya dengan nama 
atau simbol, tanpa mengerti atau memahami definisinya untuk nama atau simbol 
yang dinamakannya itu.

Demikianlah, kalo mereka menyebut Ekonomi Neolib maka sikapnya bermusuhan 
karena dianggapnya sebagai musuh Islam, tapi kalo disebut sebagai ekonomi 
Syariah maka sikapnya sangat berbeda, lebih merasa seperti bersaudara.

Padahal Ekonomi Neolib itu di Indonesia diganti nama agar bisa dipraktekkan, 
maka namanya menjadi Ekonomi Syariah Islam yang ternyata lebih diterima 
masyarakat yang kehilangan akalnya ini.

Sama saja halnya, Red Cross yang sudah malang melintang menolong semua umat 
manusia didunia selama ratusan tahun, ternyata di -negara2 Islam berubah 
namanya menjadi Green Crescent padahal organisasinya sama itu2 juga cuma 
lambang dan namanya saja diubah agar bisa lebih diterima masyarakatnya.

Demikianlah, contoh Red Cross menjadi Green Crescent ini diadopsikan kepada 
ekonomi Neolib yang dilarang diseluruh negara maju, tapi di negara2 Islam 
ekonomi Neolib ini tetap dipraktekkan dengan nama ekonomi Syariah.


> A Nizami <nizam...@...> wrote:
> Inilah "Prestasi" para Ekonom Neolib
> yang diantaranya diberi penghargaan
> sebagai "Menkeu Terbaik".
> 


Di Indonesia mana ada ekonomi Neolib, yang ada khan ekonomi Syariah!!
Yang harus anda kenal itu justru ekonomi Syariah, karena Islam tidak mengenal 
ilmu ekonomi, Islam itu cuma ajaran agama bukan ilmu ekonomi.

Untuk memastikannya gampang koq, semua ilmu ekonomi itu menyangkut jual beli, 
mata uang, perbankan, dan yang paling penting adalah produksi dan lapangan 
kerja.

Semua ilmu ekonomi itu hanyalah design prosedur system management produksi yang 
menjadi object kegiatan ekonomi itu sendiri.

Naaah....  silahkan baca, tidak ada satupun ayatnya dalam alQuran yang 
menyebutkan tentang cara2 berproduksi misalnya menciptakan pabrik mobil yang 
bisa membuka lapangan kerja, membuka pabrik pesawat terbang yang bisa dijual 
sebagai kebutuhan seluruh dunia.

Demikianlah karena tidak adanya penuntun ekonomi, maka semua negara2 Islam 
hanyalah dicekoki ilmu ekonomi yang berorientasi memenuhi kebutuhan para 
kapitalist.  Untuk hal inilah dilahirkan bank Syariah sebagai wadah pemerasan 
umat Islam terhadap sesama umatnya sendiri.

Jadi ekonomi Neolib itu sudah dilarang diseluruh dunia, dan di Indonesia 
diganti namanya sebagai ekonomi Syariah !!!

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke