Nurcholis Majid Meramu Islam Pluralistik Sesuai HAM !!!
                                    
Aselinya Islam adalah ajaran yang melanggar HAM dan anti-Pluralistik, padahal 
lingkungan umat Islam di Indonesia sangat pluralistik dan negara ini telah 
dengan tegas menolak Syariah Islam karena Syariah Islam melanggar HAM.

Negara Indonesia yang berdasarkan Pancasila yang pluralistik ini harus atau 
wajib menegakkan HAM bukan menentang atau melanggar HAM karena negara kita 
telah menandatangani deklarasi HAM bersama negara2 anggauta United Nation 
lainnya.

Karena faktanya Indonesia bukan negara Syariah Islam, maka tidak bisa kita 
mengamalkan ajaran Islam yang melanggar HAM dan anti-pluralistik.

Untuk itulah, Prof. Dr. Nurcholis Majid telah meramu ibadah Islam yang 
disesuaikan dengan lingkungan yang pluralistik di Indonesia ini untuk mencegah 
atau menghindari konflik2 yang hanya merusak kedamaian kehidupan bangsa ini 
semua.


> "muhamad.syukur" <muhamad.syu...@...> wrote:
> PLURALISME DAN PEMURTADAN
> Oleh: Azhari
>  

Ini pluralisme menurut tafsiran umat Islam, padahal arti sebenarnya bukan 
begitu padahal arti pluralisme bukan seperti itu.

Pluralisme adalah keberagaman bukan cuma agama, tapi juga suku2, ras, ethnics, 
budaya, dan tradisi adat istiadatnya.

Jadi masyarakat yang bisa menerima keberagaman ini disebut sebagai masyarakat 
yang pluralistik.  Islam itu adalah agama yang ANTI-PLURALISTIK yang artinya 
agama yang melanggar HAM.

Syariah Islam menolak semua agama selain Islam, karena Islam merupakan agama 
"Tauhid" yang artinya agama "Monoteisme", yang artinya agama yang hanya 
menyembah satu Tuhan melalui hanya satu agama yaitu Islam dan tidak ada agama 
lainnya selain Islam ini.

Jadi kalo anda mendengar agama "Tauhid", janganlah disamakan dengan pengertian 
Monoteisme dalam ajaran agama Nasrani, Juda, atau Yahudi yang berarti menyembah 
satu Tuhan.

Monoteisme dalam Islam disebut "Tauhid" yang sama sekali berbeda artinya dari 
yang dikenal dalam agama Kristen.  Itulah sebabnya, istilah "Tauhid" dalam 
Islam lebih restrictive artinya sehingga tidak sama dengan pemahaman Monoteisme 
dari agama lain diluar Islam.

Tauhid, adalah agama Islam (bukan agama non-Islam) tidak ada agama lain yang 
disebut "Tauhid".  Artinya juga bukan sekedar menyembah satu Allah, tetapi juga 
menolak Allah2 lain agama, menolak agama lain selain Islam.  Tauhid juga 
berarti bahwa Allah hanya menurunkan satu agama saja yaitu Islam, selain Islam 
bukanlah agama.

Atas dasar arti "Tauhid" yang selengkapnya diatas inilah bisa dipahami bahwa 
agama Islam yang Tauhid ini tidak mungkin bisa menerima Pluralisme, bahkan 
anti-Pluralisme yang melanggar HAM.

Nurcholis Majid adalah seorang doctor dibidang study Islam, beliau berusaha 
meramu agar agama Islam bisa diterima dunia yang berkewajiban menegakkan nilai2 
universal yang dideklarasikan dalam HAM.  Untuk maksud tsb itulah beliau 
berusaha meyakinkan umat Islam Indonesia yang lingkungannya dalam faktanya tdd 
beragama agama, suku bangsa, budaya, dan adat istiadat yang ber-beda2.

Kalo saja Islam dipraktekan seperti apa adanya dari asal negara yang 
mendatangkannya, maka akan terjadi lingkungan kehidupan yang penuh konflik 
dalam masyarakat Indonesia yang faktanya pluralistik ini. Padahal setiap 
muslimin mendambakan kedamaian dalam menjalankan ibadah agamanya.  Demikianlah, 
agar ibadah agama Islam bisa berlangsung dengan penuh kedamaian, maka prof.DR. 
Nurcholis Majid meramu akidah Islam Indonesia yang menerima pluralistik sesuai 
yang dicanangkan dalam deklarasi HAM ini sehingga tidak terjadi benturan 
pelanggaran HAM yang akan menyebabkan sanksi2 Internasional.

Ny. Muslim binti Muskitawati.





Kirim email ke