Penyanyi Arab Diancam Teror Mati, Oleh Syariah Islam
                                          
Ini adalah kasus yang sudah berlangsung ribuan tahun.  Propaganda bahwa Islam 
menghormati wanita tidak akan pernah menjadi kenyataan.

http://www.jpost.com/Israel/Article.aspx?id=172767
Arab Israeli singer and television personality Mira Awad has withdrawn from the 
Zionist Federation's Israel Independence Concert in London following death 
threats against her and her family, it was reported on Friday.

Awad, along with fellow singer Achinoam Nini, represented Israel at the 2009 
Eurovision concert have performed at venues around the world to packed 
audiences. Awad has worked to promote coexistence between Arabs and Jews in 
Israel through her work with Nini, but also through various other platforms.

"Mira and [Nini's] message is about finding a peaceful way forward. It is 
tragic that when both sides try to come together by any means possible to build 
a better future for Israel and its citizens, there are those prepared to use 
violence and intimidation to destroy it," Awad's manager, Ofer Pesenzon, said 
in response to the threats.

Mira Awad, seorang penyanyi Arab warganegara Israel yang mengikuti concert di 
Inggris telah diancam pembunuhan Syariah atas dirinya, keluarganya termasuk 
ayah, ibunya dan saudara2nya.

Bayangin deh...  Kalo jadi penyanyi itu salah dalam Islam, tapi yang dibunuh 
bukan cuma si penyanyi-nya saja tapi juga ayah ibu dan saudara2nya.  Biadab 
sekali bukan ??? Coba deh kita sejujurnya, apa hubungannya kesalahan si 
penyanyi itu mengharuskan ayah ibunya, serta saudara2nya harus ikut dibunuh ???

Hal2 seperti inilah yang dikutuk dunia beradab, bukan karena kurang memahami 
agama Islam.  Justru sebaliknya, memahami dalam sekali sehingga melihat contoh2 
kejadian sebelumnya.

Mira Awad terpaksa mengundurkan diri hanya karena ingin melindungi ayah ibu 
serta saudara2nya yang terancam pembunuhan ini.

Kebiadaban macem begini enggak bisa kita temukan dalam agama lain, dalam budaya 
lain ataupun dalam UU sekuler.  Hanya hukum Syariah Islam saja yang prakteknya 
dari dahulu memang biadab seperti ini.

Janganlah berita ini dianggap menjelekkan Islam, tetapi justru berita ini 
merupakan cambuk bagi kita umat Islam untuk memperbaiki dan menolak cara2 yang 
melanggar nilai2 kemanusiaan yang universal seperti ini.

Mohon pembaca jadi saksi bahwa berita ini bukan karangan saya karena ada 
website-nya dari Jerusalem Post yang merupakan satu dari sekian banyak koran2 
terpercaya diseluruh dunia.  Biasanya setiap berita yang saya tulis selalu 
dituduh sebagai tidak ada buktinya meskipun saya cantumkan bukti2nya tetapi 
mereka pura2 tidak tahun.

Lihatlah buktinya disini, negara Israel justru memberi kebebasan orang2 Arab 
seperti Mira Awad mewakili negara Israel sebagai expressi perdamaian dan 
kedamaian bangsa Israel ini.  Tetapi oleh kaum muslimin bukan dijawab dengan 
juga kedamaian, malah di jawab dengan ancaman2 teror2 pembunuhan yang betul2 
sangat terkutuk.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke