Science Bukanlah Tebak2an Tafsir Seperti Al-Quran
                                              
Kalo biasa tebak2an tafsir dengan cara Quran dan Hadist, janganlah cara2 ini 
digunakan dalam Science, karena Science itu bukanlah tebak2an juga bukan 
tafsir, tapi hasil solusi permasalahan melalui proses "critical thinking" 
berupa Observasi object dengan urut2an logis dari data2 yang dikumpulkan, 
disusun, yang kemudian disimpulkan secara rasional, yang hasilnya kemudian bisa 
diperbandingkan dengan hasil experiment ahli2 lainnya.

Positron yang berada didalam inti atom itu berbentuk Quark, dan Quark yang 
berubah posisi dari "Up" menjadi "Down", menyebabkan positron itu beremisi.  
Jadi meskipun Positron-nya tidak beremissi, tetap aja positron itu berada dalam 
inti atom dalam bentuk Quark.

Hal yang kayak begini terlalu detail dan enggak perlu diperdebatkan disini agar 
anda bisa berkompetensi dianggap jadi ilmuwan.


> Kiyai Ngrambyang <kalimal...@...> wrote:
> Inti atom yang mengalami perubahan BISA
> memancarkan positron karena proses di
> dalamnya. Positron itu TERCIPTA akibat
> perubahan tadi, bukan karena inti atom
> itu mengandung positron di dalamnya.
> 

Oooo.... saya enggak pernah membicarakan: sebab atau karena apa positron itu 
bisa ada.  Juga saya enggak menerangkan bahwa positron itu berasal dari mana.

Yang saya bilang itu, positron adalah massa yang bermuatan positive yang 
disebut anti-partikel yang berada dalam inti atom. Tidak pernah saya 
menjelaskan karena apa positron bisa terbentuk didalam inti-atam.

Tapi anda sendiri yang untuk menunjukkan kompetensi anda menuduh saya keliru, 
kemudian menerangkan tentang karena apa positron bisa terbentuk.

Anda enggak ngerti apa artinya "emission" kalo cuma modal kamus memang artinya 
"memancar".  Memang pancaran partikel ini bisa berupa pancaran atau 
positron-emission.  Tapi kalo positron ini tidak dipancarkan, bukan berarti 
tidak ada positronnya.  Positron yang tidak dipancarkan itu disebutnya sebagai 
Quark.

Jadi apa yang anda debat kusirkan ini bukan topik atau bagian dari pembicaraan 
saya.

Sebaiknya kalo anda mau membicarakan terbentuknya "positron" silahkan aja bikin 
topik baru.  Saya khan belum membicarakan cara terbentuknya positron-emission 
yang anda anggap berasal dari berbagai Quark, padahal dari website yang saya 
lampirkan itu jelas dikatakan bahwa berubahnya posisi Quark dari up to down 
akan mengeluarkan positron-emission yang bermuatan positive.  Dan disana juga 
ditulis bahwa Quark itu adalah adalah istilah lain untuk isi dalam proton dan 
neutron.

http://en.wikipedia.org/wiki/Positron_emission

Inside protons and neutrons, there are fundamental particles called quarks and 
neutrinos

There are up quarks and down quarks.

Positron emission happens when an up quark changes into a down quark.

Jadi yang salah baca itu justru anda sendiri, anda kagak ngarti bahasa Inggris, 
biarlah apa yang saya baca diatas juga bisa anda baca sehingga anda bisa lebih 
kompeten dan saya jadi enggak kompeten.

Begini terjemahannya:
Didalam proton2 dan neutron2 ada partikel utama yang disebutnya sebagai 
Quark-Qurark dan partikel2 neutron.

Quark itu cuma ada dua posisi, salah kalo anda anggap bahwa Quark itu ada 
macam2 karena Quark itu cuma ada satu macam, dan posisinya juga cuma ada dua 
yaitu "up" dan "down".

Positron-emission itu terbentuk dari perubahan posisi Quark dari "up" menjadi 
"down".  Jadi perhatiin baik2 disini, positron emission beda dari positron.  
Positron itu adalah Quark, dan positron-emission itu adalah Quark yang memancar.

Jadi istilahnya dibedakan, kalo enggak memancar namanya Quark, tetapi kalo jadi 
pancaran maka namanya Positron emission.  Disini enggak berarti karena Quarknya 
memancar, berarti Quark-nya akan berkurang, itu pemahaman yang salah, karena 
Quark itu bukanlah seperti benda yang bisa anda hitung, melainkan merupakan 
partikel.

Sama seperti cahaya, juga adalah partikel photon, pancaran photon yang terus 
menerus dari sumbernya tidak berarti jumlah photon yang ada disumbernya jadi 
berkurang atau jadi habis.

Jadi yang salah ngarti itu anda sendiri, jangan ngajakin saya debat kusir.  
Juga semua ini bukan dari saya, kalo mau debat kusir salahin deh tuh websitenya.

Secara singkat, "Positron" itu adalah Quark, dan "Quark" itu adalah Proton yang 
bersama Neutron menyusun inti atom.

Jangan cari2 nambahin kata2 "emission" agar anda dikira bisa jadi kompeten, 
karena semuanya sama termasuk elektron itu juga bisa ber-emissi karena emissi 
itu hanyalah istilah untuk patikel yang bergerak.  Atau emisi adalah pergerakan 
partikel.

Naaah... begitulah terjemahannya, jadi pemahaman anda jelas2 salah parah, Quark 
yang anda bilang ada macam2 tidak ada dikatakan didalam terjemahan diatas.  
Quark itu cuma satu macam aja, hanya ada dua posisi bukan posisi banyak 
macamnya.

Inti atom bisa memancarkan positron, naaah...  positron yang dipancarkan ini 
disebut dalam bahasa Inggrisnya sebagai "Positron Emission".  Tetapi kalo 
positronnya tidak dipancarkan oleh inti atom bukan berarti atau diartikan 
positron itu tidak ada dalam inti atom, positron itu selalu ada dalam inti atom 
didalam proton dalam bentuk Quark.

Jadi apakah inti atom mau mengalami perubahan atau tidak mengalami perubahaan, 
tetap aja "Positron" itu ada dalam inti atom tanpa harus memancar atau 
ber-emissi.

Itulah gunanya, kalo mau jadi scientist harus mampu bahasa Inggris bukan 
berbahasa Arab.

Jadi kalo mau ngotot sih boleh2 aja, tapi tunjukkin dong bukti2nya.  Saya khan 
udah dari pertama kali melampirkan ayat2 website-nya, jadi bukan ngarang2 ayat 
sesuka sendiri.  Cuma bedanya, anda itu buta bahasa Inggris.  Menterjemahkan 
bahasa Inggris diatas pake cara2 tafsir Quran, sehingga salah total, kalo Quran 
memang tebak2an jadi tafsir, cara ini diharamkan dalam dunia science, karena 
dunia science memakai critical analysis bukan pakai tebak2an tafsir.

Ny. Muslim binti Muskitawati.





Kirim email ke