Hubble dan Pemikiran Tinggi
Kompas, 24 April 2010 

24 April 2010, kita mengenang 20 tahun Teleskop Angkasa Hubble. Alat canggih 
itu diluncurkan 20 tahun silam dari pesawat ulang alik.

Alat ini mengambil nama dari Edwin P Hubble (1889-1953), seorang astronom 
terkemuka AS. Pada awal abad ke-20 Hubble menemukan adanya galaksi lain di luar 
galaksi kita, Bima Sakti. Hubble juga menemukan bahwa galaksi-galaksi atau 
kepulauan bintang yang berisi miliaran bintang ini juga saling menjauh satu 
sama lain.

Kini para kosmolog ilmuwan yang mempelajari asal-usul, bentuk, umur, dan ukuran 
alam semesta umumnya sepakat bahwa alam semesta bermula 13,7 miliar tahun silam 
melalui satu Dentuman Besar. Teori ini, meski didukung oleh banyak bukti, 
berikutnya juga memicu pertanyaan lain yang amat menantang.

Di luar ranah teoretis, para ilmuwan juga membutuhkan dukungan data observasi, 
dan inilah yang selama 20 tahun terakhir ini diberikan oleh Teleskop Angkasa 
Hubble. Kenyataannya, Teleskop Hubble telah menjadi instrumen Badan Ruang 
Angkasa Amerika Serikat (NASA) yang paling masyhur, berumur paling lama, dan 
menyumbang begitu banyak informasi baru tentang alam semesta.

Diperbaiki oleh awak pesawat ulang alik yang gagah berani sebanyak empat kali, 
Hubble kini memiliki mata yang paling kuat untuk memandang sudut-sudut terjauh, 
bahkan hingga tepian alam semesta. Hubble berhasil memotret obyek yang jauhnya 
sekitar 13 miliar tahun cahaya (satu tahun cahaya > 9.500.000.000. 000 
kilometer). Betul-betul nyaris di pinggir alam semesta!

Jagat astronomi dan kosmologi maju pesat oleh berbagai sumbangan Teleskop 
Hubble. Menyimak semua kemajuan itu, tebersit pula pertanyaan, apa ya 
sebenarnya yang melatarbelakangi semangat ilmu pengetahuan yang begitu hebat? 
Tak diragukan lagi, latar belakang itu adalah keingintahuan yang merupakan 
karakter adikodrati yang dimiliki oleh manusia.

Kita sadari, hingga sekarang ini bangsa Indonesia masih terus berkubang dalam 
upaya penyejahteraan rakyat. Ibaratnya, sebagian besar urusannya adalah 
sehari-hari, bahkan ada juga yang masih di sekitar survival. Namun, kita juga 
harus berani mulai berpikir tinggi, nonrutin dan nonsehari-hari.

Kita berharap dengan aktivitas intelektual yang terbang tinggi ini, kita bisa 
mengembangkan kemampuan reflektif, berpikir lebih kuat dan mendalam. Apa yang 
telah disumbangkan Edwin Hubble dan pengguna hasil observasi Teleskop Hubble 
dapat menginspirasi kita.

Ada kekhawatiran, kalau kita tak punya tradisi di ranah berpikir tinggi, kita 
akan kesulitan memahami berbagai perkembangan yang makin kompleks dan menuntut 
refleksi mendalam. Tradisi berpikir tinggi itulah yang ingin kita kembangkan.


Foto2 Kumpulan Bintang dari teleskop Hubble 


--------------------------------------------------------------------------------

Teleskop ruang angkasa Hubble pertama kali diluncurkan pada tahun 1990. Pernah 
mengalami kerusakan dengan cermin utamanya, tapi sekarang ini sudah diperbaiki 
dan mulai mengirimkan lagi gambar-gambar yang menakjubkan dan detil dari luar 
angkasa. Berikut ini adalah beberapa diantaranya yang terbaik.



Sinarnya hingga mencapai antar bintang di penjuru luar angkasa, Nebula 
(kumpulan bintang) Cat's Eye ( Nebula Mata Kucing) menempati titik pada jarak 
3000 tahun cahaya dari bumi. Salah satu nebula keplanetan yang paling dikenal, 
NGC 6543 beurukuran lebih dari setengah tahun cahaya dan sedang menunjukkan 
fase terakhir yang singkat juga luar biasa dari hidup bintang yang mirip 
matahari



Mungkin mirip dengan seekor kuda laut, tapi objek gelap ini sebenarnya adalah 
kabut debu yang panjangnya mencapai 20 tahun cahaya. Struktur ini terjadi pada 
tetangga kita Large Magellanic Cloud, dalam lingkungan pembentukan bintang 
dekat Nebula Tarantula



MyCn18: sebuah Nebula jam gelas. Jalannya waktu akan habis untuk pusat bintang 
dari nebula keplanetan berbentuk jam gelas ini. Dengan dilepaskannya bahan 
bakar nuklir, fase terakhir dari hidup bintang yang mirip matahari ini terjadi 
ketika lapisan-lapisan luarnya dilepaskan - intinya menjadi bentuk kerdil 
berwarna putih pudar yang dingin.



Galaksi M104 berbentuk spiral ini dikenal karena profilnya yang unik. Terlihat 
sebagai siluet karena sinar terang bintang-bintang, jalur-jalur debu kosmiknya 
membuatnya seperti sebuah topi.



Pada tahun 1787, astronomer William Herschel menemukan Nebula Eskimo, NGC 2392, 
yang menyerupai kepala seorang yang dilingkupi oleh sebuah kudung jaket tebal 
yang biasa dipakai orang Eskimo.



Sepasang mata yang berkilauan ini adalah inti-inti yang berputar dari dua 
galaksi yang bergabung yaitu NGC 2207 dan IC 2163 pada Canis Major. Miliaran 
tahun dari sekarang, hanya satu dari dua galaksi ini yang tersisa. Sampai 
kemudian, keduanya dengan perlahan akan saling menarik untuk berpisah.



Ini adalah Nebula Cone di dalam galaksi yang terang di area pembentukan- 
bintang NGC 2264.



Bayangan dari Nebula NGC 1999. Nebula bayangan tidak memancarkan cahayanya 
sendiri. Mereka bersinar karena suatu sumber cahaya di dalamnya, seperti sebuah 
lampu jalan yang menyinari kabut. Bintang muda yang terang di pusat sebelah 
kirinya lah yang menerangi NGC 1999.



Gambar yang satu ini kadang-kadang diberi nama "Starry Night", berdasarkan 
sebuah lukisan dari Vincent Van Gogh. Untuk alasan yang tidak jelas, permukaan 
luar dari bintang V838 Mon tiba-tiba saja membesar dan membuanya menjadi 
bintang paling terang di seluruh Galaksi Bimasakti pada Januari 2002. Lalu 
tiba-tiba juga menjadi memudar.



Nebula keplanetan Mz3: The Ant Nebula. Mengeluarkan gas yang mengalir jauh pada 
kecepatan 1000 kilometer per detik menciptakan bentuk semut yang aneh.



Nebula Orion, M42, "hanya" berjarak 1500 tahun cahaya. Nebula ini bisa menjadi 
peluang terbaik untuk mempelajari bagaimana bintang-bintang dilahirkan karena 
tidak hanya merupakan area pembentukan- bintang yang terdekat, tapi juga 
bintang-bintang energetic dari nebula tersebut turut melenyapkan awan-awan debu 
yang mengaburkannya.



Sebuah gas raksasa dan pilar debu di Nebula Trifid, dijelaskan dengan sebuah 
pilar kecil menunjuk ke atas dan sebuah jet aneh mengarah ke kiri.



M74: Spiral yang Sempurna. Kalaupun tidak bisa dibilang sempurna, galaksi 
spiral ini setidaknya merupakan satu yang paling fotogenik. Sebuah pulau jagat 
raya dengan 100 miliar bintang-bintang, 32 juta tahun cahaya jaraknya dari rasi 
bintang Pisces, penampilan M74 ini memang sangat luar biasa.



NGC 2818 adalah sebuah nebula keplanetan yang cantik, payung seperti gas dari 
sebuah bintang mirip matahari yang sekarat. Sepintas kita dapat membayangkan 
seperti apa masa depan matahari kita pada 5 miliar tahun lagi.



Ini adalah kekacauan yang disebabkan oleh sebuah bintang yang meledak. Nebula 
Crab adalah hasil dari sebuah supernova yang terlihat pada 1045 AD. Pada pusat 
nebulanya ada sebuah pulsar: sebuah bintang neutron mirip matahari tapi hanya 
berukuran seperti sebuah kota kecil.



Badai yang Sempurna: Dibentuk oleh angin dan radiasi yang kuat, bentuknya 
fantastis, berombak di dalam ruang perbintangan yang dikenal sebagai M17, 
Nebula Omega, yang berjarak 5500 tahun cahaya dari rasi Sagitarius.



Dua galaksi ini sedang saling menarik satu sama lain. Dikenal dengan sebutan 
The Mice karena ekor-ekornya yang panjang, mereka mungkin akan terus menerus 
bertubrukan hingga menjadi bersatu.

Gambar-gambar via: NASA. 





Facebook: Radityo Djadjoeri
YM: radityo_dj
Twitter: @mediacare

Kirim email ke