Mantera Lebih Kuat Daripada Doa !!!
Doa = memohon kekuatan spiritual mengabulkan harapan2 tanpa usaha
Mantera = Doa + Usaha (kekuatan)
Para pelaku teror jihad sewaktu in-action selalu menyebut mantera "bismillah",
karena mereka memohon kekuatan spiritual untuk bisa menang sambil juga berusaha.
Tetapi para muslimin yang bershalat di mesjid, meskipun menyebut mantera
"bismillah" tetapi karena tanpa usaha pada saat itu, maka bisa termasuk yang
dinamakan "berdoa".
Naaah... para ulama dalam Islam selalu berkhotbah bahwa berdoa saja tidak cukup
tanpa berusaha demikian juga yang diajarkan nabi Muhammad. Demikianlah dalam
prakteknya, memenggal kepala musuh selalu dengan baca mantera "bismillah"
terlebih dulu yang merupakan doa + action.
Lain lagi dengan umat Kristen yang sedang merenungi gerejanya dibakar muslimin
didepan matanya, cuma bisa berdoa tanpa bisa berusaha mencegahnya.... naaah
ini cuma doa tanpa usaha kita namakan "Doa" yang artinya cuma harapan.
Agama Kristen sampai sekarang belum ada mantera yang bisa digunakan bersama
doa2nya meskipun mereka juga menganggap sia2 kalo cuma doa saja tanpa usaha,
sehingga tanpa manterapun mereka cuma bisa mengharap dengan berbagai kata2
sebagai excuse yang biasanya digunakan hanya dalam cari kerja bukan dalam
berperang membela agamanya.
Pendeta Buddha sering menggunakan "amitaba" juga sebagai doa harapan tanpa
usaha. Belum pernah ada pendeta Buddha yang memotong ayam sambil membaca
"amitaba". Justru semua muslimin sewaktu memotong ayam selalu membaca
manteranya "bismillah".
Berbeda dizaman dulu, para tukang sihir sambil menebarkan racun mereka membaca
mantera meminta kekuatan membunuh mereka yang mau dibunuhnya. Jadi paling
terkenal kata2 "mantera" ini digunakan mereka dalam dunia sihir menyihir, dan
hal inilah yang digunakan dalam Islam, namun mereka tidak menamakannya sebagai
"sihir" tetapi dinamakannya sebagai ke "mujizat" an.
Silahkan siapapun boleh berusaha mendefinisikannya secara lain kalo memang ada
yang lebih tepat dari ulasan yang saya jelaskan secara terperinci diatas.
Ny. Muslim binti Muskitawati.