Facebook: Radityo Djadjoeri
YM: radityo_dj
Twitter: @mediacare
----- Original Message -----
From: Luqman Zaini
To: musholaizzatulislam fmipa ui
Cc: Al Ikhwan ; adk mipa ui ; darut tauhid ; pks depok ; pks ; teladan08
jogja ; [email protected] ; [email protected] ; adkui80 ;
salam4ever ; salamuix2 ; physicschopath ; media-jakarta ;
[email protected] ; ksai jogja ; jaringan rohis mipa nasional
Sent: Wednesday, May 26, 2010 10:09 AM
Subject: [media-jakarta] Ayo Seragamkan Kiblat pada 28 Mei pukul 16.17 WIB
REPUBLIKA.CO.ID,BEKASI--Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Bekasi,
Jawa Barat mengimbau seluruh umat Islam, khususnya di wilayahnya, untuk
menyeragamkan arah kiblat pada Jumat (28/5) 2010 pukul 16.17 WIB. "Sebab, pada
saat itu matahari tepat berada di atas Ka`bah. Setiap bayangan yang tegak lurus
akan mengarah ke Ka`bah," kata Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU)
Kabupaten Bekasi KH Munir Abbas Bukhori kepada ANTARA, di Cikarang, Selasa.
Menurut dia, perhitungan itu berdasarkan hasil kajian Lajnah Falakiah
Pengurus Besar NU yang membidangi hukum shalat. Kejadian itu, katanya, hanya
berlangsung sekali dalam setahun. "Imbauan itu sudah kami sebarkan kepada
masyarakat dalam bentuk selebaran, khususnya di 23 kecamatan Kabupaten Bekasi
agar seluruh kaum Muslim mengetahui hal itu," katanya.
Ia mengatakan, sebagian besar bangunan masjid dan mushola di wilayah
Kabupaten Bekasi memiliki kesalahan dalam menentukan arah kiblat sehingga
mempengaruhi hasil ibadah. "Di Kabupaten Bekasi, ada banyak sekali tempat
ibadah umat Islam yang salah menentukan arah kiblat. Melenceng sedikit saja
dari arah yang ditentukan akan berdampak pada kualitas ibadah," katanya.
Sementara Kepala Seksi Urusan Agama Islam Kantor Wilayah Kementrian Agama
Kabupaten Bekasi Edi Suhadi menyambut baik gagasan tersebut. "Berdasarkan
hasil kajian kami di lapangan, sebanyak delapan dari 10 masjid yang dijadikan
contoh ternyata arah kiblatnya belum pas beberapa derajat dari arah Ka`bah,"
katanya.
Menurut Edi, mayoritas masjid tersebut berdiri di lahan pemukiman penduduk.
"Karena pada saat proses pembangunannya tidak diperhitungkan secara rinci oleh
kontraktor yang bersangkutan," ujarnya. Data tersebut, kata dia, diperoleh
dari tim evaluasi arah Kiblat yang sengaja dibentuk pihaknya dengan jumlah
anggota lima orang yang disebar secara acak di setiap kecamatan.
http://www.republika.co.id/berita/dunia-islam/islam-nusantara/10/05/25/117109-ayo-seragamkan-kiblat-pada-28-mei