Dorna Bukanlah Tukang Adu Domba, Dia Pandita Bijaksana !!
                                               
Dorna dalam figur wayang ternyata bukan tukang adu domba seperti perumpamaan2 
yang sering digunakan orang2 di Indonesia, justru si pengadu domba itu adalah 
batara Kresna yang umumnya dijadikan figur arif bijaksana.

> "ndeboost" <rambitese...@...> wrote:
> konon gen...@wandu namanya Bambang Ekalaya, murid 
> "jauhnya" begawan Dorna. Jadi kalau pinternya nyebar
> fitnah, harap dimaklumi(karena muridnya Dorna). 
> Dulu kata si Oom, gelar Dorna melekat ke dr. Subandrio 
> 

Kebetulan ada yang ngomongin soal Dorna, Sukarno dulu adalah orang yang gila 
wayang budaya Jawa, semua tokoh2 wayang dia kenal tapi belum pernah dari mulut 
Bung Karno menghina atau mengkritik satupun figur2 wayang itu, selalu dicari 
yang positif-nya saja.

Tetapi, juga kebetulan, aku adalah orang yang mungkin sudah jarang ada dizaman 
sekarang, yaitu aku baca semua serial wayang ini mulai dari Mahabharatha, 
Bhratayuda, Ramayana, dll.

Aku yakin mereka yang menuduh Dorna itu tukang fitnah, Dorna itu pengecut, 
Dorna itu tua2 keladi yang suka curang, Dianggap tidak jujur dan tukang bohong. 
 Ternyata setelah aku baca cerita aselinya semua itu tidak benar, justru 
sebaliknya, dia adalah satu2nya yang paling disayang dan dihormati oleh 
Yudistira.  Namun demi saudara2nya Pandawa, Yudistira dipaksa atau terpaksa 
menipu Dorna untuk mencelakai Dorna, karena tidak ada satupun dari Pandawa Lima 
yang mampu mengalahkan kesaktian Dorna.  Dan hanya Yudistira dari Pandawa Lima 
yang paling dipercayai dan disayangi oleh Dorna ini.

Ini pasti akan mengejutkan anda, makanya, saya menganjurkan cerita2 tentang 
Mahabharatha dan Bharathayudha diakui diseluruh dunia merupakan ajaran Moral 
yang mahatinggi, halus dan sangat terperinci membedakan sifat2 manusia.  Kalo 
dibandingkan Quran ibarat comberan dan kolam renang perbandingannya.

Sportifitas Dorna sangat tinggi, dia bukan pengecut, dia termasuk paling sakti 
diantara semua tokoh.  Bahkan batara Kreshna yang katanya paling sakti 
sebenarnya takut terhadap Dorna.

Jadi dalam perang Bharata Yudha antara Pandawa dan Kurawa, betara Kreshna 
menyatakan netral tidak membantu kedua belah pihak karena dia tidak mau 
terjerumus bertanding dengan Dorna yang terjun dalam kancah Bharata Yudha, ini 
membuktikan bahwa Betara Kreshna sebenarnya lebih pengecut dibandingkan dorna.

Meskipun Kreshna menyatakan netral tidak mau ikut berpihak dalam perang, namun 
secara rahasia diam2 dia membantu Pandawa untuk mencurangi Dorna agar bisa 
membunuhnya.  Inilah akal Kreshna yang paling keji yang susah untuk saya 
menghormatinya.

Dorna juga selain seorang pendeta juga beliau seorang bapak yang baik yang 
sangat mencintai anaknya Aswatama, Aswatama inilah anaknya yang juga sakti dan 
selain sakti juga sangat licik, pengecut dan paling jahat.

Aswatama berbeda dari bapaknya kayak langit dan bumi, Aswatama pembohong, 
licik, suka nipu, tukang adu domba, penuh kebencian kepada Pandawa.  Tapi 
meskipun Dorna tahu anaknya sangat buruk tingkah lakunya, sebagai bapak dia 
terlalu sayang berlebihan kepada Aswatama, apa saja permintaannya dikabulkan 
meskipun hal itu tidak benar.  Demikianlah singkat cerita, Aswatama itu 
segalanya bagi Dorna, dia bersedia mati hanya untuk membahagiakan anak satu2nya 
yang jahat ini Aswatama.

Yudistira ditugaskan Kreshna untuk menipu Dorna dalam jebakan perang, timbul 
perang batin dalam hati Yudistira yang jujur. Mulanya menolak, tapi berbagai 
bujukan Kreshna dan saudara2nya membuat dia juga luluh hatinya untuk membela 
saudara2nya juga. Saudara2nya jelas jauh lebih baik dari Aswatama.

Dorna sendiri adalah pendeta yang paling tinggi tingkat kedudukannya maupun 
kesaktiannya, keduanya, Kurawa dan Pandawa adalah murid beliau.  Namun sewaktu 
terjadi perang antara Kurawa dan Pandawa, terpaksa Dorna berpihak kepada kurawa 
karena anaknya Aswatama berada dipihak Kurawa.

Tragisnya, sewaktu perang bharata Yudha, Aswatama secara pengecut bersembunyi, 
dia tidak berani maju perang sehingga tidak pernah bisa ditemukan oleh pasukan 
Pandawa.  Sedangkan dimedan perang, Dorna merajalela membunuhi pasukan pandawa 
dan dia sendiri tidak bisa dibunuh, sebanyak apapun panah yang dilepaskan 
Pandawa tidak pernah bisa tembus badannya, dia kebal dan sakti mandraguna tidak 
terkalahkan.  Perang tidak akan usai kalo Dorna tidak dibunuh, dan Pandawa 
pasti kalahnya kalo Dorna tetap berada diMedan Perang.

Akhirnya secara rahasia, Pandawa meminta konsultasi Kreshna agar mau 
membantunya.  Tetapi karena Kreshna sudah berjanji kepada Dorna bahwa dia tidak 
akan ikut memihak dalam perang ini, maka Kreshna menolak permintaan Pandawa 
untuk membantunya.  Tapi secara rahasia, Kreshna bertemu empat mata dengan 
Yudistira untuk menipu dan menjebak Dorna agar bisa dibunuh.

Kreshna memberitahukan satu2nya kelemahan Dorna adalah bahwa apabila beliau 
mental breakdown dan semangat tempurnya jatuh, maka kekebalannya hilang dan 
hanya sebatang anak panah saja sudah cukup untuk membunuhnya.  Tapi apa daya, 
Dorna orang yang bersemangat tempur tinggi tidak pernah bisa breakdown dengan 
kesaktian yang begitu paripurna.

Kreshna melakukan kerjaan mata2 kewilayah Kurawa, dari tukang pemelihara Gajah 
ternyata ada Gajah yang bernama Aswatama.  Dan gajah inilah yang harus dibunuh 
nantinya dalam perang dan semua prajurit harus meneriakkan bahwa Aswatama 
terbunuh. 

Demikianlah, dalam perang babak selanjutnya Gajah yang bernama Aswatama 
berhasil dibunuh oleh pasukan Pandawa, dan teriakan2 "Aswatama gugur" terdengan 
ditelinga Dorna.  Dorna sangat terkejut, tetapi dia tidak percaya kalo Aswatama 
bisa terbunuh.  Karena dia tidak bisa menemukan Aswatama, akhirnya dia berhenti 
berperang dan mendatangi Yudistira, karena hanya Yudistira inilah satu2nya 
murid Dorna yang paling jujur dan paling disayangi Dorna meskipun dalam posisi 
dua kelompok yang saling bermusuhan.

Kreshna mengajarkan Yudistira, bahwa apabila nanti Dorna bertanya apakah benar 
aswatama anaknyaitu mati, maka Yudistira harus menjawab bahwa Aswatama Gajah 
yang mati, tetapi karena Yudistira pantang berbohong, maka Kreshna mengecoh 
Yudistira agar menyebut nama Aswatama dengan keras tapi "Gajah" disebutnya 
dengan perlahan jangan didengar Dorna sehingga Dorna akan breakdown karena 
dikiranya Aswatama anaknya yang mati.

Singkat ceritanya, Dorna mati dipanah pada saat breakdown menangisi kematian 
Aswatama yang sebenarnya masih hidup dalam persembunyiannya.

Pandawa berhasil menang Perang, tapi Yudistira merasa berdosa, dia menangis 
sedih sendirian dimalam hari dan untuk dosanya itu, akhirnya Yudistira 
memutuskan bunuh diri dikawah gunung, tapi ternyata dia diangkat para dewata 
untuk masuk ke Nirwana sementara saudara2nya masuk ke Neraka.

Jadi saya cuma menganjurkan siapapun anda yang ada di Indonesia, carilah cerita 
agama Hindu ini mengenai Mahabharatha dan Bharatha Yudha yang lebih tebal dari 
AlQuran dan Isinya merupakan ajaran moral yang mahatinggi yang hingga sekarang 
tetap dikagumi semua ilmuwan di Amerika dan didunia, tentunya juga saya.  Bung 
Karno adalah salah satu pemimpin dunia yang sangat menghargai ajaran Moral 
dalam Mahabharatha dan Bharata Yudha.

Semoga anda berhasil membeli buku yang sudah sangat jarang ini, baik yang versi 
bahasa Indonesia maupun dalam versi bahasa Inggrisnya.  Bukunya tebal tdd 6 
jilid masing2 hardcover dan masing2 juga lebih tebal dari Quran.

Isi moral dalam Mahabharata dan Bharatha Yudha tidak akan habis2nya bila 
digali, sebaliknya nilai moral Islam dibandingkan semua agama2 di Asia lainnya 
termasuk yang paling rendah.  Juga agama Yahudi dan Kristen sama sekali tidak 
begitu tinggi ajaran moralnya.

Tapi satu hal yang harus saya kagumi, ternyata ulama2 Kristen mencari dan 
mencuplik berbagai ajaran moral dari agama Hindu ini untuk dimodifikasi sebagai 
filsafat Kristen sehingga memajukan mutu ajaran moral dari agama Kristen itu 
sendiri.  Berbeda dari rivalnya yang Katolik yang lebih statis seperti agama 
yahudi dan Islam, pikiranya tetap orthodox tetapi bisa bertoleransi dengan 
cara2 modernisasi.

Ny. Muslim binti Muskitawati.







Kirim email ke