Tidak lama lagi, ratusan juta umat manusia di kolong langit ini akan
kerajingan angka, ialah angka jumlah gol yang dimenangkan oleh tim
pavorit pada saat piala dunia FIFA. Angka ini bukan saja diganderungi
para gibol (gila bola) saja, melainkan juga oleh para penjudi. Masih
teringat oleh kita dimana banyak sekali orang yang khusus mencari dan
minta angka judi buntut pada para dukun. Tidak bisa dipungkiri, bahwa
angka itu bisa membuat orang jadi Gila!

Angka yang paling penting dalam kehidupan seseorang adalah usia kita,
sebab hampir semua proses kehidupan tergantung dari angka usia.
Misalnya kapan kita boleh mulai sekolah, kapan kita dianggap dewasa,
kapan mulai masa pensiun; maupun kapan kita meninggal dst-nya. Ketika
kita masih bayi usia masih dihitung dalam bulan. Pada usia balita
dengan rasa bangga sang anak menyatakan bahwa usianya 4,5 tahun,
tetapi setelah itu tidak lagi. Walaupun demikian apabila anda sudah
mencapai usia 100 tahun, maka anda akan merasa bangga kembali, dimana
anda bisa menyatakan, bahwa usia anda telah mencapai 100,5 tahun.

Usia itu seperti permainan yoyo yang bisa dinaik atau diturunkan
sesuai dengan kebutuhan. Pada saat teenager kita ingin sekali cepat
jadi dewasa, misalnya ketika saya berusia 14 tahun; usia saya sengaja
di markup tiga tahun agar diperkenankan nonton film 17 tahun keatas.
Kebalikannya pada saat usia sudah mencapai kepala empat sering kali
kita menyunat/mengurangi usia agar bisa mengaku jauh lebih muda.
Kebalikannya kalau sudah mencapai kepala enam sering menambah usia
lagi agar kelihatan awet muda.

Banyak orang merasakan, bahwa setelah usia mencapai kepala tiga dan
empat; usia kita itu bertambah dengan sangat pesat sekali, sehingga
tanpa terasa sudah kepala empat atau lima bahkan enam.

Banyak orang menjadi stress apabila memikirkan, bahwa tidak lama lagi
ia akan mencapai usia masa pensiun, dimana ia akan kehilangan jabatan
maupun pangkatnya.

Setiap orang merasa senang kalau memiliki penampilan awet muda, maklum
tidak seorang pun yang ingin disebut tua. Cobalah tanya pada seorang
perempuan berapa tuakah anda? Pasti ia akan sewot dan tersinggung,
tetapi kebalikannya ia tidak akan tersinggung kalau anda menanyakan
dalam bahasa Inggris: “How Old Are You” walaupun arti makna
harafiahnya sama.

Semakin bertambah usia kita, semakin bertambah pula jumlah tablet yang
setiap harinya harus kita telan. Berdasarkan penelitian kelompok
lansia di Eropa/Amerika mereka menelan rata-rata 8 s/d 10 macam obat
setiap harinya. Mereka menelan berbagai macam obat maupun vitamin,
karena telah dibuat gila oleh angka nilai kolestrol maupun nilai
tekanan darah mereka.

Hampir setiap perempuan merasa pusing, kalau memikirkan angka berat
badan mereka. Hal ini pulalah yang mendorong mereka agar terus
memantau jumlah angka asupan kalori yang disantapnya.

Paru-paru alat bernapas kita kembang kempis sebanyak 16-20 kali per
menit atau sekitar 25.000 kali dalam sehari. Cobalah hitung berapa
ratus juta kali paru-paru kita bergerak hingga usia sekarang ini, cara
menghitungnya mudah: umur saat ini x 365 hari x 25.000 kali.

Pada saat kita merayakan ulang tahun yang ke 37 banyak orang menghibur
kita dengan ucapan, bahwa anda masih muda, belum juga mencapai kepala
empat. Kebalikannya banyak orang menilai dirinya sudah menjadi tua
apabila usianya sudah mencapai kepala lima apalagi kalau sudah kepala
enam, padahal yang menentukan usia biologis kita bukanlah angka usia
kita.

Paul McCartney penyanyi Beatles membuat kesalahan dimana ia menulis
lagu When I'm Sixty Four, karena usianya sekarang sudah seperti mang
Ucup 68 tahun, jadi lagu itu tidak pantas lagi dinyanyikan oleh dia.

Walaupun mang Ucup sudah mencapai usia 68 tahun, saya masih tetap
merasa muda, bahkan kalau bisa ingin segera kawin lagi. Kita jangan
mau dibelenggu atau dibuat gila oleh jumlah angka usia kita, karena
Age is just a Number.

Maka dari itu mang Ucup mengusulkan; agar kita jangan mau dibuat jadi
gila oleh segala macam angka, entah itu angka jumlah kg berat badan,
angka usia ataupun angka nilai kolestrol maupun tekanan darah anda.
Lupakanlah semua angka-angka tersebut. Toh kenyataannya orang tua kita
dahulu juga tidak pernah pusing mikirin nilai angka kolestrol ataupun
nilai indeks kadar gula mereka, tetapi kenyataannya mereka juga hidup
sampai usia lanjut.

Throw out nonessenstial numbers. This includes age, weight and height.
Let the doctors worry about them. That is why you pay THEM.

Life is not measured by the number of breaths we take, but by the
moments that take our breath away

Mang Ucup yang masih tetap muda
Email: mang.ucup<at>gmail.com
Homepage: www.mangucup.org


------------------------------------

Ingin bergabung di zamanku? Kirim email kosong ke: 
zamanku-subscr...@yahoogroups.com

Klik: http://zamanku.blogspot.comYahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/zamanku/

<*> Your email settings:
    Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
    http://groups.yahoo.com/group/zamanku/join
    (Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
    zamanku-dig...@yahoogroups.com 
    zamanku-fullfeatu...@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    zamanku-unsubscr...@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/

Kirim email ke