Pengiriman Roket2 Melalui Flotilla Melibatkan Turki !!!
                                           
Begitu ngototnya Turki dan Hamas agar Flotilla dilepaskan, ternyata didalamnya 
berisi roket2 dan senjata2 berat pembunuh massal yang biasa digunakan Hamas.

Pengiriman senjata2 perang dengan menggunakan kapal sipil ini adalah 
pelanggaran Internasional yang pasti akan menimbulkan konflik selanjutnya.  
Pemerintahan Turki adalah penanggung jawab semua pengiriman ini dimana 
alternatifnya UN harus memberikan sanksi yang berat kepada Turki atau akan 
pecah perang habis2an dan Turki akan diduduki Israel sebagai akibat skandal 
pengiriman senjata2 ini.  Tidak ada perbuatan salah bisa gratis tanpa hukuman, 
apalagi terhadap negara lain.

> Wal Suparmo <wal.supa...@...> wrote:
> HEAVY WEAPONS FOUND IN THE CARGO
> OF MAVI  MARMARA FLOTILLA VESSEL.
http://www.flix.co.il/tapuz/showVideo.asp?m=3423928
> behind the bags of flour were boxes
> of heavy weapons and ammunition:
> mortars, artillery shells, bazookas,
> where more than one million  euros
> was found intended for Hamas.  

Jadi sekarang Israel akan makin teliti dan memperketat setiap bantuan yang 
datang karena terbukti bantuan itu hanyalah bungkus luarnya saja tapi 
didalamnya adalah senjata2 berat pembunuh massal yang terlarang.

Lalu gimana mungkin blokade harus dicabut ???  Memang Flotilla itu dilindungi 
oleh 500 terorist yang sekarang sudah dipenjarakan di Israel bukanlah 
melindungi bantuan humanitarian melainkan untuk melindungi pengiriman senjata2 
ini kepihak Hamas.

Biar gimanapun, 9 kapal yang sekarang disita oleh Israel betul2 merugikan Hamas 
sejumlah jutaan dollar, barang2 yang dibeli mereka secara gampang disita, dan 
gerakan masa Internasional untuk mendukungnya ternyata juga gagal bahkan 
aktivis2 yang dilatihnya malah semuanya tertangkap.

Anggauta2 UN terhenyak melihat bukti2 ini, maka tidak ada lagi dukungan 
terhadap Flotilla yang masih tersisa sekarang ini.

Simpati dunia sekarang terbalik, bukan Israel yang harus dikutuk tapi Hamas dan 
pendukung2nya.  Jangan harap blokade akan dicabut, malah diperketat dan 
tembakan langsung kepada pelanggarnya akan diberlakukan diperairan 
Internasional sekalipun, karena dalam hukum Internasional terdapat ayat yang 
menyatakan larangan menggunakan perairan Internasional untuk digunakan oleh 
bajak laut ataupun penyelundup.

Ny. Muslim binti Muskitawati.




Kirim email ke