Bapak Ibu yth,

Melanjutkan email terdahulu, berikut ini tanggapan atas pertanyaan2 
Dr. Tantono Subagyo kepada DR. A.S. Hikam.

Pertanyaan-pertanyaaan ini berasal dari rekan Ahmad Rusdiansyah dari
Dept of Industrial Engineering and Management - TITech, menyangkut 
Patent dan Prospek Bisnis Bioteknologi base di Indonesia.

Silakan Bapak Ibu memberikan tanggapan/pertanyaan. 

Wassalam

Moderator


**************** kutipan dari Forum Diskusi *********
Topik : "Bunga Bank"

>3. Berdasarkan survai web saya 
>di Jepang saja telah dipatenkan 
>24 bahan obat kosmetik kita. 
> Mohon KMNRT dapat mempelopori 
>team terpadu untuk membatalkan paten 
>tersebut yang diduga keras berasal 
>dari "prior art" 
-- partly deleted--
atau meminta royaltinya untuk 
>masyarakat tradisional (CBD pasal 8j) 
==========>
Pak Tantono yth,
Saya tertarik dengan pernyataan dan pertanyaan Bapak. Saya ada beberapa 
pertanyaan ttg itu.

1. Sampai sekarang, di negara-negara maju sejauh mana perkembangan 
bisnis yang BIOTECH base. Adakah diantara diantaranya yang berskala 
Small Scale Industries seperti halnya IT Industries di sillicon valey 
? 

2. Bagaimana dengan di Indonesia ? adakah peluang bisnis di bidang 
ini ? Sejauh mana kelayakan ekonomisnya ?

3. Mengenai "Pencurian" Paten. Menurut pendapat Bapak, kira-kira 
bagaimana cara2 mereka melakukan "pencurian" ini. Saya jadi teringat 
suatu quote yang dilontarkan Dr Rachmaniar Rachmat Apt dari LIPI 
di harian Kompas seperti dibawah ini ...
Apakah ada kontribusi dari orang Indonesia sendiri tentang hal ini.
.? mohon diskusinya...

--------------
"Tanpa kejelian, bisa-bisa peneliti Indonesia sebagai partner hanya 
dijadikan "tukang koleksi" bahan penelitian, sementara hasilnya yang 
bisa 
bernilai ekonomi jutaan dollar AS terbang ke negeri orang." http:
//www.kompas.com/kompas-cetak/0007/20/NAPER/rach12.htm
-------------------

Terima kasih sebelumnya atas jawaban yang diberikan

Ahmad Rusdiansyah
Dept of Industrial Engineering and Management - TITech

**************** kutipan dari Forum Diskusi *********








Reply via email to