Setelah mencoba mengikuti jalannya diskusi dan beberapa makalah yang ada,
menyangkut "Bioteknologi" yang coba kita diskusikan rasanya terlebih dahulu
kita harus menyamakan presepsi tentang arti bioteknologi. Hal ini karena
menurut saya sebagian besar peserta sudah melangkah lebih jauh sampai pada
tingkat tanaman/hewan transgenik dan produk-produk rekayasa genetik
lainnya.Padahal sepengetahuan saya dari Kamus bioteknologi yang saya baca
bahwa  bioteknologi didefinisikan sebagai salah satu upaya mengekploitasi
makhluk hidup atau komponennya (mohon maaf lengkapnya mungkin nanti saya
susulkan).
Kalau melihat definisi ini, maka bioteknologi tidak hanya mencakup
produk-produk yang melalui rekaya genetik atau yang orang kenal sebagai
high technology (Hitech)tetapi juga produk-produk tanpa rekayasa genetik
untuk meningkatkan produktivitas yang pada ujungnya untuk kesejahteraan
manusia.
Sebagai contoh dalam bidang Kedokteran Hewan atau Peternakan sebelum
teknologi produksi Cloning "Dolly", kita berusaha mengupayakan bagaimana
seekor ternak yang biasanya mengeluarkan sel telurnya hanya satu dalam
setiap siklus, sehingga hanya akan menghasilkan satu anak juga, maka dengan
berbagai pendekatan teknologi (bioteknology) kita mampu memanipulasi
ovarium untuk dapat menghasilkan sel telur yang banyak dalam waktu yang
bersamaan sehingga dihasilkan jumlah anak/keturunan yang banyak dan seragam
dengan pendekatan yang dikenal multiple ovulation and embryo transfer
(MOET).Dan masih banyak lagi teknik yang menuju kearah pengembangbiakan
(reproduksi).
Berdasarkan contoh diatas, saya akan merasa gembira apabila ada tanggapan
tentang kemungkinan persamaan presepsi dulu tentang bioteknologi.
Kalau kita sependapat tentang definisi tersebut, maka kemungkinan kita akan
bisa memilah-milah kategori biotek-Hitech atau yang lainnya. Selanjutnya
kita juga akan bisa lebih menjelaskan kepada masyarakat bahwa "produk
Biotek" tidak selalu harus dicurigai atau menjadi kekhawatiran masyarakat
konsumen. Pada akhirnya (terkait dengan tanggapan dari salah satu peserta)
apakah betul bahwa pengembangan bioteknologi harus dikelola oleh lembaga
tertentu saja. Demikian sementara tanggapan atau sumbang saran saya.

Wassalam
M. Agus Setiadi
FKH-IPB, Bogor 

At 05:13 AM 2/1/01 -0800, you wrote:
>>Kegiatan bioteknologi tampaknya spesifik pada SDM
>yang baik dan Dana yang besar. Hal tsb. ujung-ujungnya
>adalah keberpihakan terutama kepada pemilik modal
>besar sehingga muncul ketidak adilan pada ummat
>manusia terutama dari negara miskin.
>>Perlu usaha yang kuat dan habis-habisan untuk
>mengimbangi keadaan tsb. dan KMNRT tidak bisa
>setengah-setengah. Sanggupkah ? termasuk mengejar
>ketinggalan yang telah terjadi.
>>Layakkah secara MORAL bahwa hasil bioteknologi
>DIPATENKAN mengingat bioteknologi sangat dekat dengan
>hayat hidup manusia (HAM ?) dan bergerak didaerah
>abu-abu antara MURNI CIPTAAN TUHAN dan REKAYASA
>MANUSIA..
>>SEHARUSNYA BIOTEKNOLOGI DIKEMBANGKAN OLEH SEBUAH
>KONSORSIUM ATAU KELOMPOK LEMBAGA-LEMBAGA ATAUPUN
>NEGARA-NEGARA DAN BERSIFAT NIRLABA.DAN DAPAT
>DIMAFAATKAN SELUAS-LUASNYA BAGI KEMAKMURAN UMMAT
>MANUSIA.
>>Perbaikan Genetik secara Transgenik sebenarnya
>bergerak keluar dari hukum sebab akibat alam dan akan
>menimbulkan ketidak seimbangan yang untuk mencapai
>keseimbangan yang baru perlu waktu lama dan bisa
>menimbulkan akibat-akibat berantai yang tidak terduga
>sehingga perlu kewaspadaan yang tinggi dan jangka
>panjang. Untuk aplikasi lapangan saya lebih setuju
>untuk tidak terburu-buru. Lebih baik berkosentrasi
>dahulu pada pengembangan dan pemanfatan secara
>maksimal kepada Perbaikan Genetik secara Konvensional.
>>JANGANLAH BIOTEKNOLOGI DIJADIKAN PELARIAN DARI SATU
>MASALAH KEMASALAH LAIN.
>
>isbu im - univ.winaya mukti - jatinangor
>
>__________________________________________________
>Get personalized email addresses from Yahoo! Mail - only $35 
>a year!  http://personal.mail.yahoo.com/
>
>
>

Reply via email to