Yth. Peserta Diskusi ZOA-BIOTEK-2001,

Berikut kami sampaikan tanggapan atas makalah Bapak Antonius Suwanto 
dari Sdr. Jaka Widada.

Moderator

Dedy H.B. Wicaksono

=================================================

Komentar dan pertanyaan untuk Dr. Antonius Suwanto
Salam sejahtera,

Setelah menyimak dari makalah Pak Anton, saya sangat mendukung sekali 
mengenai bagaimana kita harus memposisikan tanaman transgenik ini 
kepada masyarakat secara luas, tanpa harus mematikan kreatifitas 
para pakar bioteknologi.
Secara ilmiah sebenarnya pemulian atau tanaman transgenik yang dirakit 
dengan bioteknologi modern adalah LEBIH AMAN dibandingkan dengan 
pemulian konvensional, seperti misalnya dengan radiasi, yang barangkali 
tidak diketahui secara persis perubahan yang terjadi pada tanaman 
atu pernahkan diuji 
mengenai senyawa racun atau alergen yang muncul pada tanaman tersebut 
? Mengapa orang tidak mempersoalkan produk pemulian konvensional 
? Bahkan mungkin masyarakat menerima begitu saja beberapa padi hasil 
pemulian dengan radiasi tersebut. Lain halnya dengan tanaman transgenik 
yang diciptakan dengan pengetahuan pada aras molekuler yang lebih 
seksama.

l Namun demikian sampai hari ini sudah adakah produk tanaman transgenik 
yang benar-benar aman untuk dilepaskan ke masyarakat baik itu secara 
fisiologis maupun ekologis?  Seperti kita ketahui bahwa pada umumnya 
informasi mengenai peta genetik tanaman yang ditransgenik belum diketahui 
secara keseluruhan. Kalau saat ini tanaman Arabidosis taliana sudah 
selesai dipetakan, seberapa besarkah kemiripan sekuen jenis tanaman 
yang satu dengan jenis lainnya ? 

Yang lain adalah: 
1) secara umum promoter yang digunakan untuk mengekpresikan 
gen yang dikehendaki salah satunya adalah CaMV dimana promoter yang 
ampuh ini diambil dari virus, dan sekuen dari promoten ini juga mempunyai 
kemiripan yang tinggi dengan virus lainnya seperti virus Hepatitis 
B atau retrovirus yang mirip HIV. Seberapa amankah penggunaan promoter 
ini?

 2) Kalaupun sekarang sudah dihindari pemakaian antibiotik sebagai 
penandanya dan digantikan salah saytunya dengan herbisida, munkinkah 
tanaman transgenik menjadi semacam gulma atau super gulma ?

l Bagaimana sikap kita untuk bisa tetap melindungi konsumen dalam 
hal tanaman transgenik. Ambil contoh suatu perusahaan A membuat tanaman 
tansgenik yang memerlukan pupuk khusus untuk melipat gandakan produknya 
dan tanaman tersebut tidak berbiji. Apakah kasus semacam ini tidak 
akan menyebabkan 
ketergantungan petani ke perusahaan A tersebut ?

l Kiranya sekian dulu saja mohon maaf karena terlalu panjang.

l Berikut saya lampirkan beberapa rekomendasi yang diajukan oleh 
para ahli dari eropa, mungkin bisa kita cuplik untuk dimodfikasi 
disesuaikan dengan negara kita.

Rekomendasi yang dibuat oleh para pakar dari The Institute of Science 
Society

l A detailed case for the need and benefit of any GM crop should 
be presented before it is made.

l No seed/pollen sterility techniques should be used, and no GM crops 
engineered with these techniques should be released into the environment.


l All genes, gene products and gene constructs should be thoroughly 
assessed for safety before they are introduced.

l Genes with harmful products, genes and constructs that may enhance 
horizontal transfer, or have other untoward consequences on genomes 
and organisms should not be used.

l All antibiotic resistance marker genes should be eliminated.

l No crop should be genetically modified to produce pharmaceuticals 
or industrial chemicals. The best practice is to use plant cell culture 
under strictly contained conditions.

l No superfluous sequences, or uncharacterised sequences, should 
be included in any GMO destined for release into the environment.


l No GM crop should be released into the environment unless it can 
be thoroughly identified and characterised, using the state-of-the-
art molecular methods, with respect to unintended effects, as well 
as genetic uniformity and stability of the insert(s) for at least 
5 successive generations.

l Transformations should be precisely targeted as well as stable.

l All patents on GM seeds should be revoked and banned.

l Research on the safe design and construction of GM crops should 
be carried out by independent scientists, not subjected to any pressure 
to commercialise prematurely.

Terima kasih,

Jaka Widada
Fak. Pertanian UGM






Reply via email to