Berikut kami sampaikaj komentar dari Bapak Zeily Nurachman atas makalah 
Bapak Tantono Subagyo

Moderator

Dedy H.B. Wicaksono


At Friday, 2 February 2001, "Zeily Nurachman" <[EMAIL PROTECTED]
id> wrote:

>Komentar sesi pak Tanto,
>
>Paten atas HAKI disatu sisi memacu peneliti atau industri untuk 
berkompetisi
>melakukan riset dan menemukan sesuatu yang baru dan bermanfaat. 
Disisi lain,
>jika tidak terkendali akan menjerumuskan ke arah kartel atau monopoli.
Oleh
>sebab itu kedua sisi ini perlu pengaturan kesimbangan agar terjadi 
harmoni.
>
>Di AS misalnya ada mekanisme peraturan yang mengatur kedua sisi 
tersebut.
>Sejarah AS menunjukkan: dulu perusahaan AT@T pemegang paten riset 
terbesar
>di bidang telekomunikasi. Namun, karena telah mengarah pada monopoli 
maka
>pemerintah AS mengeremnya (tidak mematikan).
>Baru-baru ini perusahaan Bill-Gates dengan Microsoftnya telah merajai 
riset
>dan paten dari teknologi informasi. Namun, karena kegiatan perusahaan
>Microsoft telah mengarah monopoli maka pemerintah AS (pengadilan) mulai
>mengeremnya (tidak mematikan).
>
>Amerika itu agak aneh, mengaku liberal tetapi berfikir monopoli saja
>dilarang.
>Kebalikan dengan Indonesia, mengaku sosial/kebersamaan tetapi tindakan
>monopoli merajalela.
>
>Itulah inti/hakekat dari penghargaan HAKI dengan tidak melupakan jiwa
>harmoni/keselarasan. Mampukah kita juga mempertimbangkan masalah 
harmoni?
>
>Salam
>Zeily Nurachman, Kimia-ITB
>
>-----Original Message-----
>From: Tantono Subagyo [mailto:[EMAIL PROTECTED]]
>Sent: Friday, February 02, 2001 5:20 AM
>To: [EMAIL PROTECTED]
>Subject: Re: tanggapan sesi pembukaan
>
>Saya setuju dengan sdr M. A. Setiadi dan N. Achmad,
>Hendaknya kita jangan terjebak pula dalam peperangan abadi antara
>LSM dengan Multi National Corporation di Barat, dan marilah kita
>gunakan dan pelajari semua teknologi dan meramunya di lapang secara
>"tepat guna"
>Salam, Tantono
>







Reply via email to