Yth. Peserta ZOA-BIOTEK,

Kami sampaikan berikut ini tanggapan dari Dr. Antonius Suwanto atas 
tanggapan terakhir dari Dr. Abdul Hadi.

Moderator

Dedy H.B. Wicaksono
===================================================

Berikut ini tanggapan untuk Dr. Abdul Hadi:
Adanya emisi metan yang sangat signifikan dari tanaman padi sangat 
menarik.
Sampai saat ini justru kami banyak meneliti bahwa phyllosphere (BUKAN
Rhizosphere) banyak dihuni oleh methylotroph, yang dari segi filogenetiknya
tergolong novel species atau bahkan genus (untuk keperluan ini sedang 
kami
kerjakan menggunakan analisis sekuen 16S rRNA).  Apakah peranan methylotroph
penghuni phyllosphere padi?  Kemungkinan besar mereka berperanan dalam
mengkonsumsi metan yang diemisikan oleh tanaman.  Oleh karena itu,
tanaman
padi tertentu (refleksi dari varitas, dan manajemen pertanamannya) yang
banyak dihuni methylotroph, akan menghasilkan lebih sedikit emisi metan
dibandingkan dengan tanaman padi dengan beban methylotroph rendah.  Saya
pikir variasi yang terjadi pada emisi metan oleh varitas padi itu lebih
disebabkan oleh populasi methylotroph pada daunnya.  Karena methylotroph
relatif mudah dan telah sangat dikenal di taraf genetiknya maka akan 
tidak
terlalu lama untuk melakukan konstruksi varitas baru yang dapat menopang
sintasan kelompok methylotroph tersebut.  Alternatif yang lain adalah 
dengan
melihat ekspresi gen penyandi mmo dan pqq dari methylotroph pada 
tanamanpadi.

Salam,

Antonius Suwanto






Reply via email to